Menu

Dark Mode
Bank Saqu Catat 3,2 Juta Lebih Nasabah di Tahun Kedua AFTECH dan PERBANAS Tegaskan Pentingnya Sinergi Bank-Fintech untuk Perluas Akses Kredit Nasional Pevita Pearce Ungkap Rahasia Mengelola Finansial Bareng Sahabat Ajaib Luncurkan Investasi Saham AS, Ajak Investor Manfaatkan Momentum dengan Promo Biaya Transaksi 0% Ajaib Kripto Hadirkan Trading Futures Kripto dengan Leverage 25x, Kini Jadi Ajaib Alpha Apa Untungnya Indonesia Masuk ke BRICS? Begini Kata Dosen HI UMM

Edukasi

FTP UB Dorong Mahasiswa Jadi Wirausaha Lewat Digitalisasi Produk dan Kolaborasi UMKM

badge-check


					Dekan Fakultas Teknologi Pertanian, Prof. Yusuf Hendrawan. Perbesar

Dekan Fakultas Teknologi Pertanian, Prof. Yusuf Hendrawan.

KOTA MALANG, VOICEOFJATIM.COM – Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya (FTP UB) melangkah nyata mewujudkan kampus berdampak dengan meresmikan Britech Store, platform penjualan daring untuk produk-produk inovasi mahasiswa dan dosen. Lewat program ini, FTP tak sekadar mengajarkan teori kewirausahaan, tapi benar-benar mendorong mahasiswa turun langsung membina pelaku UMKM.

Dekan Fakultas Teknologi Pertanian, Prof. Yusuf Hendrawan, menegaskan bahwa era sekarang menuntut mahasiswa memiliki keahlian lebih dari sekadar akademik. Lewat Britech Store, mahasiswa diajak menyesuaikan diri dengan dunia digital marketing dan terlibat langsung dalam pengembangan sektor usaha mikro.

“Sekarang zamannya digital marketing, dan mahasiswa harus punya kompetensi itu. Karena 60 persen ekonomi Indonesia digerakkan oleh sektor informal, termasuk UMKM,” ujar Prof. Yusuf.

Ia menambahkan, langkah ini merupakan bagian dari visi besar Universitas Brawijaya sebagai World Class Entrepreneur University, dengan mencetak lebih banyak wirausaha di bidang teknologi pertanian. Tak hanya untuk menciptakan lapangan kerja, namun juga sebagai solusi atas meningkatnya pengangguran intelektual.

“Kalau kita punya seribu mahasiswa tiap tahun, dan satu orang menciptakan lima lapangan kerja, itu artinya 5.000 pekerjaan baru tercipta. Dampaknya luar biasa,” tegasnya.

Lewat kolaborasi dengan UMKM, mahasiswa FTP UB tak hanya belajar memasarkan produk secara digital, tapi juga mengenal sistem produksi, manajemen keuangan, hingga model bisnis. Sebanyak 93 produk inovasi mahasiswa ditampilkan dalam expo yang digelar bersamaan dengan Seminar Nasional bertema “Peranan Teknologi Pertanian dalam Pengembangan UMKM Indonesia”.

Pada kegiatan ini, FTP UB turut menggandeng Sariraya Group, perusahaan milik alumni UB yang kini berkiprah di Jepang. Kerja sama ini diharapkan membuka peluang ekspor produk inovatif dari dosen dan mahasiswa ke pasar internasional.

“Mahasiswa kami sudah dibekali ilmu GMP, HACCP, K3, pengelolaan limbah, inovasi produk, dan banyak lagi. Semua itu akan menjadi bekal saat mereka membina atau membangun UMKM baru,” kata Prof. Yusuf.

Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Brawijaya, Prof. Imam Santoso, menyatakan bahwa kegiatan ini merepresentasikan semangat kampus berdampak seperti yang digagas oleh Menteri Pendidikan.

“Tiga kegiatan utama hari ini, yaitu seminar nasional, expo UMKM, dan pertemuan Forum Komunikasi Teknologi Pertanian Indonesia adalah bentuk kontribusi nyata UB terhadap pengembangan teknologi pertanian dan UMKM,” ungkap Prof. Imam.

Ia menambahkan, pertemuan para akademisi lintas kampus ini penting untuk merumuskan arah pengembangan teknologi pertanian yang relevan dan inovatif. Seminar nasional pun menjadi ajang diseminasi ilmu dan kolaborasi antarlembaga pendidikan tinggi.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Batu, Aries Setiawan, menyampaikan apresiasi terhadap langkah kolaboratif yang dilakukan FTP UB. Menurutnya, kegiatan ini berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan sektor UMKM di wilayahnya.

“Dari data BPS, 86 persen lebih Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Batu disumbang oleh sektor UMKM. Dengan kolaborasi ini, kreativitas dan inovasi mahasiswa bisa langsung dirasakan oleh pelaku usaha di daerah,” jelas Aries.

Ia menambahkan, hampir seribu pelaku UMKM di Kota Batu telah menerima manfaat dari pelatihan dan pembinaan yang diberikan mahasiswa FTP UB. Ke depan, Pemkot Batu tengah merancang program kelembagaan UMKM yang lebih terstruktur dan berkelanjutan, berkat kolaborasi dengan UB.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Petani Kopi Dusun Wonorejo Malang Didorong “Go Digital”, KKN UM 2026 Ungkap Kunci Genjot Harga Jual Tanpa Tengkulak

29 July 2026 - 01:52 WIB

Tim KKN UM 2026 Kelompok Sekarsa Kopi menggelar Sosialisasi Digitalisasi Kopi bersama narasumber Reza Pahlevi di Dusun Wonorejo, Desa Sukodono, Kec. Dampit, Kab. Malang

Animo Melonjak, FABI XV Jadi Cermin Meningkatnya Semangat Berprestasi Anak Indonesia

25 July 2026 - 21:38 WIB

Animo Melonjak, FABI XV Jadi Cermin Meningkatnya Semangat Berprestasi Anak Indonesia

STIE Malangkuçeçwara Bekali Santri Jiwa Kepemimpinan, Tekankan Keberanian hingga Integritas Sejak Dini

25 July 2026 - 18:55 WIB

STIE Malangkuçeçwara Bekali Santri Jiwa Kepemimpinan, Tekankan Keberanian hingga Integritas Sejak Dini

STIE Malangkuçeçwara Soroti Meningkatnya Kekerasan di Kalangan Pelajar, Edukasi Santri Kenali Enam Bentuk Kekerasan

25 July 2026 - 15:49 WIB

STIE Malangkuçeçwara Soroti Meningkatnya Kekerasan di Kalangan Pelajar, Edukasi Santri Kenali Enam Bentuk Kekerasan

Pembekalan Wisudawan STIE Malangkucecwara: Lulusan Harus Kuasai Kompetensi, Bukan Sekadar Mengantongi Ijazah

18 July 2026 - 19:49 WIB

Pembekalan Wisudawan STIE Malangkucecwara: Lulusan Harus Kuasai Kompetensi, Bukan Sekadar Mengantongi Ijazah
Trending on Berita