Menu

Dark Mode
Bank Saqu Catat 3,2 Juta Lebih Nasabah di Tahun Kedua AFTECH dan PERBANAS Tegaskan Pentingnya Sinergi Bank-Fintech untuk Perluas Akses Kredit Nasional Pevita Pearce Ungkap Rahasia Mengelola Finansial Bareng Sahabat Ajaib Luncurkan Investasi Saham AS, Ajak Investor Manfaatkan Momentum dengan Promo Biaya Transaksi 0% Ajaib Kripto Hadirkan Trading Futures Kripto dengan Leverage 25x, Kini Jadi Ajaib Alpha Apa Untungnya Indonesia Masuk ke BRICS? Begini Kata Dosen HI UMM

Edukasi

Mahasiswa FIA UB Mulai KKN di Bululawang, Camat Sunardi Minta Aktif Berbaur dan Bantu Desa

badge-check


					Mahasiswa FIA UB Mulai KKN di Bululawang, Camat Sunardi Minta Aktif Berbaur dan Bantu Desa Perbesar

MALANG, VOICEOFJATIM.COM – Puluhan mahasiswa Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Brawijaya (UB) resmi diterjunkan ke Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, untuk melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Kegiatan pembukaan yang digelar pada Senin (30/6/2025) itu dihadiri jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika), para kepala desa dari delapan desa lokasi KKN, serta dosen pembimbing lapangan.

Aulia Luqman Aziz, selaku dosen pembimbing sekaligus koordinator kecamatan, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak kecamatan yang telah menyambut baik kehadiran mahasiswa UB.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan dan arahan dari Bapak dan Ibu sekalian. Kesuksesan program KKN tak lepas dari kerja sama semua pihak. Kami berharap anak-anak kami ini bisa dibimbing, diberikan ruang belajar, sekaligus turut berkontribusi nyata di tengah masyarakat,” tutur Luqman.

Luqman juga berpesan agar para mahasiswa selalu menjaga sikap selama berada di desa. “Jadilah pribadi yang terbuka, mau belajar, dan siap membaur. Jangan ragu mengenal kearifan lokal, karena di situlah kalian akan merasakan esensi KKN sebagai bentuk pengabdian sekaligus pembelajaran yang bermakna,” tambahnya.

Camat Bululawang, Sunardi, S.Sos., turut memberikan wejangan penting kepada para mahasiswa. Ia menekankan agar mahasiswa bisa cepat menyesuaikan diri dengan budaya masyarakat desa serta terlibat aktif dalam kegiatan pemberdayaan.

“Tinggalkan kebiasaan lama. Sesuaikan diri dengan kultur warga. Masyarakat punya ekspektasi tinggi terhadap mahasiswa karena dianggap memiliki pengetahuan dan wawasan yang bisa membantu mereka,” ujarnya.

Sunardi juga memaparkan dua program strategis yang menjadi fokus pembangunan di wilayah Bululawang, yaitu penguatan Koperasi Merah Putih dan optimalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Seluruh desa di Kabupaten Malang sudah punya koperasi Merah Putih. Akta pendiriannya pun sudah diserahkan secara simbolis di pendapa kabupaten. Sekarang tantangannya bagaimana menghidupkan BUMDes yang selama ini masih kesulitan menggali potensi ekonomi desa. Kami butuh masukan dan inovasi dari adik-adik mahasiswa,” jelas Sunardi.

Tak hanya itu, Sunardi juga mengingatkan para kepala desa untuk cermat dalam mendukung program KKN, khususnya terkait penggunaan dana desa.

“Kalau mau membantu lewat dana desa, tolong pastikan pengelolaannya sesuai aturan. Semua diatur dalam undang-undang dan peraturan menteri. Jangan sampai ada pengeluaran yang melenceng dari Rencana Anggaran karena bisa menjadi temuan saat pemeriksaan,” tegasnya.

Menariknya, Sunardi yang juga merupakan alumni Universitas Brawijaya, mengaku bangga karena bisa kembali berjumpa dengan mahasiswa almamaternya.

“Saya sendiri lulusan UB. Anak pertama saya juga sudah lulus Akuntansi UB, sedangkan anak kedua saat ini kuliah di FIA. Jadi kita ini sama-sama keluarga UB. Tolong jaga nama baik kampus kita,” pesannya.

Sementara itu, Nova Sabrina Dinar, Koordinator Mahasiswa KKN Kecamatan Bululawang, menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak kecamatan dan desa yang telah banyak membantu sejak tahap awal persiapan.

“Atas nama teman-teman mahasiswa, saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pak Camat Bululawang dan para kepala desa atas bimbingan dan fasilitas yang diberikan sejak persiapan pra-KKN. Mohon arahan agar kegiatan kami di delapan desa ini berjalan tepat sasaran dan lancar,” ujar Nova.

Program KKN di Kecamatan Bululawang dijadwalkan berlangsung selama 30 hari, dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat, peningkatan tata kelola pemerintahan desa, serta penguatan potensi ekonomi lokal yang diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi warga.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Petani Kopi Dusun Wonorejo Malang Didorong “Go Digital”, KKN UM 2026 Ungkap Kunci Genjot Harga Jual Tanpa Tengkulak

29 July 2026 - 01:52 WIB

Tim KKN UM 2026 Kelompok Sekarsa Kopi menggelar Sosialisasi Digitalisasi Kopi bersama narasumber Reza Pahlevi di Dusun Wonorejo, Desa Sukodono, Kec. Dampit, Kab. Malang

Animo Melonjak, FABI XV Jadi Cermin Meningkatnya Semangat Berprestasi Anak Indonesia

25 July 2026 - 21:38 WIB

Animo Melonjak, FABI XV Jadi Cermin Meningkatnya Semangat Berprestasi Anak Indonesia

STIE Malangkuçeçwara Bekali Santri Jiwa Kepemimpinan, Tekankan Keberanian hingga Integritas Sejak Dini

25 July 2026 - 18:55 WIB

STIE Malangkuçeçwara Bekali Santri Jiwa Kepemimpinan, Tekankan Keberanian hingga Integritas Sejak Dini

STIE Malangkuçeçwara Soroti Meningkatnya Kekerasan di Kalangan Pelajar, Edukasi Santri Kenali Enam Bentuk Kekerasan

25 July 2026 - 15:49 WIB

STIE Malangkuçeçwara Soroti Meningkatnya Kekerasan di Kalangan Pelajar, Edukasi Santri Kenali Enam Bentuk Kekerasan

Pembekalan Wisudawan STIE Malangkucecwara: Lulusan Harus Kuasai Kompetensi, Bukan Sekadar Mengantongi Ijazah

18 July 2026 - 19:49 WIB

Pembekalan Wisudawan STIE Malangkucecwara: Lulusan Harus Kuasai Kompetensi, Bukan Sekadar Mengantongi Ijazah
Trending on Berita