KOTA MALANG, VOICEOFJATIM.COM – Car Free Day (CFD) Jalan Ijen, Minggu pagi (10/8/2025), berubah jadi arena aksi sosial menjelang HUT ke-38 Arema. Bukan sekadar jalan santai, tetapi ratusan Aremania Utas turun tangan membersihkan sampah bersama Wali Kota Malang.
Momen ini makin unik karena Wali Kota, yang akrab disapa Pak Mbois, tidak hanya memantau, tapi ikut memunguti sampah dari jalanan. Mulai dari plastik minuman hingga bekas bungkus makanan, semuanya dikumpulkan untuk menunjukkan bahwa kebersihan ruang publik adalah tanggung jawab bersama.
“Pagi ini kita bersama-sama meningkatkan kesadaran masyarakat terutama di area CFD ini. Masih ada pengunjung yang kurang sadar membuang sampah pada tempatnya, jadi kami turun langsung memungut sampah agar CFD tetap bersih dan nyaman,” kata Wali Kota Malang.
Kegiatan ini turut diikuti Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang dan para anggota Aremania Utas. Wali Kota pun mengapresiasi langkah komunitas ini yang secara sukarela menginisiasi kegiatan bersih-bersih di pusat keramaian kota.
Berdasarkan catatan OPD terkait, setiap Minggu, kawasan CFD Jalan Ijen dikunjungi lebih dari 10.000 orang. Mayoritas berasal dari luar Malang, sehingga suasana selalu ramai. Namun, antusiasme itu meninggalkan pekerjaan tambahan bagi petugas kebersihan yang harus mengangkut sekitar dua ton sampah setiap pekan.
“CFD ini magnet wisata. Banyak pengunjung luar daerah yang datang, jadi kalau lingkungannya bersih, mereka akan senang kembali lagi. Karena itu kami mengajak semua pihak membuang sampah di tempat yang disediakan,” tegasnya.
Menjelang peringatan Kemerdekaan RI ke-80, Wali Kota juga mengumumkan bahwa CFD pada Minggu, 17 Agustus 2025, akan ditiadakan. Kegiatan baru akan kembali digelar pada Senin, 18 Agustus 2025, bertepatan dengan cuti bersama. “Kami juga mengimbau masyarakat mengenakan busana merah putih agar semangat kemerdekaan lebih terasa,” tambahnya.
Usai aksi bersih-bersih, Aremania Utas melanjutkan agenda memandikan tiga patung Singa di depan Stasiun Kota Baru Malang. Patung ini adalah ikon Arema dan menjadi simbol kebanggaan Aremania.
Koordinator Presidium Aremania Utas, Ali Rifki, menyebut rangkaian kegiatan ini sudah disiapkan untuk menyambut hari jadi klub kesayangan Malang Raya itu. “Pagi tadi kami membagikan balon, bunga, bendera, dan kaus ke masyarakat. Kami juga mengajak warga menjaga kebersihan, seperti yang dilakukan di CFD bersama Pak Wali Kota,” ucapnya.
Pemandian patung dilakukan berkolaborasi dengan DLH Kota Malang yang menyediakan air. Malam harinya, para Aremania kembali berkumpul di lokasi patung sebelum berangkat ke Stadion Kanjuruhan untuk doa bersama mendoakan pendiri, tokoh Arema, serta korban tragedi Kanjuruhan.
“Mungkin nanti malam ada pesta kembang api menyambut 11 Agustus. Besoknya, kami akan berziarah ke makam para pendiri Arema. Kami juga mengimbau agar tidak ada konvoi demi menghormati pengguna jalan lain dan menjaga ketertiban lalu lintas,” tutup Ali Rifki.











