UMM Gandeng BRI untuk Perkuat Sistem Keuangan Digital Ribuan Pegawai

VOICEOFJATIM – Upaya digitalisasi layanan keuangan di lingkungan pendidikan tinggi terus berkembang. Salah satunya ditunjukkan melalui kerja sama yang dijalin antara Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dengan BRI Kantor Cabang Malang Soekarno Hatta dalam pemanfaatan berbagai layanan perbankan untuk mendukung aktivitas operasional kampus dan kebutuhan transaksi pegawai.

Kolaborasi tersebut akan menjangkau sekitar 2.000 karyawan dan pegawai UMM. Melalui kerja sama ini, berbagai produk dan layanan BRI mulai dari sistem penggajian, aplikasi BRImo, QRIS, Electronic Data Capture (EDC), hingga Cash Management System (CMS) akan digunakan untuk mendukung pengelolaan keuangan yang lebih efektif dan terintegrasi.

Pemimpin BRI Malang Soekarno Hatta, Johanes Alfred Simanjuntak, mengatakan kemitraan dengan institusi pendidikan merupakan bagian dari upaya BRI menghadirkan layanan yang tidak hanya berfokus pada transaksi perbankan, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan operasional lembaga secara menyeluruh.

“BRI tidak hanya menghadirkan layanan perbankan, tetapi juga solusi keuangan yang terintegrasi. Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat memberikan kemudahan bagi institusi dalam pengelolaan keuangan sekaligus mendukung kebutuhan transaksi para pegawai secara lebih praktis, aman, dan efisien,” ujarnya.

Menurut Johanes, kebutuhan institusi saat ini tidak lagi sebatas layanan penyimpanan dana dan pembayaran. Perguruan tinggi juga membutuhkan sistem yang mampu mendukung tata kelola keuangan yang cepat, akurat, dan mudah dipantau. Karena itu, BRI menawarkan berbagai layanan digital yang dapat terhubung dalam satu ekosistem.

Bagi para pegawai, kehadiran BRImo memberikan kemudahan dalam melakukan transaksi keuangan sehari-hari tanpa dibatasi waktu dan lokasi. Beragam fitur yang tersedia memungkinkan pengguna mengakses layanan perbankan secara lebih praktis melalui perangkat seluler.

Sementara itu, implementasi QRIS dan EDC turut mendukung peningkatan penggunaan transaksi non-tunai di lingkungan kampus. Sistem pembayaran digital tersebut dinilai semakin relevan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan yang cepat dan aman.

Di tingkat institusi, penggunaan Cash Management System BRI menjadi salah satu aspek penting dalam kerja sama tersebut. Layanan ini memungkinkan pengelolaan keuangan dilakukan secara lebih efisien, mulai dari pemantauan transaksi, pembayaran berbagai kewajiban, hingga pengaturan arus kas secara real time.

Johanes menegaskan bahwa BRI berupaya membangun ekosistem layanan yang mampu memberikan nilai tambah bagi seluruh pihak yang terlibat.

“Melalui ekosistem layanan yang terintegrasi, kami ingin memberikan pengalaman layanan yang lebih baik bagi institusi dan seluruh pegawai. Dengan dukungan teknologi dan jaringan layanan yang luas, BRI siap menjadi mitra strategis dalam mendukung produktivitas dan pertumbuhan organisasi,” katanya.

Kerja sama dengan UMM menjadi bagian dari langkah BRI dalam memperluas kolaborasi dengan berbagai sektor, termasuk lembaga pendidikan, instansi pemerintah, rumah sakit, badan usaha milik daerah, maupun perusahaan swasta. Strategi tersebut sejalan dengan upaya mendorong inklusi keuangan sekaligus mempercepat transformasi digital di berbagai bidang.

Johanes berharap sinergi yang telah dibangun dapat memberikan dampak jangka panjang bagi institusi dan seluruh pengguna layanan.

“Ke depan, kami berharap sinergi yang terjalin dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi institusi, pegawai, serta masyarakat luas melalui pemanfaatan layanan keuangan yang modern, aman, dan terintegrasi,” pungkasnya.

Leave feedback about this

  • Rating