VOICEOFJATIM – Safari Ramadan Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Kota Malang di Kecamatan Lowokwaru, Sabtu, (21/2/2026), dimanfaatkan sebagai forum konsolidasi sekaligus evaluasi elektoral. Ketua DPD Golkar Kota Malang, Djoko Prihatin, memaparkan secara terbuka target dan peta kekuatan partainya menghadapi pemilu mendatang.
“Kita ditargetkan planning kedepan ada penambahan 10 kursi,” kata Djoko di hadapan kader dan pengurus kecamatan.
Menurut dia, tambahan kursi itu diproyeksikan menyebar di sejumlah kecamatan yang selama ini dinilai memiliki potensi peningkatan suara. Klojen, yang berada di tengah kota, disebutnya masih berada dalam kisaran satu kursi. Sementara kecamatan di sekelilingnya menjadi prioritas penguatan.
Lowokwaru menjadi salah satu fokus. Pada pemilu sebelumnya, Golkar meraih satu kursi di wilayah ini. Padahal, kata Djoko, peluang untuk mendapatkan dua kursi sempat terbuka. “Potensinya ada. Tapi tidak maksimal karena ada faktor internal yang tidak all out,” ujarnya.
Evaluasi serupa dilakukan di Blimbing dan Sukun. Di Blimbing, Golkar menilai peluang dua kursi cukup realistis. Sedangkan di Sukun, menurut Djoko, persoalan manajemen dan koordinasi organisasi membuat capaian belum optimal.
Berbeda dengan Kedungkandang. Wilayah ini dinilai menunjukkan kerja mesin partai yang solid. Djoko menyebut konsolidasi berjalan lebih rapi sehingga hasilnya relatif lebih baik dibanding daerah lain.
Djoko juga menyoroti perbedaan karakter sosial di tiap kecamatan. Kedungkandang, misalnya, memiliki komposisi warga keturunan Madura yang cukup besar. Pendekatan kultural menjadi strategi yang ditempuh partai di wilayah tersebut.
Lowokwaru memiliki karakter berbeda. Kawasan ini dikenal sebagai pusat pendidikan dengan sejumlah kampus besar dan komunitas akademisi. Secara geografis, wilayah ini juga terbelah oleh aliran Sungai Brantas, yang memisahkan kawasan atas seperti Merjosari, Ketawanggede, dan Sumbersari dengan kawasan bawah.
“Wilayah atas itu sumber suara besar. Kemarin kita baru maksimal di bawah. Ke depan, wilayah atas Kali Brantas harus digarap serius,” kata Djoko.
Ia meminta pengurus kecamatan memperkuat fungsi kaderisasi dan perekrutan anggota. Menurut dia, pengurus tingkat kecamatan merupakan garda terdepan partai dalam membangun basis dukungan.
Safari Ramadan tersebut tidak hanya diisi kegiatan silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang refleksi internal. Bagi Golkar Kota Malang, momentum ini digunakan untuk membaca ulang peta politik kota dan merumuskan langkah perbaikan organisasi.
Dengan target tambahan kursi di hampir seluruh kecamatan, Golkar tampak berupaya keluar dari pola bertahan. Konsolidasi struktur, pembenahan manajemen, serta pendekatan berbasis karakter wilayah menjadi strategi yang disiapkan untuk meningkatkan perolehan kursi pada pemilu berikutnya.
















Leave feedback about this