Menu

Dark Mode
Bank Saqu Catat 3,2 Juta Lebih Nasabah di Tahun Kedua AFTECH dan PERBANAS Tegaskan Pentingnya Sinergi Bank-Fintech untuk Perluas Akses Kredit Nasional Pevita Pearce Ungkap Rahasia Mengelola Finansial Bareng Sahabat Ajaib Luncurkan Investasi Saham AS, Ajak Investor Manfaatkan Momentum dengan Promo Biaya Transaksi 0% Ajaib Kripto Hadirkan Trading Futures Kripto dengan Leverage 25x, Kini Jadi Ajaib Alpha Apa Untungnya Indonesia Masuk ke BRICS? Begini Kata Dosen HI UMM

Uncategorized

Program Double Degree FIA UB Buka Peluang Mahasiswa Studi di Luar Negeri

badge-check


					Program Double Degree FIA UB Buka Peluang Mahasiswa Studi di Luar Negeri Perbesar

VOICEOFJATIM.COM – Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (FIA UB) terus memperkuat jejaring akademik internasional melalui program Double Degree yang telah berjalan lebih dari satu dekade.

Program ini menjadi salah satu strategi fakultas untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memberikan kesempatan bagi mahasiswa merasakan pengalaman belajar di luar negeri.

Dekan FIA UB, Hamidah Nayati Utami, menjelaskan bahwa program Double Degree di lingkungan fakultas tersebut telah dimulai sejak tahun 2007. Pada tahap awal, program ini dijalankan melalui kerja sama beasiswa dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Skema tersebut menjadi pintu masuk bagi FIA UB dalam membangun kolaborasi akademik dengan perguruan tinggi di luar negeri.

Seiring berjalannya waktu, pengembangan program tidak lagi hanya bergantung pada dukungan beasiswa dari Bappenas. FIA UB mulai memperluas jaringan kerja sama dengan berbagai universitas internasional.

Selain Jepang yang menjadi mitra awal, saat ini program Double Degree juga dijalin dengan perguruan tinggi di Taiwan dan Thailand.
Program ini terbuka bagi mahasiswa jenjang magister (S2) maupun doktor (S3). Untuk program S2, FIA UB juga telah menjalin kerja sama dengan universitas di Australia.

Sejumlah mahasiswa saat ini masih menjalani masa studi di Malang sebelum melanjutkan pendidikan ke Australia pada semester berikutnya.

Hamidah mengatakan pihak fakultas juga tengah menyiapkan pengembangan program serupa untuk jenjang sarjana (S1). Jika minat mahasiswa cukup tinggi, program tersebut ditargetkan mulai berjalan pada tahun depan.

Untuk jenjang S2, sebagian besar program Double Degree didukung beasiswa penuh sehingga mahasiswa tidak perlu menanggung biaya pendidikan selama mengikuti perkuliahan. Sementara itu, untuk rencana program S1, skema pembiayaan masih dalam tahap perhitungan, khususnya terkait biaya studi di universitas mitra di Australia.

Kendati demikian, biaya pendidikan mahasiswa selama menempuh studi di FIA UB tetap mengikuti ketentuan biaya kuliah reguler yang berlaku di fakultas tersebut.

Wakil Dekan Bidang Akademik FIA UB, Fadillah Amin, menambahkan bahwa program Joint Degree maupun Double Degree di Magister Administrasi Bisnis (MAB) sebenarnya telah berjalan cukup lama. Sejak 2007, program tersebut aktif dilaksanakan bersama sejumlah universitas di Jepang.

Dalam skema perkuliahan yang diterapkan, mahasiswa menjalani satu tahun masa studi di MAB Universitas Brawijaya, kemudian melanjutkan satu tahun berikutnya di universitas mitra di luar negeri.

Mahasiswa yang mengikuti program ini juga diberi kebebasan untuk memilih kampus tujuan selama universitas tersebut merupakan mitra resmi UB. Skema ini dirancang agar mahasiswa memperoleh pengalaman akademik yang seimbang antara pendidikan di dalam negeri dan di luar negeri.

Pada tahun ini, terdapat tujuh mahasiswa MAB yang dijadwalkan mengikuti program Double Degree dan akan berangkat ke Jepang pada September 2026. Sementara pada tahun sebelumnya, enam mahasiswa mengikuti program yang sama, dengan sebagian di antaranya melanjutkan studi di Victoria University, Melbourne.

Menurut Fadillah, sebagian besar peserta program merupakan penerima beasiswa dari Bappenas yang bekerja sama dengan Japan International Cooperation Agency (JICA), serta penerima beasiswa Australia Awards.
Ketua Pusat Kerja Sama Pendidikan Internasional Bergelar UPT Global Partnership and Reputation Universitas Brawijaya, Dadang Meru Utomo, menjelaskan bahwa program Double Degree maupun Joint Degree merupakan program akademik internasional yang dikelola langsung oleh kantor pusat UB.

Program tersebut terbuka bagi mahasiswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari S1, S2 hingga S3. Melalui skema ini, mahasiswa Universitas Brawijaya diharapkan memiliki peluang lebih besar untuk menyelesaikan studi dengan gelar ganda dari kampus mitra internasional sekaligus memperluas pengalaman akademik dan jejaring global.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Blak-blakan Soal Izin Metro Point, Manajemen Akui Pengurusan PBG Masih ‘On Process’

15 June 2026 - 16:57 WIB

Blak-blakan Soal Izin Metro Point, Manajemen Akui Pengurusan PBG Masih ‘On Process’

Terkait Metropoint yang Belum Berizin, Komisi A DPRD Kota Malang : Pemasaran Jangan Berlebihan 

15 June 2026 - 14:54 WIB

Terkait Metropoint yang Belum Berizin, Komisi A DPRD Kota Malang : Pemasaran Jangan Berlebihan 

Soal Sisa Pembayaran Audio dan CCTV, Manajemen New Wisata Wendit: Masih Tahap Verifikasi Administrasi

2 April 2026 - 19:07 WIB

Soal Sisa Pembayaran Audio dan CCTV, Manajemen New Wisata Wendit: Masih Tahap Verifikasi Administrasi

RAT Kopdit Kosayu 2025 Dipadati 6.500 Anggota, Pemilihan Ketua Baru Jadi Sorotan di Graha Polinema

22 February 2026 - 16:15 WIB

RAT Kopdit Kosayu 2025 Dipadati 6.500 Anggota, Pemilihan Ketua Baru Jadi Sorotan di Graha Polinema

SPPG Babat Jerawat Cek Langsung Siswa SDN Pakal 1 yang Absen Usai Keluhkan Sakit Perut

5 February 2026 - 19:42 WIB

SPPG Babat Jerawat Cek Langsung Siswa SDN Pakal 1 yang Absen Usai Keluhkan Sakit Perut
Trending on Uncategorized