Menu

Dark Mode
Bank Saqu Catat 3,2 Juta Lebih Nasabah di Tahun Kedua AFTECH dan PERBANAS Tegaskan Pentingnya Sinergi Bank-Fintech untuk Perluas Akses Kredit Nasional Pevita Pearce Ungkap Rahasia Mengelola Finansial Bareng Sahabat Ajaib Luncurkan Investasi Saham AS, Ajak Investor Manfaatkan Momentum dengan Promo Biaya Transaksi 0% Ajaib Kripto Hadirkan Trading Futures Kripto dengan Leverage 25x, Kini Jadi Ajaib Alpha Apa Untungnya Indonesia Masuk ke BRICS? Begini Kata Dosen HI UMM

Daerah

Gandeng Pemkot Malang, Ponpes Bahrul Maghfiroh Siapkan Santri Melek AI

badge-check


					Ponpes Bahrul Maghfiroh Resmikan Laboratorium AI. (Shelly/VOJ) Perbesar

Ponpes Bahrul Maghfiroh Resmikan Laboratorium AI. (Shelly/VOJ)

VOJ – Pemerintah Kota Malang mendukung langkah Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Maghfiroh dalam membekali santri dengan keterampilan digital. Hal itu ditandai dengan peresmian Laboratorium Digital dan Artificial Intelligence (AI), yang diharapkan dapat memperkuat pendidikan berbasis teknologi di lingkungan pesantren.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso, mengapresiasi inovasi ini sebagai terobosan penting dalam dunia pendidikan pesantren. Menurutnya, pesantren tidak hanya harus fokus pada ilmu agama, tetapi juga perlu menyiapkan santri agar siap menghadapi tantangan global.

“Luar biasa karena telah diberi bekal ilmu agama, keimanan, ketaqwaan, untuk kemudian berkarya. Dikaryakan lagi saat ini dengan memberikan skill tentang digital dan artificial intelligence,” ujar Erik, Sabtu (22/2/2025).

Menurut Erik, Pemkot Malang akan menjalin kerja sama dengan Ponpes Bahrul Maghfiroh dalam pengembangan kurikulum berbasis teknologi. Sebab, pendidikan berbasis AI juga menjadi perhatian pemerintah dalam membangun generasi emas yang unggul secara intelektual, emosional, dan spiritual.

“Ini nanti juga bisa mewarnai anak didik kita yang utama di dalam mengikuti perkembangan globalisasi seperti ini. Anak-anak kita tetap perlu dibekali dengan aspek keimanan dan ketaqwaan. Sehingga menjadi generasi emas Indonesia seutuhnya dari aspek intelektual, emosional, dan juga spiritualnya,” imbuhnya.

Sementara itu, Pengasuh Ponpes Bahrul Maghfiroh, Muhammad Bisri, menyebut bahwa laboratorium ini merupakan langkah adaptasi pesantren terhadap perkembangan zaman. “Santri harus siap menghadapi era digital, tidak hanya sebagai pengguna, tetapi juga sebagai inovator,” kata Bisri singkat.

Dengan adanya dukungan dari Pemkot Malang, Ponpes Bahrul Maghfiroh berharap laboratorium ini bisa menjadi contoh bagi pesantren lain dalam mengadopsi teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Petani Kopi Dusun Wonorejo Malang Didorong “Go Digital”, KKN UM 2026 Ungkap Kunci Genjot Harga Jual Tanpa Tengkulak

29 July 2026 - 01:52 WIB

Tim KKN UM 2026 Kelompok Sekarsa Kopi menggelar Sosialisasi Digitalisasi Kopi bersama narasumber Reza Pahlevi di Dusun Wonorejo, Desa Sukodono, Kec. Dampit, Kab. Malang

Animo Melonjak, FABI XV Jadi Cermin Meningkatnya Semangat Berprestasi Anak Indonesia

25 July 2026 - 21:38 WIB

Animo Melonjak, FABI XV Jadi Cermin Meningkatnya Semangat Berprestasi Anak Indonesia

STIE Malangkuçeçwara Bekali Santri Jiwa Kepemimpinan, Tekankan Keberanian hingga Integritas Sejak Dini

25 July 2026 - 18:55 WIB

STIE Malangkuçeçwara Bekali Santri Jiwa Kepemimpinan, Tekankan Keberanian hingga Integritas Sejak Dini

STIE Malangkuçeçwara Soroti Meningkatnya Kekerasan di Kalangan Pelajar, Edukasi Santri Kenali Enam Bentuk Kekerasan

25 July 2026 - 15:49 WIB

STIE Malangkuçeçwara Soroti Meningkatnya Kekerasan di Kalangan Pelajar, Edukasi Santri Kenali Enam Bentuk Kekerasan

Pembekalan Wisudawan STIE Malangkucecwara: Lulusan Harus Kuasai Kompetensi, Bukan Sekadar Mengantongi Ijazah

18 July 2026 - 19:49 WIB

Pembekalan Wisudawan STIE Malangkucecwara: Lulusan Harus Kuasai Kompetensi, Bukan Sekadar Mengantongi Ijazah
Trending on Berita