VOICEOFJATIM – PSID Jombang kembali mengirim sinyal kebangkitan. Klub sepak bola kebanggaan masyarakat Kota Santri itu kini memasuki lembaran baru setelah Achmad Fachruddin atau yang akrab disapa Mas Farud diperkenalkan sebagai Presiden baru PSID Jombang.
Momen perkenalan tersebut berlangsung dalam gelaran “Utarakan Cinta Fest” di GOR Merdeka Jombang. Acara itu digagas oleh komunitas suporter Jomber Curva Nord bersama Sukahati Creative sebagai bentuk kecintaan terhadap Laskar Kebo Kicak.
Pada Jumat malam, 15 Mei 2026, suasana GOR Merdeka Jombang terasa berbeda. Arena tersebut dipenuhi dentuman musik, nyanyian suporter, kibaran atribut, dan sorak dukungan yang menggema. Di tengah keramaian itu, ada pesan besar yang ingin disampaikan para suporter, bahwa PSID Jombang belum mati.
“Utarakan Cinta Fest” bukan sekadar kegiatan hiburan. Acara tersebut menjadi ruang untuk menyalakan kembali semangat sepak bola Jombang yang selama ini terus dijaga oleh para pendukung setianya. Jomber Curva Nord menjadikan momentum itu sebagai pernyataan bahwa kecintaan terhadap PSID Jombang masih hidup dan terus diperjuangkan.
Kehadiran para suporter dalam acara tersebut menunjukkan bahwa PSID Jombang masih memiliki tempat kuat di hati masyarakat. Mereka datang bukan hanya untuk menikmati musik, tetapi juga untuk merayakan harapan baru bagi klub yang memiliki sejarah panjang di Kabupaten Jombang.
Gelaran itu semakin meriah dengan hadirnya sejumlah penampil musik. Band lokal Over Distortion ikut membakar suasana malam di GOR Merdeka Jombang. Selain itu, grup Celtic punk nasional The Clove and The Tobacco juga tampil dan menambah energi para penonton yang hadir.
Musik, dukungan, dan semangat sepak bola menyatu dalam satu panggung. Namun, di balik kemeriahan tersebut, Jomber Curva Nord membawa agenda yang lebih besar. Mereka ingin memperkenalkan wajah baru manajemen PSID Jombang sekaligus membuka ruang harapan bagi masa depan klub.
Ketua Pelaksana “Utarakan Cinta Fest”, Affan Haqqi, mengatakan bahwa acara tersebut tidak hanya disiapkan sebagai panggung hiburan. Menurutnya, kegiatan itu memiliki misi untuk membangkitkan kembali gairah sepak bola di Kota Santri.
Affan menyampaikan, momentum tersebut juga digunakan untuk mengenalkan jajaran baru manajemen PSID Jombang kepada publik. Dalam kesempatan itulah, nama Achmad Fachruddin diperkenalkan sebagai Presiden baru PSID Jombang.
“Ini bukan sekadar panggung hiburan biasa. Konser ini membawa misi besar yakni membakar kembali gairah sepak bola di Kota Santri. Sekaligus memperkenalkan wajah baru di jajaran manajemen klub kebanggaan kita PSID Jombang,” ujar Affan.
Pengenalan Mas Farud sebagai Presiden baru PSID Jombang disambut meriah oleh para suporter. Tepuk tangan, sorak dukungan, dan nyanyian dari tribun menjadi tanda bahwa publik menaruh harapan besar terhadap kepemimpinan baru di tubuh Laskar Kebo Kicak.
Bagi para suporter, hadirnya Presiden baru bukan hanya soal perubahan struktur manajemen. Lebih dari itu, momen tersebut dipandang sebagai awal untuk membangun kembali kepercayaan, semangat, dan kebanggaan terhadap PSID Jombang.
Dalam acara yang sama, Jomber Curva Nord juga menghadirkan kilas balik perjalanan PSID Jombang. Melalui narasi visual dan orasi di atas panggung, para suporter diajak kembali menengok sejarah klub yang berdiri sejak tahun 1953.
Sejarah panjang itu menjadi bagian penting dari identitas PSID Jombang. Laskar Kebo Kicak bukan hanya dipandang sebagai klub sepak bola, tetapi juga sebagai simbol kebanggaan daerah yang telah melekat dengan masyarakat Jombang.
Melalui acara tersebut, Jomber Curva Nord ingin memastikan bahwa generasi muda tidak melupakan jejak panjang PSID Jombang. Mereka ingin sejarah klub tetap dikenang, sekaligus menjadi dasar semangat untuk membangun masa depan yang lebih baik.
Alrizqy dari Jomber Curva Nord menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga cinta terhadap klub lokal. Menurutnya, api dukungan terhadap PSID Jombang harus terus menyala dan tidak boleh padam.
“Melalui narasi visual dan orasi di atas panggung, Jomber Curva Nord ingin memastikan bahwa api cinta terhadap klub lokal ini tetap menyala abadi,” kata Alrizqy.
Di hadapan para suporter, Achmad Fachruddin menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Jomber Curva Nord dan masyarakat Jombang. Ia menilai semangat yang ditunjukkan para pendukung menjadi energi penting bagi PSID Jombang untuk kembali bangkit.
Fachruddin mengatakan, dukungan suporter merupakan nyawa baru bagi PSID Jombang. Ia berharap kebersamaan antara manajemen, suporter, dan masyarakat dapat menjadi modal untuk mengembalikan kebanggaan sepak bola Jombang.
“Terima kasih untuk Jomber Curva Nord dan para suporter yang datang. Dengan semangat bersama, kami PSID Jombang akan membangkitkan lagi nyawa sepak bola kebanggaan masyarakat Kabupaten Jombang. Mohon doa dan dukungannya,” ungkapnya.
Nama Achmad Fachruddin sendiri bukan sosok asing di Jombang. Selain dikenal sebagai anggota DPRD Jombang, ia juga aktif dalam dunia olahraga daerah. Saat ini, ia menjabat sebagai Ketua Asosiasi Futsal Kabupaten Jombang atau AFKAB periode 2025–2030.
Dalam artikel yang menjadi bahan pemberitaan ini, Fachruddin juga disebut sebagai menantu Bupati Jombang Warsubi. Dengan latar belakang tersebut, kehadirannya sebagai Presiden PSID Jombang diharapkan mampu membawa warna baru dalam pengelolaan klub.
Dukungan besar dari Jomber Curva Nord menjadi tanda bahwa PSID Jombang masih memiliki basis suporter yang militan. Mereka tetap berdiri di belakang klub dan terus menyuarakan keyakinan bahwa Laskar Kebo Kicak dapat kembali menjadi kebanggaan masyarakat Jombang.
Malam “Utarakan Cinta Fest” akhirnya menjadi lebih dari sekadar konser musik. Acara tersebut berubah menjadi panggung harapan, tempat suporter menyatukan suara untuk masa depan PSID Jombang.
Di bawah sorot lampu panggung, nyanyian suporter, dan semangat yang menyala di GOR Merdeka Jombang, PSID Jombang seolah kembali menemukan napasnya. Kehadiran Mas Farud sebagai Presiden baru memberi harapan bahwa klub ini bisa kembali ditata dan diarahkan menuju masa depan yang lebih baik.
Bagi Jomber Curva Nord, PSID Jombang bukan hanya klub yang bertanding di lapangan. Klub itu adalah identitas, kebanggaan, sejarah, dan cinta yang terus diperjuangkan. Dengan semangat baru tersebut, Laskar Kebo Kicak kini kembali menatap peluang untuk bangkit bersama para suporternya.
















Leave feedback about this