Segel Kantor Dibuka, Golkar Kota Malang Mulai Babak Baru Usai Terbitnya SK Kepengurusan 2025–2030

VOICEOFJATIM – Setelah sempat diselimuti polemik internal hingga berujung penyegelan kantor, Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Kota Malang resmi membuka kembali aktivitas kepartaian. Momentum ini ditandai dengan terbitnya Surat Keputusan kepengurusan baru periode 2025–2030 dari DPD Golkar Jawa Timur.

Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang, Djoko Prihatin, menegaskan bahwa pembukaan segel kantor bukan sekadar simbol administratif, melainkan penanda berakhirnya seluruh rangkaian Musyawarah Daerah dan dinamika organisasi yang sempat memanas.

“SK sudah keluar dan sudah tertib. Artinya seluruh tahapan musda telah selesai. Tidak ada lagi ruang untuk tarik-menarik. Saatnya bekerja,” kata Djoko saat menyampaikan keterangan pers, Minggu, 1 Februari.

Djoko memaparkan bahwa proses regenerasi kepengurusan telah berjalan sesuai mekanisme partai. Tahapan dimulai dari pendaftaran calon pada 13 Desember, pelaksanaan Musda pada 14 Desember, pengiriman surat formatur pada 14 Januari, hingga akhirnya mendapat respons resmi dari DPD Golkar Jawa Timur pada akhir Januari berupa SK kepengurusan sah.

Dengan keluarnya SK tersebut, Djoko Prihatin kembali ditetapkan sebagai Ketua DPD Golkar Kota Malang untuk periode lima tahun ke depan. Ia didampingi Teguh Dewanto sebagai Sekretaris dan Hendi Suryo Leksono sebagai Bendahara.

Susunan kepengurusan juga diperkuat oleh keterlibatan kader legislatif. Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Malang, Suryadi, dipercaya mengisi posisi Wakil Ketua Bidang Organisasi. Sejumlah nama lain turut mengisi pos strategis, mulai dari bidang pemenangan wilayah, pemberdayaan perempuan, hingga bidang hukum.

Menurut Djoko, konsolidasi antara struktur partai dan fraksi menjadi kunci agar Golkar tidak terjebak dalam konflik internal yang berulang. Ia menyebut, dinamika yang sempat terjadi harus menjadi pelajaran, bukan warisan masalah.

“Kami ingin menutup semua perselisihan, termasuk soal penyegelan kantor. Hari ini kami buka bersama, dengan niat yang sama. Golkar harus melangkah ke depan,” ujarnya.

Pembukaan kembali kantor DPD Golkar Kota Malang ini juga menjadi langkah awal menuju rapat pleno pertama kepengurusan baru. Dalam agenda tersebut, SK kepengurusan akan dibacakan secara resmi sebagai bentuk legitimasi internal sekaligus penguatan organisasi.

Djoko menekankan arah baru Golkar Kota Malang ke depan akan difokuskan pada penguatan partai modern yang responsif terhadap persoalan warga. Ia menyebut Golkar tidak cukup hanya eksis secara struktural, tetapi harus hadir sebagai kekuatan politik yang solutif.

“Target kami jelas. Golkar harus berdiri kokoh di Kota Malang, memberi solusi, dan ikut berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa setelah pembukaan segel dan rapat pleno pertama, partai akan membuka ruang komunikasi dengan publik melalui konferensi pers. Langkah ini dinilai penting untuk memulihkan kepercayaan sekaligus menegaskan bahwa Golkar Kota Malang telah kembali ke jalur organisasi yang sah dan solid.

“Mohon doa restu dari semua pihak. Kami ingin Golkar ini bukan hanya hidup, tapi relevan dengan zaman dan kebutuhan masyarakat Kota Malang,” pungkas Djoko.

Leave feedback about this

  • Rating