Menu

Dark Mode
Bank Saqu Catat 3,2 Juta Lebih Nasabah di Tahun Kedua AFTECH dan PERBANAS Tegaskan Pentingnya Sinergi Bank-Fintech untuk Perluas Akses Kredit Nasional Pevita Pearce Ungkap Rahasia Mengelola Finansial Bareng Sahabat Ajaib Luncurkan Investasi Saham AS, Ajak Investor Manfaatkan Momentum dengan Promo Biaya Transaksi 0% Ajaib Kripto Hadirkan Trading Futures Kripto dengan Leverage 25x, Kini Jadi Ajaib Alpha Apa Untungnya Indonesia Masuk ke BRICS? Begini Kata Dosen HI UMM

Berita

Raja Yordania Abdullah II Kenang “Persaudaraan Panjang” dengan Prabowo dalam Pertemuan Bilateral di Jakarta

badge-check


					Persahabatan Prabowo dan Raja Abdullah Perbesar

Persahabatan Prabowo dan Raja Abdullah

JAKARTA, VOICEOFJATIM – Pertemuan bilateral Presiden Prabowo Subianto dengan Raja Yordania Abdullah II, belum lama ini, berubah hangat dan penuh muatan emosional ketika sang raja mengungkap kisah persahabatannya yang telah terjalin puluhan tahun dengan Prabowo. Bukan sekadar hubungan diplomatik, Abdullah II menyebutnya sebagai “ikatan keluarga”.

Di hadapan delegasi kedua negara, Raja Abdullah II mengenang bagaimana kedekatannya dengan Prabowo dimulai sejak era mendiang Raja Hussein, ayahandanya. Cerita itu muncul bukan dalam formalitas diplomatik, tetapi dalam untaian memori yang ia sampaikan dengan nada personal.

“Aku selalu bercerita kepada ayahku tentang persahabatan yang sangat spesial ini,” tutur Raja Abdullah II.
“Dan ketika Anda datang ke Yordania, ayahku bertanya, ‘Siapa orang ini?’ Aku menjawab, ‘Dia saudaraku.’ Lalu ayahku berkata, ‘Kalau dia saudaramu, dia juga saudaraku.’”

Ucapan itu menjadi penegas hubungan non-protokoler yang sudah berlangsung hampir tiga dekade. Abdullah II kemudian menegaskan ulang kedekatan itu dalam pertemuan hari ini.

“Bagiku, ini sebuah kehormatan bisa kembali ke Indonesia. Anda tadi menyinggung hubungan Anda dengan mendiang Sri Baginda Raja Hussein hampir 27–28 tahun lalu. Kami berteman sejak lama, kami menjadi saudara,” ujarnya dengan penuh kehangatan.

Pertemuan bilateral ini bukan hanya membahas kerja sama strategis Indonesia–Yordania dalam bidang pertahanan, kemanusiaan, dan stabilitas kawasan Timur Tengah. Namun suasana akrab itu menjelma menjadi simbol hubungan yang lebih luas: diplomasi yang dibangun melalui kepercayaan personal, pengalaman lapangan, dan sejarah keluarga.

Kedekatan Prabowo dan Abdullah II, yang dimulai jauh sebelum keduanya memimpin negara, kini menjadi modal politik luar negeri yang jarang dimiliki Indonesia, hubungan yang tidak dibuat di meja perundingan, tetapi tumbuh dari pengalaman bersama.

Di tengah suasana diplomatik yang kadang kaku, hari ini keduanya menghadirkan sesuatu yang berbeda: persahabatan yang dikukuhkan bukan oleh dokumen, melainkan oleh cerita keluarga.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

APBKM Gelar Workshop Batik di Blimbing, Cetak Perajin Baru

12 July 2026 - 20:13 WIB

APBKM Gelar Workshop Batik di Blimbing, Cetak Perajin Baru

Animo Olimpiade Pelajar Terus Meningkat, Grand Final Smart Student Competition 2026 Diikuti 2.400 Finalis se-Pulau Jawa

12 July 2026 - 15:05 WIB

Animo Olimpiade Pelajar Terus Meningkat, Grand Final Smart Student Competition 2026 Diikuti 2.400 Finalis se-Pulau Jawa

Reses Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Malang: Fasilitasi Dialog Warga dengan DPUPRPKP, Banjir dan PSU Jadi Sorotan

8 July 2026 - 12:08 WIB

Reses Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Malang: Fasilitasi Dialog Warga dengan DPUPRPKP, Banjir dan PSU Jadi Sorotan

Pakar UB: Polemik LGBTQ dalam Perpres 111/2025 Perlu Dibaca dari Perspektif Komunikasi Politik

6 July 2026 - 20:00 WIB

Pakar UB: Polemik LGBTQ dalam Perpres 111/2025 Perlu Dibaca dari Perspektif Komunikasi Politik

STIE Malangkucecwara Dampingi UMKM Balearjosari, Perkuat Literasi Keuangan dan Pemasaran Digital

4 July 2026 - 10:11 WIB

STIE Malangkucecwara Dampingi UMKM Balearjosari, Perkuat Literasi Keuangan dan Pemasaran Digital
Trending on Berita