KABUPATEN SITUBONDO – Akses pembiayaan yang tepat menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pelaku UMKM naik kelas. Hal itu tercermin dari perkembangan usaha kuliner Bebek Bang Alex di Kabupaten Situbondo yang terus memperluas bisnisnya berkat dukungan pembiayaan Kupedes BRI.
Usaha yang berdiri sejak 2013 tersebut awalnya hanya beroperasi melalui sebuah warung di Jalan Madura, Mimbaan, Kecamatan Panji. Seiring meningkatnya jumlah pelanggan, pemilik usaha terus melakukan pengembangan hingga berhasil membuka cabang di Kecamatan Besuki.
Tak berhenti memperluas jaringan usaha, Bebek Bang Alex kini juga tengah mengembangkan konsep coffee space sebagai langkah diversifikasi bisnis sekaligus menjangkau pasar yang lebih luas.

Perjalanan ekspansi tersebut didukung fasilitas pembiayaan Kupedes BRI Unit Situbondo 1. Sejak menjadi nasabah pada 2016, usaha kuliner tersebut memanfaatkan kredit sebagai tambahan modal kerja dan investasi pengembangan usaha. Saat ini nilai pinjaman yang dimanfaatkan mencapai Rp350 juta.
Pengembangan bisnis berdampak langsung terhadap peningkatan kapasitas usaha. Bebek Bang Alex kini mempekerjakan 21 karyawan dengan omzet rata-rata berkisar Rp5 juta hingga Rp10 juta setiap hari. Setelah memperoleh dukungan pembiayaan BRI, pertumbuhan usahanya meningkat sekitar 10 hingga 15 persen.
Pemimpin Cabang BRI Situbondo, Ary Juwono, mengatakan BRI terus berkomitmen menghadirkan pembiayaan yang mampu mempercepat pertumbuhan UMKM.
“UMKM merupakan pilar penting perekonomian nasional. Kisah Bebek Bang Alex menunjukkan bahwa akses pembiayaan yang tepat mampu mendorong pelaku usaha untuk berkembang, memperluas jaringan usaha, membuka lapangan pekerjaan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. BRI akan terus hadir sebagai mitra strategis UMKM melalui pembiayaan dan layanan perbankan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Pemilik Bebek Bang Alex mengaku dukungan BRI menjadi bagian penting dalam perjalanan bisnisnya.
“Sejak menjadi nasabah Kupedes BRI pada tahun 2016, kami merasakan manfaat pembiayaan yang membantu memperkuat modal usaha dan mendukung pengembangan bisnis. Dukungan tersebut memungkinkan kami membuka cabang di Besuki serta mengembangkan coffee space sebagai bagian dari inovasi usaha,” katanya.













