Menu

Dark Mode
Bank Saqu Catat 3,2 Juta Lebih Nasabah di Tahun Kedua AFTECH dan PERBANAS Tegaskan Pentingnya Sinergi Bank-Fintech untuk Perluas Akses Kredit Nasional Pevita Pearce Ungkap Rahasia Mengelola Finansial Bareng Sahabat Ajaib Luncurkan Investasi Saham AS, Ajak Investor Manfaatkan Momentum dengan Promo Biaya Transaksi 0% Ajaib Kripto Hadirkan Trading Futures Kripto dengan Leverage 25x, Kini Jadi Ajaib Alpha Apa Untungnya Indonesia Masuk ke BRICS? Begini Kata Dosen HI UMM

Daerah

Aksi Teror Oknum TNI AD di Malang, Bawa Parang dan Ancam Warga, Terekam CCTV

badge-check

Seorang oknum TNI AD berinisial ST, terekam CCTV sedang membawa parang dan mengancam penghuni rumah di Malang. Foto ini memperlihatkan momen tegang saat teror berlangsung. (Sumber: Istimewa) Perbesar

Seorang oknum TNI AD berinisial ST, terekam CCTV sedang membawa parang dan mengancam penghuni rumah di Malang. Foto ini memperlihatkan momen tegang saat teror berlangsung. (Sumber: Istimewa)

VOICEOFJATIM -Publik Indonesia digegerkan oleh aksi teror yang diduga dilakukan oleh seorang oknum TNI AD di Malang, Jawa Timur.

Seorang pria berinisial ST terekam kamera pengawas (CCTV) saat mendatangi rumah seorang warga pada Selasa malam, 21 April 2026, sekitar pukul 22.30 WIB, dengan penuh emosi dan membawa senjata tajam berupa parang. Dalam rekaman yang beredar di media sosial, terlihat ST yang mengancam penghuni rumah, seorang ibu dan anak kecil yang masih berusia empat tahun.

Suasana semakin mencekam ketika ST dengan suara lantang mengancam akan membunuh penghuni rumah jika mereka tidak segera keluar. “Saya bawa parang, kalau ada kamu saya bunuh malam ini kamu, hey,” teriak ST sambil mengacungkan parang ke arah pintu rumah. Tak hanya itu, suara tangisan anak kecil yang ketakutan terdengar jelas di dalam rumah, sementara sang ibu tampak ketakutan menghadapi ancaman tersebut.

Aksi ini diduga berkaitan dengan tuduhan bahwa warga tersebut telah melaporkan bisnis ilegal yang dijalankan oleh ST kepada atasan di TNI AD. Selain itu, ST juga disinyalir menjadi pelaku dalam kasus penggelapan kendaraan dan sering melakukan ancaman terhadap perusahaan.

Publik kini tengah menunggu tindak lanjut dari pihak TNI AD terkait kasus ini dan langkah hukum yang akan diambil terhadap oknum ST yang telah mencoreng nama baik institusi militer tersebut.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Reses Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Malang: Fasilitasi Dialog Warga dengan DPUPRPKP, Banjir dan PSU Jadi Sorotan

8 July 2026 - 12:08 WIB

Reses Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Malang: Fasilitasi Dialog Warga dengan DPUPRPKP, Banjir dan PSU Jadi Sorotan

Pakar UB: Polemik LGBTQ dalam Perpres 111/2025 Perlu Dibaca dari Perspektif Komunikasi Politik

6 July 2026 - 20:00 WIB

Pakar UB: Polemik LGBTQ dalam Perpres 111/2025 Perlu Dibaca dari Perspektif Komunikasi Politik

STIE Malangkucecwara Dampingi UMKM Balearjosari, Perkuat Literasi Keuangan dan Pemasaran Digital

4 July 2026 - 10:11 WIB

STIE Malangkucecwara Dampingi UMKM Balearjosari, Perkuat Literasi Keuangan dan Pemasaran Digital

SRB UB Petakan 1.500 Program Berisiko Tinggi, Sertifikasi ISO 31000 Dibidik Rampung Akhir Tahun

30 June 2026 - 20:13 WIB

SRB UB Petakan 1.500 Program Berisiko Tinggi, Sertifikasi ISO 31000 Dibidik Rampung Akhir Tahun

STIE Malangkucecwara Libatkan Chef Internasional untuk Tingkatkan Standar Kuliner UMKM Kampoeng Heritage Kajoetanga

26 June 2026 - 16:38 WIB

STIE Malangkucecwara Libatkan Chef Internasional untuk Tingkatkan Standar Kuliner UMKM Kampoeng Heritage Kajoetanga
Trending on Berita