Menu

Dark Mode
Bank Saqu Catat 3,2 Juta Lebih Nasabah di Tahun Kedua AFTECH dan PERBANAS Tegaskan Pentingnya Sinergi Bank-Fintech untuk Perluas Akses Kredit Nasional Pevita Pearce Ungkap Rahasia Mengelola Finansial Bareng Sahabat Ajaib Luncurkan Investasi Saham AS, Ajak Investor Manfaatkan Momentum dengan Promo Biaya Transaksi 0% Ajaib Kripto Hadirkan Trading Futures Kripto dengan Leverage 25x, Kini Jadi Ajaib Alpha Apa Untungnya Indonesia Masuk ke BRICS? Begini Kata Dosen HI UMM

Berita

PPJI Malang Raya Gandeng Intibev, 60 Pelaku F&B Ikuti Matcha Experience & Creative Workshop

badge-check


					PPJI Malang Raya Gandeng Intibev, 60 Pelaku F&B Ikuti Matcha Experience & Creative Workshop Perbesar

VOICEOFJATIM – Tren matcha yang semakin digemari konsumen muda mulai dilirik sebagai peluang bisnis baru oleh pelaku usaha food and beverage (F&B) di Malang Raya. Peluang tersebut dibahas dalam Matcha Experience & Creative Workshop yang digelar Perkumpulan Penyelenggara Jasa Boga Indonesia (PPJI) Malang Raya bersama Intibev di Resto Ayam Goreng Balaikota, Selasa (1/9/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 60 peserta dari kalangan pelaku usaha kuliner.

Workshop tidak sekadar mengenalkan matcha sebagai bahan minuman. Peserta mendapatkan materi yang dirancang untuk membantu mereka memahami produk hingga menghitung potensi keuntungannya ketika diolah menjadi menu komersial.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Matcha Knowledge, yang memberikan pemahaman mengenai karakter dan penggunaan matcha. Peserta kemudian mengikuti sesi Matcha Whisking Techniques, yakni praktik teknik mengolah dan mengocok matcha agar menghasilkan karakter minuman yang sesuai.

Kegiatan dilanjutkan dengan Signature Recipe Demo. Dalam sesi ini peserta diperkenalkan dengan kreasi resep berbasis matcha yang dapat dikembangkan menjadi menu di kafe, restoran maupun usaha catering.

Tak berhenti pada kreativitas produk, workshop juga membawa peserta masuk ke aspek perhitungan bisnis melalui sesi HPP & Profit Simulation. Peserta diajak memahami harga pokok produksi (HPP) dan melakukan simulasi keuntungan sebelum menjadikan menu berbasis matcha sebagai bagian dari produk jualan.

Sementara pada sesi Tea Series & Ube Creation, peserta mendapatkan inspirasi pengembangan menu minuman dengan memadukan konsep teh dan ube. Materi tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas kreativitas pelaku F&B agar tidak hanya terpaku pada satu jenis menu.

Ketua PPJI Malang Raya, Reza Adi Pratama, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari fungsi edukasi PPJI sekaligus upaya membangun jejaring antarpelaku usaha F&B di Malang Raya.

“Kami ingin membangun networking yang kuat di antara pengusaha kuliner dan catering. Kami ingin me-support pertumbuhan industri kuliner dan catering di Malang supaya bisa lebih berkembang,” kata Reza.

Menurutnya, tren matcha menjadi momentum yang bisa dimanfaatkan pelaku usaha. Selain sedang diminati konsumen, khususnya generasi muda, matcha dapat dikembangkan menjadi berbagai jenis makanan dan minuman.

“Permintaannya sedang tinggi, sedang hype ini matcha, sehingga bisa ditangkap oleh para pelaku usaha kuliner di Malang untuk memasukkan matcha ke dalam menunya,” ujarnya.

Reza menyebut PPJI Malang Raya saat ini memiliki sekitar 20 anggota terdaftar. Namun, kegiatan Matcha Experience & Creative Workshop diikuti sekitar 60 peserta. Jumlah tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi semakin banyak pelaku F&B untuk bergabung dengan PPJI.

Di sisi lain, Direktur Intibev Han Sulistyo mengatakan matcha memiliki peluang pasar yang besar karena telah menjadi salah satu produk yang kuat di kalangan Gen Z dan Gen Alpha.

Menurutnya, matcha tidak hanya dapat dijual sebagai minuman tunggal, tetapi bisa dikembangkan menjadi beragam produk seperti matcha latte, kopi matcha, cokelat matcha hingga bahan makanan.

“Matcha yang kami tawarkan mempunyai keunikan yang bisa digunakan dalam berbagai macam segmentasi, untuk membuat kue, minuman dalam bentuk kopi matcha, cokelat matcha maupun susu atau matcha latte,” kata Han.

Ia menilai coffee shop maupun restoran dapat menjadikan matcha sebagai produk pendamping kopi. Kehadirannya di dalam menu memberikan pilihan bagi konsumen sekaligus membuka peluang peningkatan nilai jual.

Namun, menurut Han, pelaku usaha perlu memperhatikan segmentasi ketika menentukan jenis matcha yang digunakan. Intibev menyediakan beberapa grade, mulai dari matcha latte, culinary, premium hingga ceremonial.

“Segmentasi pasar ini penting. Memposisikan harga matcha itu harus tepat,” ujarnya.

Han mengatakan tren matcha saat ini banyak didorong oleh konsumen muda yang semakin mudah mengenal budaya Jepang melalui perjalanan, media sosial, anime maupun berbagai platform digital.

Ia memperkirakan tren tersebut masih memiliki ruang pertumbuhan dalam beberapa tahun mendatang. Karena itu, edukasi seperti Matcha Experience & Creative Workshop dinilai penting agar pelaku usaha tidak hanya mengikuti tren, tetapi mampu mengubahnya menjadi produk yang memiliki perhitungan bisnis.

Sementara itu, PPJI Malang Raya berencana melanjutkan kegiatan edukasi dengan menggandeng berbagai pihak. Edukasi ke depan juga diarahkan pada aspek legalitas usaha, seperti Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), sertifikasi halal dan PIRT.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya PPJI membangun ekosistem usaha F&B yang tidak hanya kreatif dalam menciptakan menu, tetapi juga memiliki legalitas dan kesiapan dalam menjalankan bisnis.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

BRI Batu Ingatkan Masyarakat Waspadai Tawaran Investasi dengan Imbal Hasil Tinggi

31 August 2026 - 23:55 WIB

BRI Batu Ingatkan Masyarakat Waspadai Tawaran Investasi dengan Imbal Hasil Tinggi

Semarak Merah Putih BRI Batu Buka Peluang UMKM Raup Tambahan Omzet

31 August 2026 - 23:52 WIB

Semarak Merah Putih BRI Batu Buka Peluang UMKM Raup Tambahan Omzet

Waspada Investasi Imbal Hasil Tinggi, BRI Malang Soekarno Hatta Ingatkan Modus Penipuan

31 August 2026 - 21:18 WIB

Waspada Investasi Imbal Hasil Tinggi, BRI Malang Soekarno Hatta Ingatkan Modus Penipuan

Pulang dari Malaysia, Edi Bangun Peternakan Ayam Petelur, KUR BRI Tulungagung Bantu Usahanya Berkembang

31 August 2026 - 16:44 WIB

Pulang dari Malaysia, Edi Bangun Peternakan Ayam Petelur, KUR BRI Tulungagung Bantu Usahanya Berkembang

Jangan Mudah Tergiur Imbal Hasil Tinggi, BRI Malang Sutoyo Ingatkan Risiko Modus Penipuan Investasi

30 August 2026 - 22:28 WIB

Jangan Mudah Tergiur Imbal Hasil Tinggi, BRI Malang Sutoyo Ingatkan Risiko Modus Penipuan Investasi
Trending on Berita