Saat Korporasi Turun Gunung, Williams Sonoma Hidupkan Semangat Hari Bumi

VOICEOFJATIM – Aksi peringatan Earth Day 2026 di kawasan Coban Rais, Desa Oro-Oro Ombo, Kota Batu, Jumat, (24/4/2026), tidak sekadar seremoni tahunan. Kegiatan yang digagas Williams Sonoma ini justru memperlihatkan bagaimana perusahaan global mulai menggeser pendekatan dari kampanye simbolik menuju aksi nyata yang menyentuh langsung ekosistem.

Di tengah lanskap perbukitan yang mulai tertekan oleh perubahan cuaca ekstrem, puluhan peserta dari berbagai komunitas turun langsung melakukan penanaman pohon dan aksi konservasi sumber mata air. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam merespons isu lingkungan yang kian mendesak, mulai dari krisis air hingga ancaman degradasi hutan.

Perwakilan Williams Sonoma, Yulia Sari Puspita Dewi, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan agenda insidental, melainkan rutinitas tahunan yang terus dikembangkan dengan pendekatan berbeda di setiap pelaksanaannya. “Salam sejahtera, ini adalah bentuk support terhadap kami. Intinya kegiatan ini kami lakukan setiap tahun dalam perayaan Hari Bumi dengan berbagai variasi kegiatan. Untuk kali ini cukup spesial karena kami diberi kesempatan di sini. Kami sangat berterima kasih, semoga langkah kecil yang mungkin kita lakukan ini bisa bermanfaat bagi kita semua,” ujarnya.

Ia menyebut, keterlibatan langsung di lokasi-lokasi yang memiliki kerentanan ekologis menjadi bagian penting dari strategi perusahaan dalam membangun kesadaran kolektif. Bukan hanya bagi karyawan, tetapi juga komunitas lokal yang bersentuhan langsung dengan dampak kerusakan lingkungan.

Dukungan juga datang dari jajaran kepolisian setempat. Kasat Binmas Polres Batu, AKP Hendik Yuli Prasetyo, yang hadir mewakili Kapolres Batu, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas sektor tersebut. Ia mengakui bahwa kegiatan semacam ini memiliki dampak jangka panjang, terutama dalam upaya mitigasi bencana.

“Salam sejahtera, saya selaku Kasat Bimas mewakili Bapak Kapolres menyampaikan mohon maaf beliau tidak bisa hadir langsung karena ada kegiatan di Surabaya. Terima kasih atas undangan dari rekan-rekan Williams Sonoma dan komunitas. Kegiatan ini penting sebagai bentuk kepedulian terhadap alam sekaligus mengantisipasi potensi bencana ke depan,” ungkapnya.

Ia juga menyinggung kondisi iklim yang semakin tidak menentu, termasuk potensi kemarau panjang dan meningkatnya suhu global. Menurutnya, langkah kecil seperti penanaman pohon dan pelestarian sumber air dapat menjadi bagian dari solusi jangka panjang. “Paling tidak, dengan kegiatan ini kita bisa membantu menjaga mata air sebagai sumber kehidupan, sehingga tetap lestari untuk bumi kita,” tambahnya.

Apresiasi serupa disampaikan Sekretaris Perkumpulan Pecinta Alam Batu Ijo Royo Royo, Heru Iswanto. Ia melihat keterlibatan perusahaan dalam aksi lingkungan bukan hanya soal citra, tetapi bisa menjadi penggerak nyata perubahan jika dilakukan secara konsisten.

Heru berharap pohon-pohon yang ditanam tidak berhenti sebagai simbol kegiatan, melainkan benar-benar dirawat hingga tumbuh dan memberi manfaat ekologis. Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan program, termasuk monitoring pasca-penanaman serta edukasi kepada masyarakat sekitar agar memiliki rasa kepemilikan terhadap lingkungan.

Di tengah meningkatnya sorotan publik terhadap praktik bisnis berkelanjutan, langkah yang dilakukan Williams Sonoma di Coban Rais menjadi contoh bagaimana korporasi dapat mengambil peran lebih aktif. Tidak hanya melalui kebijakan internal, tetapi juga lewat intervensi langsung di lapangan yang menyentuh persoalan nyata.

Aksi ini sekaligus menjadi pengingat bahwa peringatan Hari Bumi tidak cukup dirayakan dengan seremoni. Ia menuntut konsistensi, keberanian mengambil peran, dan kemauan untuk terlibat dalam kerja-kerja sunyi menjaga alam yang hasilnya mungkin baru terasa bertahun-tahun kemudian.

Leave feedback about this

  • Rating