Sidak Itjen Kemenimipas: Imigrasi Jatim Wajib Tuntaskan Transformasi Digital

SIDOARJO, VOICEOFJATIM.COM – Layanan Imigrasi di Jawa Timur tampaknya harus segera naik kelas. Tuntutan ini langsung disuarakan dari Jakarta, menyusul kunjungan kerja mendadak Inspektur Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yan Sultra, pada hari Kamis, 30 Oktober 2025.

Yan Sultra bersama timnya mendarat untuk meninjau langsung operasional Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, termasuk fasilitas krusial di Bandara Internasional Juanda. Kunjungan ini terasa seperti sinyal keras dari pusat agar birokrasi layanan publik tidak lagi berjalan lamban dan cepat beradaptasi dengan teknologi.

Fokus utama peninjauan dimulai dari pintu gerbang internasional, Bandara Juanda. Yan Sultra secara detail memeriksa semua area layanan, mulai dari autogate yang sudah canggih, konter pemeriksaan, hingga ruang pelayanan untuk penumpang internasional. Dalam pertemuan di lokasi, Yan Sultra mendesak jajaran Imigrasi Jawa Timur untuk terus mengembangkan inovasi digital dan efisiensi proses. Intinya sederhana: pelayanan harus cepat dan nyaman, tanpa kompromi.

“Transformasi digital dan peningkatan kualitas layanan mesti jalan beriringan dengan pengawasan yang efektif. Ingat, kepercayaan publik itu terbangun dari transparansi dan konsistensi kita,” ujar Yan Sultra.

Dorongan modernisasi ini bukan tanpa alasan. Penggunaan autogate menjadi tren positif yang sangat diminati masyarakat, terutama pelancong muda. Mengambil contoh data perlintasan di salah satu bandara internasional lain, tercatat lebih dari 1 juta 4 ratus ribu penumpang telah memanfaatkan autogate hanya dalam kurun waktu Juli sampai Oktober 2025. Angka fantastis ini membuktikan bahwa pelayan berbasis teknologi sangat vital dan Imigrasi harus total berinvestasi di sana.

Dari Juanda, rombongan melanjutkan agenda ke Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya. Mereka menyaksikan langsung bagaimana proses penerbitan paspor dan pengurusan izin bagi Warga Negara Asing (WNA) berjalan. Acara kemudian memuncak dengan Rapat Koordinasi (Rakor) yang mempertemukan seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Imigrasi se Jawa Timur.

Di tengah diskusi mengenai penguatan integritas dan akuntabilitas, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang, Anggoro Widjanarko, turut menyampaikan komitmen yang tegas. Kehadirannya menunjukkan bahwa komitmen modernisasi dan integritas ini adalah janji seluruh jajaran, bukan hanya di kota metropolitan.

“Kantor Imigrasi Malang siap memberikan pelayanan terbaik lewat inovasi, ketepatan prosedur, dan pengawasan tanpa henti. Bagi kami, integritas adalah pondasi paling utama dalam setiap pekerjaan,” tegas Anggoro Widjanarko.

Rangkaian kegiatan ini diharapkan benar-benar memperkuat koordinasi dan solidaritas di antara UPT Imigrasi Jawa Timur. Tujuannya satu, yakni menciptakan layanan pengawasan dan publik yang profesional, transparan, serta berintegritas tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *