Dari Muscam Blimbing, Golkar Tata Fondasi Tambah Kursi

VOICEOFJATIM – Peta politik internal Partai Golkar Kota Malang di Kecamatan Blimbing mulai mengerucut menjelang pelaksanaan Musyawarah Kecamatan (Muscam). Penjaringan bakal calon Pimpinan Kecamatan (PK) yang dibuka Kamis, 30 April 2026, berakhir dengan hanya satu nama yang masuk, yakni Nedy Zunaedi.

Situasi tersebut dibaca sebagai sinyal kuat bahwa proses konsolidasi di tubuh partai berjalan efektif. Sebab, sejak pendaftaran dibuka pukul 15.00 WIB, Nedy sudah datang menyerahkan berkas satu jam kemudian atau tepat pukul 16.00 WIB.
IMG-20260430-WA0019 Dari Muscam Blimbing, Golkar Tata Fondasi Tambah Kursi

Pendaftaran diterima Ketua Dewan Pengarah Eko Fajar Wahyu bersama tim asistensi DPD Partai Golkar Kota Malang, Ari Prabowo. Hingga batas akhir pukul 19.00 WIB, tidak ada kandidat lain yang ikut mendaftar.

Ketua MPO Partai Golkar Kota Malang, Rio Zanuar, menilai kemunculan calon tunggal tidak bisa lepas dari komunikasi politik yang matang di tingkat internal.

“Ini menunjukkan kader di Blimbing memiliki kesepahaman dalam menentukan arah kepemimpinan. Ketika dukungan sudah terkonsolidasi sejak awal, proses organisasi menjadi lebih efektif dan fokus pada agenda besar partai,” ujar Rio Zanuar.

Ia menyebut dukungan kepada Nedy Zunaedi telah mencapai sekitar 90 persen dari pemilik suara sah. Angka itu mencerminkan kepercayaan besar kader terhadap figur yang dipandang mampu menjaga ritme kerja partai di tingkat kecamatan.

Menurut Rio, dasar dukungan tersebut juga mempengaruhi penilaian positif kader terhadap kinerja DPD Partai Golkar Kota Malang selama ini. Sejumlah program yang dijalankan dinilai mulai terasa hingga lapisan bawah.
IMG-20260430-WA0021 Dari Muscam Blimbing, Golkar Tata Fondasi Tambah Kursi

“Kader ingin suksesnya program partai tidak berhenti di tingkat kota. Kepengurusan kecamatan ke depan harus bisa menjadi penghubung agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat luas,” katanya.

Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang, Djoko Prihatin, menyebut rangkaian Muscam yang sedang berjalan merupakan bagian penting dari penataan kekuatan partai dari level bawah. Menurutnya, forum kecamatan menjadi landasan menuju penguatan organisasi di tingkat kota.

“Dengan berjalannya rangkaian musyawarah kecamatan ini, akan menjadi bentuk konsolidasi kekuatan kita di akar kecamatan sampai dengan kelurahan. Harapannya, suksesi Muscam ini menjadi suksesi Partai Golkar untuk kepengurusan kota,” ujar Djoko Prihatin.

Ia menambahkan, Muscam juga menjadi tolok ukur kesiapan kader dalam menghadapi transformasi partai ke depan. Oleh karena itu, pelaksanaan Muscam Blimbing diharapkan mampu menjadi energi baru bagi kecamatan lain di Kota Malang.

“Semoga apa yang dicita-citakan dan dibagi bersama Kecamatan Blimbing bisa terwujud, yakni solid mempertahankan satu kursi dan menambah satu kursi lagi dengan konsolidasi total sampai ke bawah,” tegasnya.

Muscam Blimbing, lanjut para pengurus partai, bukan sekedar forum memilih ketua baru. Agenda itu menjadi pintu awal menata mesin politik partai menjelang kontestasi berikutnya, terutama target penambahan kursi legislatif dan penguatan struktur organisasi.

Nedy Zunaedi sendiri disebut telah melengkapi seluruh syarat pencalonan, termasuk menandatangani surat kesanggupan memimpin partai di tingkat kecamatan.

Dengan komposisi dukungan yang mengacu pada satu figur, Muscam Partai Golkar Kecamatan Blimbing pada Minggu mendatang diperkirakan berlangsung relatif solid. Forum itu dipandang sebagai momentum memperkuat terbentuknya dan menyatukan strategi Golkar di kawasan Blimbing serta Kota Malang secara umum.

Leave feedback about this

  • Rating