Menu

Dark Mode
Bank Saqu Catat 3,2 Juta Lebih Nasabah di Tahun Kedua AFTECH dan PERBANAS Tegaskan Pentingnya Sinergi Bank-Fintech untuk Perluas Akses Kredit Nasional Pevita Pearce Ungkap Rahasia Mengelola Finansial Bareng Sahabat Ajaib Luncurkan Investasi Saham AS, Ajak Investor Manfaatkan Momentum dengan Promo Biaya Transaksi 0% Ajaib Kripto Hadirkan Trading Futures Kripto dengan Leverage 25x, Kini Jadi Ajaib Alpha Apa Untungnya Indonesia Masuk ke BRICS? Begini Kata Dosen HI UMM

Berita

Stadion Gajayana Disiapkan Jadi Panggung Festival Malang Mbois XI, Targetkan Transaksi Rp50 Miliar

badge-check


					Stadion Gajayana Disiapkan Jadi Panggung Festival Malang Mbois XI, Targetkan Transaksi Rp50 Miliar Perbesar

VOICEOFJATIM – Festival Malang Mbois XI diproyeksikan menjadi salah satu penggerak ekonomi kreatif terbesar di Kota Malang tahun ini. Selama tiga hari penyelenggaraan pada 21 hingga 23 Agustus 2026, ajang bertema Malang Menyala tersebut diperkirakan mampu menciptakan perputaran uang sedikitnya Rp50 miliar.

Optimisme itu disampaikan Ketua Pelaksana Festival Malang Mbois XI, Gedeon Soerja Ardi Noegraha, saat Taklimat Media, Selasa (21/7/2026). Menurutnya, angka tersebut berasal dari berbagai aktivitas ekonomi yang akan berlangsung sepanjang festival.

Sumber transaksi diperkirakan datang dari penjualan tiket, transaksi produk ekonomi kreatif, hingga aktivitas jual beli di sekitar 300 stan yang akan diisi pelaku UMKM. Berbagai sektor akan terlibat, mulai kriya, fesyen, hingga retro market. Secara keseluruhan, lebih dari 500 pelaku ekonomi kreatif Kota Malang ditargetkan ambil bagian dalam festival tersebut.

“Target perputaran ekonomi kami minimal mencapai Rp50 miliar dari seluruh aktivitas yang berlangsung selama festival,” ujar Gedeon.

Tidak hanya mengandalkan pameran produk, Festival Malang Mbois XI juga menyiapkan rangkaian kegiatan yang menyasar berbagai kalangan. Konser musik akan hadir dengan konsep berbeda setiap hari. Hari pertama menampilkan band-band lokal asal Malang, hari kedua menghadirkan Iksan Skuter, sedangkan hari terakhir akan ditutup dengan pertunjukan musik tradisi dan etnik.

Selain hiburan, panitia juga memasukkan turnamen e-sport, kompetisi vokal, konferensi internasional, hingga agenda business matching sebagai ruang mempertemukan pelaku usaha dengan calon mitra bisnis.

Untuk meningkatkan jumlah pengunjung, panitia turut menggelar Fun Walk dan Fun Run yang terbuka bagi masyarakat. Masing-masing kegiatan ditargetkan diikuti sekitar 10 ribu peserta sehingga total kunjungan selama festival diproyeksikan mencapai 20 ribu orang.

“Tidak hanya festivalnya, Fun Walk dan Fun Run juga kami targetkan mampu menarik masing-masing 10 ribu peserta sehingga kunjungan keseluruhan bisa mencapai 20 ribu orang,” kata Gedeon.

Berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya yang berlangsung di Malang Creative Center (MCC), Festival Malang Mbois XI tahun ini dipusatkan di Stadion Gajayana. Perpindahan lokasi dilakukan sekaligus untuk menghidupkan kembali kawasan stadion yang memiliki nilai sejarah tinggi sebagai salah satu stadion tertua di Indonesia.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Baihaqi, mengatakan penyelenggaraan festival merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kota Malang bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Ekonomi Kreatif, Kementerian Koperasi, Staf Khusus Presiden, serta komunitas ekonomi kreatif di Kota Malang.

“Festival ini akan menampilkan 17 subsektor ekonomi kreatif yang selama ini kami bangun bersama seluruh pemangku kepentingan,” ujar Baihaqi.

Menurutnya, pemilihan Stadion Gajayana juga menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas olahraga sekaligus mendorong pengembangan sport tourism. Stadion tersebut dinilai memiliki kapasitas memadai karena telah beberapa kali digunakan untuk kegiatan berskala besar dengan jumlah pengunjung puluhan ribu orang.

Baihaqi memastikan penggunaan kawasan stadion akan diatur secara ketat agar aktivitas festival tetap berjalan tanpa mengganggu fungsi maupun kelestarian bangunan bersejarah tersebut. Dengan kolaborasi lintas sektor dan keterlibatan ratusan pelaku ekonomi kreatif, Festival Malang Mbois XI diharapkan tidak hanya menjadi ruang hiburan, tetapi juga memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Kota Malang sekaligus memberikan dampak nyata terhadap perputaran ekonomi daerah.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

BRILink Agen BRI Permudah Akses Transaksi Perbankan Warga Situbondo, 369 Agen Aktif Layani Hingga Pelosok

22 July 2026 - 19:06 WIB

BRILink Agen BRI Permudah Akses Transaksi Perbankan Warga Situbondo, 369 Agen Aktif Layani Hingga Pelosok

HIPMI Kota Malang Perkuat Peran Cetak Founder Muda Lewat Kolaborasi dengan Institut Asia

19 July 2026 - 18:32 WIB

HIPMI Kota Malang Perkuat Peran Cetak Founder Muda Lewat Kolaborasi dengan Institut Asia

Enam Dekade Bertahan, Warung Soto H. Fauzi Buktikan UMKM Lokal Bisa Naik Kelas Bersama Dukungan BRI

19 July 2026 - 15:21 WIB

Enam Dekade Bertahan, Warung Soto H. Fauzi Buktikan UMKM Lokal Bisa Naik Kelas Bersama Dukungan BRI

Kupedes BRI Perkuat Ekspansi Bebek Bang Alex, Kini Hadir di Besuki dan Siapkan Coffee Space

18 July 2026 - 21:11 WIB

Kupedes BRI Perkuat Ekspansi Bebek Bang Alex, Kini Hadir di Besuki dan Siapkan Coffee Space

Pembekalan Wisudawan STIE Malangkucecwara: Lulusan Harus Kuasai Kompetensi, Bukan Sekadar Mengantongi Ijazah

18 July 2026 - 19:49 WIB

Pembekalan Wisudawan STIE Malangkucecwara: Lulusan Harus Kuasai Kompetensi, Bukan Sekadar Mengantongi Ijazah
Trending on Berita