Ribuan Jemaah Padati Haul Akbar di Tasikmadu, Pemuda Pancasila Turun Langsung Jaga Kekhidmatan Acara

VOICEOFJATIM – Suasana khidmat menyelimuti peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW sekaligus Haul Akbar Almagfurlah KH. Agus Salim Mahfudz Yusuf yang digelar di Kelurahan Tasikmadu, Kecamatan Lowokwaru, Kamis (8/1/2026) malam. Di balik lancarnya kegiatan keagamaan yang dihadiri ribuan jemaah itu, terdapat peran aktif Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kota Malang.

Puluhan personel PP yang tergabung dalam Komando Inti (KOTI) Mahatidana diterjunkan langsung untuk membantu pengamanan dan pengaturan lingkungan sekitar lokasi acara. Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya menjaga ketertiban dan kenyamanan jemaah selama rangkaian acara berlangsung.

IMG-20260108-WA0014 Ribuan Jemaah Padati Haul Akbar di Tasikmadu, Pemuda Pancasila Turun Langsung Jaga Kekhidmatan Acara

Ketua MPC PP Kota Malang, Ripkianto, S.T., M.T., menyampaikan bahwa keterlibatan organisasi dalam kegiatan keagamaan merupakan wujud nyata pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, Pemuda Pancasila berkomitmen hadir di tengah warga tanpa membedakan latar belakang.

“Kami ingin memastikan masyarakat bisa beribadah dengan tenang dan khusyuk. Karena itu, personel KOTI Mahatidana kami siagakan untuk membantu pengamanan peringatan Isra Miraj dan Haul Akbar ini,” ujar Ripki.

Acara yang terpusat di Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Hidayatul Mubtadi’in, Jalan Kiai Yusuf No. 1, Tasikmadu tersebut semakin semarak dengan kehadiran Habib Mustofa Alaydrus yang menyampaikan mauidoh hasanah. Antusiasme jemaah pun terlihat sejak awal hingga akhir acara.

Ripki menjelaskan, pengamanan dilakukan secara berlapis di sejumlah titik strategis, mulai dari area utama kegiatan hingga akses jalan sekitar lokasi. Selain menjaga keamanan, personel PP juga membantu mengurai arus lalu lintas guna mengantisipasi kepadatan kendaraan.

IMG-20260108-WA0015 Ribuan Jemaah Padati Haul Akbar di Tasikmadu, Pemuda Pancasila Turun Langsung Jaga Kekhidmatan Acara

Dalam pelaksanaannya, Pemuda Pancasila tidak bekerja sendiri. Mereka bersinergi dengan Banser dan aparat Linmas setempat. Kolaborasi tersebut menciptakan suasana yang aman, tertib, sekaligus mencerminkan kuatnya semangat toleransi di Kota Malang.

“Sinergi seperti ini menunjukkan bahwa perbedaan justru menjadi kekuatan. Semua elemen bisa berjalan bersama untuk tujuan yang sama, yaitu melayani masyarakat,” tegas Ripki.

Ia menambahkan, kehadiran KOTI Mahatidana dalam kegiatan keagamaan merupakan bentuk penghormatan kepada ulama sekaligus pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat. “Pemuda Pancasila selalu siap kapan pun dibutuhkan, baik dalam kegiatan sosial maupun keagamaan. Ini bagian dari komitmen kami untuk terus menjaga persatuan dan kondusivitas Kota Malang,” pungkasnya.

Leave feedback about this

  • Rating