KOTA MALANG – Upaya memperkuat program sosial berbasis kolaborasi menjadi salah satu hasil pertemuan antara Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Barisan Nasional Pemuda Madura (BNPM) Jawa Timur dan DPD Partai Golkar Kota Malang, Sabtu (1/8/2026). Kedua pihak mulai menjajaki sejumlah agenda bersama yang diarahkan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor DPD Partai Golkar Kota Malang, Jalan Panglima Sudirman Nomor 91, Kecamatan Klojen, pembahasan tidak hanya berfokus pada hubungan kelembagaan, tetapi juga langkah konkret yang dapat diwujudkan melalui kegiatan sosial, pendidikan, serta pemberdayaan masyarakat.


Ketua DPW BNPM Jawa Timur, Moch Ali Yasin, mengatakan organisasi yang dipimpinnya membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak selama memiliki tujuan yang sama, yakni menghadirkan program yang berdampak positif bagi masyarakat.
Menurutnya, bentuk kolaborasi yang sedang dijajaki meliputi bakti sosial berupa santunan kepada anak yatim piatu dan kaum dhuafa, serta sinergi di sektor pendidikan untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai bagian dari persiapan menuju Indonesia Emas 2045.
“Harapan kami, sinergi ini diwujudkan melalui kegiatan dan aksi nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Kota Malang,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, BNPM juga memberikan apresiasi terhadap salah satu program yang diperkenalkan DPD Partai Golkar Kota Malang, yakni MENGAKAR (Mengaji Bersama Golkar). Program tersebut dinilai memadukan aspek pembinaan sosial dengan penguatan nilai-nilai spiritual sehingga berpotensi memberi manfaat bagi masyarakat secara luas.
Meski membuka peluang kolaborasi, Ali Yasin menegaskan BNPM tetap berdiri sebagai organisasi kemasyarakatan yang independen. Ia memastikan kerja sama yang dibangun tidak mengubah posisi BNPM sebagai organisasi yang tidak berafiliasi dengan partai politik maupun pemerintah.
“Saya tegaskan kepada masyarakat bahwa BNPM bukan bagian dari Partai Golkar dan tidak berafiliasi dengan pemerintah. Kami hanya membangun sinergi untuk kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Jika suatu saat ada kebijakan yang tidak sejalan dengan kepentingan rakyat, kami akan tetap memberikan kritik dan masukan yang konstruktif, baik kepada Partai Golkar maupun kepada pemerintah,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang, Djoko Prihatin, menilai kolaborasi dengan organisasi kemasyarakatan menjadi bagian penting dalam memperluas manfaat program yang dijalankan partai di tengah masyarakat.
Ia menyambut positif kunjungan BNPM Jawa Timur dan berharap komunikasi yang telah terbangun dapat berlanjut menjadi berbagai kegiatan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Kehadiran BNPM Jawa Timur menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berkarya. Partai politik tidak boleh hanya hadir setiap lima tahun saat pemilu, tetapi harus hadir setiap saat ketika masyarakat membutuhkan,” kata Djoko.
Menurutnya, pembahasan dalam pertemuan tersebut tidak berhenti pada tataran wacana. Sejumlah program sosial dan pemberdayaan masyarakat akan disiapkan sebagai tindak lanjut dari komunikasi yang telah dibangun kedua lembaga.
Pertemuan itu pun ditutup dengan kesepahaman untuk terus menjalin sinergi dalam bidang sosial, pendidikan, dan kemasyarakatan, sembari tetap menjaga independensi masing-masing lembaga serta menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama.














