MALANG – Partai Golkar Kota Malang mulai mendorong olahraga domino atau ORADO tidak sekadar menjadi permainan rekreatif, tetapi berkembang sebagai cabang olahraga yang mampu melahirkan atlet berprestasi.
Upaya itu terlihat dalam turnamen ORADO yang digelar di Kantor Golkar Kota Malang, Minggu (13/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pesta karya dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI.


Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang Djoko Prihatin, S.M. mengatakan, ORADO dipilih sebagai salah satu medium untuk memperkenalkan kembali Partai Golkar kepada masyarakat dengan pendekatan yang lebih informal.
“Bagaimana Partai Golkar ini bisa kembali dikenal oleh masyarakat melalui satu cabang olahraga yang baru, yaitu ORADO,” ujar Djoko.
Menurut Djoko, permainan domino sebenarnya telah lama dikenal masyarakat. Namun, setelah mendapatkan pengakuan sebagai cabang olahraga oleh KONI, ORADO memiliki peluang untuk dikembangkan dalam skema olahraga prestasi.
Karena itu, Golkar Kota Malang berencana membawa kegiatan ORADO ke tingkat yang lebih luas. Pada momentum HUT Partai Golkar 20 Oktober mendatang, fun games ORADO akan digelar di tingkat kecamatan sebelum diarahkan menuju kompetisi tingkat kota.

“Kami ingin memperkenalkan cabang olahraga ini kepada kader-kader kami. Nanti level kecamatan, kemudian kita naikkan ke level kota,” jelasnya.
Turnamen tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Ketua BNPM Jawa Timur H. Mohammad Ali Yasin, S.E. dan Gus Toha. Keduanya turut bermain satu meja bersama Djoko Prihatin sehingga pertandingan berlangsung dalam suasana yang lebih santai dan tidak kaku.
Bagi Pengurus ORADO Kota Malang Sholeh, pengembangan olahraga tersebut justru harus mulai diarahkan kepada kelompok usia muda. Ia menilai keberadaan pemain junior penting untuk membangun kekuatan Kota Malang menghadapi kompetisi olahraga prestasi.
“Jangan sampai berhenti di sini. Kita harus memiliki tim junior untuk persiapan Porprov,” kata Sholeh.
Ia mendorong jaringan kader serta anggota Fraksi Golkar yang bersentuhan langsung dengan masyarakat untuk ikut mencari anak-anak muda yang memiliki kemampuan bermain ORADO.
Menurut Sholeh, peluang ORADO untuk berkembang sebagai cabang olahraga prestasi cukup terbuka karena tergolong baru sehingga persaingannya belum sepadat sejumlah cabang olahraga lain. Pembinaan sejak usia muda dinilai dapat menjadi modal untuk menyiapkan atlet menghadapi berbagai kompetisi, termasuk Porprov Jawa Timur.
Selain prestasi olahraga, kemampuan di bidang tersebut juga dinilai dapat membuka peluang lain bagi generasi muda, termasuk kesempatan memperoleh akses pendidikan yang lebih baik.
Agenda ORADO di Kota Malang juga tidak berhenti pada turnamen yang digelar di Kantor Golkar. Pada 27 September mendatang, ORADO Kota Malang akan mengikuti turnamen nasional yang digelar serentak di 101 kota dan kabupaten di Indonesia.
Kota Malang menjadi salah satu daerah yang menjadi pelaksana turnamen tersebut. Agenda lainnya berupa kegiatan bersama Polresta yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.
Untuk menjaga rutinitas latihan dan pembinaan, ORADO Kota Malang bersama Golkar Kota Malang juga membuka kegiatan bermain bersama setiap Rabu dan Sabtu.
Djoko mengatakan kegiatan tersebut terbuka bagi masyarakat yang ingin berlatih ataupun meningkatkan kemampuan bermain ORADO.
“Pintunya tidak tertutup. Semua yang mau melatih skill ORADO bisa hadir,” ujar Djoko Prihatin.














