KOTA MALANG, VOICEOFJATIM.COM – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mengingatkan masyarakat agar tidak kehilangan esensi peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI hanya karena tergerus tren budaya asing yang marak di internet.
Menurut Amithya, banyaknya simbol maupun atribut luar negeri yang populer di kalangan anak muda seharusnya tidak mengurangi makna perayaan kemerdekaan. Ia menegaskan, pengibaran bendera merah putih tetap harus menjadi prioritas utama dalam memperkuat rasa persatuan bangsa. “Kemerdekaan bukan soal ikut-ikutan tren luar. Semangatnya adalah menjaga jati diri bangsa dengan mengutamakan merah putih sebagai lambang persatuan,” ujarnya, dikutip Antara.
Ia juga menyoroti pentingnya memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan nilai kebangsaan, bukan sekadar hiburan belaka. “Anak-anak muda bisa menggunakan media sosial untuk menyebarkan semangat nasionalisme, bukan sekadar mengikuti arus budaya asing. Itu jauh lebih relevan dengan peringatan kemerdekaan,” tambahnya.
Amithya menekankan, menjaga kesakralan kemerdekaan harus dimulai sejak dini melalui pendidikan sejarah di sekolah. Ia mendorong agar setiap lembaga pendidikan semakin gencar memperkenalkan perjuangan para pahlawan. “Kalau anak-anak dibiasakan memahami bagaimana bangsa ini lahir, mereka akan lebih menghargai arti merdeka,” jelasnya.
Selain itu, ia mendorong sekolah dan lingkungan masyarakat untuk tetap menggelar kegiatan khas kemerdekaan seperti lomba dan gotong royong. Baginya, aktivitas itu bukan sekadar hiburan, tetapi wadah menumbuhkan rasa kebersamaan dan nasionalisme. “Kegiatan yang sederhana seperti lomba 17-an bisa jadi sarana efektif menumbuhkan rasa persatuan dan cinta tanah air,” ungkapnya.
Amithya menutup dengan pesan agar nilai kebangsaan terus ditanamkan kepada generasi muda. “Kalau tidak kita pupuk dari sekarang, generasi penerus bisa saja kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia. Itulah yang perlu kita jaga bersama,” pungkasnya.











