Menu

Dark Mode
Bank Saqu Catat 3,2 Juta Lebih Nasabah di Tahun Kedua AFTECH dan PERBANAS Tegaskan Pentingnya Sinergi Bank-Fintech untuk Perluas Akses Kredit Nasional Pevita Pearce Ungkap Rahasia Mengelola Finansial Bareng Sahabat Ajaib Luncurkan Investasi Saham AS, Ajak Investor Manfaatkan Momentum dengan Promo Biaya Transaksi 0% Ajaib Kripto Hadirkan Trading Futures Kripto dengan Leverage 25x, Kini Jadi Ajaib Alpha Apa Untungnya Indonesia Masuk ke BRICS? Begini Kata Dosen HI UMM

Berita

Mahasiswa Malang Makin Selektif Pilih Tempat Tinggal, Bisnis Rumah Kos Premium Ikut Melejit

badge-check


					Mahasiswa Malang Makin Selektif Pilih Tempat Tinggal, Bisnis Rumah Kos Premium Ikut Melejit Perbesar

VOICEOFJATIM  – Perubahan gaya hidup mahasiswa di Kota Malang mulai memengaruhi tren bisnis properti. Tingginya kebutuhan hunian yang nyaman, modern, dan berada di dekat kampus membuat pengembangan rumah kos premium semakin diminati, sekaligus membuka peluang investasi yang dinilai sangat prospektif.

Kondisi tersebut ditangkap sejumlah pengembang, salah satunya melalui peluncuran Aksara Kost di kawasan Sigura Gura, Jalan Simpang Gajayana, Kota Malang. Lokasi ini berada di pusat kawasan pendidikan dan dikelilingi sejumlah perguruan tinggi besar, seperti Universitas Brawijaya (UB), UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, ITN Malang, Universitas Islam Malang (Unisma), Politeknik Negeri Malang (Polinema), hingga Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Direktur Aksara Kost, Nuri Hendra, mengatakan pemilihan kawasan Sigura Gura bukan tanpa alasan. Menurutnya, lokasi tersebut memiliki potensi pasar yang sangat besar karena berada di tengah konsentrasi ribuan mahasiswa.

“Dalam radius dua kilometer saja kita sudah berada di kawasan lima kampus yang sangat berdekatan,” ucapnya.

Selain dikenal sebagai kota pendidikan, Nuri menilai Kota Malang juga terus berkembang menjadi kota bisnis dan destinasi wisata. Perkembangan itu berdampak pada meningkatnya kebutuhan hunian berkualitas di lokasi strategis.

Ia menjelaskan, kebutuhan mahasiswa saat ini tidak lagi sekadar mencari tempat tinggal dengan harga terjangkau. Banyak mahasiswa yang mulai mempertimbangkan kenyamanan, keamanan, hingga fasilitas penunjang sebagai faktor utama dalam memilih tempat tinggal.

“Mahasiswa dengan gaya hidupnya sekarang juga menginginkan lingkungan atau tempat tinggal yang lebih baik. Jadi kami melihat potensi kos eksklusif masih sangat kuat,” ujarnya.

Berbeda dengan rumah kos konvensional, setiap unit di Aksara Kost dirancang sebagai aset investasi yang terdiri dari 10 kamar dalam bangunan dua lantai bertipe 130/84. Seluruh kamar telah dilengkapi kamar mandi dalam, pendingin ruangan (AC), furnitur, serta fasilitas penunjang lainnya.

Tak hanya itu, kawasan tersebut juga mengusung konsep hunian yang lebih tertata melalui sistem satu gerbang (one gate system), kamera pengawas (CCTV), dan layanan keamanan selama 24 jam.

Dari sisi legalitas, setiap unit dipasarkan dengan status Sertifikat Hak Milik (SHM) pecah unit. Skema ini dinilai menjadi nilai tambah bagi investor yang menginginkan kepastian kepemilikan aset properti.

Jumlah unit yang dipasarkan pun sangat terbatas. Dalam satu klaster hanya tersedia tujuh unit, sehingga setiap penjualan berpotensi meningkatkan nilai jual unit berikutnya.

Pada masa Soft Launch, harga ditawarkan mulai Rp2 miliar atau lebih rendah dibandingkan harga normal yang mencapai Rp2,649 miliar. Pengembang juga menyediakan berbagai pilihan pembayaran, mulai dari tunai hingga skema in-house selama 12 bulan.

Sebagai bagian dari peluncuran proyek, pengembang juga menghadirkan program Lucky Draw bagi konsumen. Berbagai hadiah disiapkan, mulai cashback hingga Rp50 juta, emas batangan 10 gram, smart TV 32 inci untuk seluruh kamar, potongan 50 persen BPHTB, hingga gratis pengelolaan kos dan layanan WiFi selama satu tahun.

Menurut Nuri, prospek investasi rumah kos premium di Kota Malang masih sangat terbuka lebar. Terlebih jika hunian mampu menawarkan lokasi strategis, fasilitas lengkap, serta lingkungan yang nyaman dan dikelola secara profesional.

Ia juga melihat peluang pengembangan rumah kos tidak hanya berada di kawasan utama seperti Soekarno-Hatta. Kawasan penyangga atau second area juga dinilai memiliki prospek cerah apabila dikembangkan dengan konsep yang matang.

“Menarik jika konsep rumah kos dibawa ke second area. Kawasannya bisa lebih luas, lebih terpadu, dengan taman hijau, ruang komunal, taman baca, bahkan jogging track,” tandasnya.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Gubernur Jatim Bebaskan Tunggakan Pajak Motor Ojol Selama Agustus 2026

6 August 2026 - 18:22 WIB

Gubernur Jatim Bebaskan Tunggakan Pajak Motor Ojol Selama Agustus 2026

BRI Region 13 Malang Perluas Akses Layanan Keuangan Lewat 104.271 BRILink Agen

3 August 2026 - 13:22 WIB

BRI Region 13 Malang Perluas Akses Layanan Keuangan Lewat 104.271 BRILink Agen

BRI Malang Soekarno Hatta Catat Transaksi Rp290 Miliar Lewat 1.646 AgenBRILink, Dekatkan Akses Keuangan Masyarakat

2 August 2026 - 22:08 WIB

BRI Malang Soekarno Hatta Catat Transaksi Rp290 Miliar Lewat 1.646 AgenBRILink, Dekatkan Akses Keuangan Masyarakat

BRI Malang Kawi Salurkan TJSL Rp642 Juta, Fokus Perkuat Pendidikan dan Renovasi Rumah Ibadah

2 August 2026 - 16:47 WIB

BRI Malang Kawi Salurkan TJSL Rp642 Juta, Fokus Perkuat Pendidikan dan Renovasi Rumah Ibadah

AgenBRILink Jadi Tulang Punggung Layanan Perbankan, BRI Malang Sutoyo Raih Sales Volume Rp472 Miliar

1 August 2026 - 19:10 WIB

AgenBRILink Jadi Tulang Punggung Layanan Perbankan, BRI Malang Sutoyo Raih Sales Volume Rp472 Miliar
Trending on Berita