Menu

Dark Mode
Bank Saqu Catat 3,2 Juta Lebih Nasabah di Tahun Kedua AFTECH dan PERBANAS Tegaskan Pentingnya Sinergi Bank-Fintech untuk Perluas Akses Kredit Nasional Pevita Pearce Ungkap Rahasia Mengelola Finansial Bareng Sahabat Ajaib Luncurkan Investasi Saham AS, Ajak Investor Manfaatkan Momentum dengan Promo Biaya Transaksi 0% Ajaib Kripto Hadirkan Trading Futures Kripto dengan Leverage 25x, Kini Jadi Ajaib Alpha Apa Untungnya Indonesia Masuk ke BRICS? Begini Kata Dosen HI UMM

Daerah

Komersialisasi MCC, DPRD Kota Malang Bidik PAD Baru

badge-check


					Gedung MCC. (Ist) Perbesar

Gedung MCC. (Ist)

KOTA MALANG, VOICEOFJATIM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang menaruh harapan besar pada kebijakan komersialisasi Gedung Malang Creative Center (MCC). Mereka menargetkan kebijakan tersebut mampu menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga Rp500 juta pada APBD Perubahan 2025.

Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menegaskan bahwa langkah ini bukan hanya soal pendapatan, tetapi juga upaya menjadikan MCC lebih mandiri dari sokongan APBD. Selama ini, biaya operasional gedung yang mencapai Rp6 miliar per tahun sepenuhnya ditanggung oleh kas daerah.

“Kami ingin MCC tidak hanya menjadi simbol kreativitas, tetapi juga bisa berdiri mandiri. Target Rp500 juta tahun ini akan menjadi tolok ukur awal. Akhir 2025 nanti, kami akan evaluasi apakah skema komersialisasi ini efektif,” ujarnya.

Amithya menambahkan, DPRD siap mengawal implementasi kebijakan tersebut agar tidak sekadar menjadi beban masyarakat, melainkan benar-benar memberi manfaat ekonomi sekaligus menjaga esensi MCC sebagai ruang tumbuhnya industri kreatif.

Sementara itu, Wali Kota Malang menjelaskan teknis pelaksanaan kebijakan komersialisasi MCC. Ia menyebut ada pembagian ruang yang dipisahkan antara kegiatan berbayar dan kegiatan gratis.

“Area tertentu memang diberlakukan tarif sesuai aturan, sementara kegiatan masyarakat yang bersifat sosial tetap bisa menggunakan fasilitas tanpa dipungut biaya,” ucapnya, Selasa (5/8/2025).

Sejumlah fasilitas yang masuk kategori berbayar di antaranya Main Hall lantai 2, Auditorium lantai 7, hingga gym yang kini dikenakan tarif Rp50 ribu per kunjungan.

Dengan kebijakan ini, Pemkot bersama DPRD berharap MCC bisa menjaga kualitas layanan, meningkatkan fasilitas, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi PAD. Evaluasi di akhir tahun menjadi penentu arah kebijakan ke depan agar MCC benar-benar berfungsi sebagai pusat pengembangan ekonomi kreatif di Kota Malang.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pendanaan Riset Fundamental Kemdiktisaintek 2026 Diraih STIE Malangkucecwara, Tim Peneliti Kembangkan Model Kepemimpinan SCAL

17 July 2026 - 11:50 WIB

Pendanaan Riset Fundamental Kemdiktisaintek 2026 Diraih STIE Malangkucecwara, Tim Peneliti Kembangkan Model Kepemimpinan SCAL

RSU Brimedika Malang Gelar Health Expo 2026, Ajak Generasi Muda Peduli Kesehatan Fisik dan Mental

23 June 2026 - 17:33 WIB

RSU Brimedika Malang Gelar Health Expo 2026, Ajak Generasi Muda Peduli Kesehatan Fisik dan Mental

Dugaan Pungli Rp250 Ribu per Bulan di SMAN 1 Sumbermanjing Wetan Disorot PuSDeK, Siswa Disebut Terancam Tak Ikut Ujian

17 June 2026 - 18:01 WIB

Direktur PuSDeK, Asep Suriaman, menyoroti dugaan pungli berkedok sumbangan di SMAN 1 Sumbermanjing Wetan dan mendorong sekolah membuka transparansi melalui komite.

Soroti Dugaan Persoalan Izin Metropoint, AMPH Ancam Gelar Aksi Lanjutan di Balai Kota Malang

11 June 2026 - 15:43 WIB

Soroti Dugaan Persoalan Izin Metropoint, AMPH Ancam Gelar Aksi Lanjutan di Balai Kota Malang

Dibina BRI Malang Sutoyo, Produk Bordir Handmade Marsalia Diminati Hingga Dubai

28 May 2026 - 14:00 WIB

Dibina BRI Malang Sutoyo, Produk Bordir Handmade Marsalia Diminati Hingga Dubai
Trending on Berita