VOICEOFJATIM – Bank Tabungan Negara (BTN) memastikan bakal mempercepat penyaluran pembiayaan setelah mendapat tambahan likuiditas Rp25 triliun dari pemerintah. Dana ini merupakan bagian dari kucuran Rp200 triliun yang disalurkan melalui Bank Indonesia ke lima bank BUMN pada Jumat (12/9/2025).
Direktur Network & Retail Funding BTN, Rully Setiawan, menyebut pihaknya telah menyiapkan strategi agar dana segar tersebut segera berputar di masyarakat. Dengan proyeksi penyaluran Rp8 hingga Rp10 triliun setiap bulan, BTN menargetkan seluruh alokasi Rp25 triliun bisa selesai tersalurkan dalam dua sampai tiga bulan mendatang.
“Kalau per bulannya kita bisa serap Rp8 sampai Rp10 triliun, berarti paling lambat November semuanya sudah mengalir kembali ke masyarakat. Tambahan likuiditas ini membuat kami jauh lebih percaya diri,” ungkap Rully.
Ia menjelaskan, dana tersebut akan difokuskan pada pembiayaan sektor perumahan, kredit modal kerja, hingga UMKM. Dengan begitu, manfaat kebijakan pemerintah tidak berhenti di bank, melainkan langsung menyentuh kebutuhan masyarakat dan sektor riil.
Sebelum mendapat suntikan, BTN sebenarnya sudah mampu menyalurkan pembiayaan Rp12–15 triliun per bulan. Kehadiran tambahan dana Rp25 triliun dipandang semakin memperkuat daya dorong BTN untuk menjaga stabilitas likuiditas sekaligus memperluas akses kredit.
Rully juga menyinggung peluang penurunan bunga kredit, terutama di produk non-subsidi. Turunnya BI rate sebanyak empat kali sepanjang tahun ini memberi sinyal kuat bahwa biaya dana akan semakin murah. “Dengan kondisi itu, seharusnya bank punya ruang untuk menawarkan bunga kredit lebih ringan,” tambahnya.
Langkah cepat pemerintah ini, meski disebut mendadak, dinilai wajar mengingat urgensinya. Kebijakan Menkeu dianggap sejalan dengan arahan Presiden untuk menjaga pertumbuhan ekonomi tetap sesuai target.
“Intinya, masyarakat akan jadi pihak yang paling diuntungkan. Dengan likuiditas yang longgar, akses kredit lebih mudah, baik untuk rumah, usaha, maupun kebutuhan produktif lain,” tegas Rully.
















Leave feedback about this