Menu

Dark Mode
Bank Saqu Catat 3,2 Juta Lebih Nasabah di Tahun Kedua AFTECH dan PERBANAS Tegaskan Pentingnya Sinergi Bank-Fintech untuk Perluas Akses Kredit Nasional Pevita Pearce Ungkap Rahasia Mengelola Finansial Bareng Sahabat Ajaib Luncurkan Investasi Saham AS, Ajak Investor Manfaatkan Momentum dengan Promo Biaya Transaksi 0% Ajaib Kripto Hadirkan Trading Futures Kripto dengan Leverage 25x, Kini Jadi Ajaib Alpha Apa Untungnya Indonesia Masuk ke BRICS? Begini Kata Dosen HI UMM

Daerah

Komisi D DPRD Jatim Desak Koordinasi Pengoperasian Kapal Cepat Banyuwangi–Denpasar

badge-check


					Ketua Komisi D DPRD Jatim, Abdul Halim. (Ist) Perbesar

Ketua Komisi D DPRD Jatim, Abdul Halim. (Ist)

BANYUWANGI, VOICEOFJATIM.COM – Rencana peluncuran kapal cepat rute Banyuwangi–Denpasar yang awalnya dijadwalkan pada 16 Juni 2025 dipastikan tertunda. Meski begitu, Komisi D DPRD Jawa Timur menegaskan tetap mendukung penuh realisasi moda transportasi laut ini sebagai bagian dari penguatan konektivitas antardaerah.

Ketua Komisi D DPRD Jawa Timur, Abdul Halim, menyebut keberadaan kapal cepat tersebut merupakan langkah strategis untuk mempercepat mobilitas warga Jawa Timur dan Bali, baik untuk kepentingan ekonomi, wisata, maupun pelayanan publik.

“Secara prinsip, kami Komisi D tetap mendukung capaian transportasi, baik darat, laut, maupun udara yang menghubungkan Jatim ke provinsi lain,” ujar Abdul Halim, Sabtu (14/6/2025).

Namun, Halim juga menyoroti belum adanya komunikasi yang jelas antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan Pemerintah Kota Denpasar maupun operator swasta terkait operasional kapal cepat tersebut.

“Kami kira tidak mungkin Pemprov Jatim belum melakukan komunikasi. Pasti ada sesuatu yang perlu diluruskan, perlu di-clear-kan. Maka, duduk bersama adalah solusi yang kami dorong,” tegas politisi Fraksi Gerindra tersebut.

Ia menekankan bahwa kapal cepat ini menawarkan efisiensi signifikan. Perjalanan laut dari Pelabuhan Boom Marina Banyuwangi ke Pelabuhan Serangan, Sanur, Denpasar, hanya memakan waktu sekitar 2,5 hingga 3 jam. Durasi ini jauh lebih singkat dibanding jalur darat melalui Ketapang–Gilimanuk yang bisa memakan waktu hingga 7 jam.

“Adanya kapal cepat ini akan sangat membantu mobilitas masyarakat dan wisatawan. Maka, sinergi antara Pemprov Jatim, Pemkot Denpasar, dan pihak operator mutlak diperlukan agar peluncurannya tidak kembali tertunda,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, Nyono, membenarkan bahwa keterlambatan peluncuran disebabkan oleh proses persiapan yang belum rampung dari pihak Pemerintah Kota Denpasar.

“Masih prepare di Pemkot Denpasarnya, menyiapkan semuanya,” ungkap Nyono.

Jika pengoperasian kapal cepat ini berjalan lancar, maka jalur laut antara Jawa Timur dan Bali bisa menjadi alternatif baru yang efisien dan berpotensi meningkatkan pergerakan wisatawan kedua daerah.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

RSU Brimedika Malang Gelar Health Expo 2026, Ajak Generasi Muda Peduli Kesehatan Fisik dan Mental

23 June 2026 - 17:33 WIB

RSU Brimedika Malang Gelar Health Expo 2026, Ajak Generasi Muda Peduli Kesehatan Fisik dan Mental

Dugaan Pungli Rp250 Ribu per Bulan di SMAN 1 Sumbermanjing Wetan Disorot PuSDeK, Siswa Disebut Terancam Tak Ikut Ujian

17 June 2026 - 18:01 WIB

Direktur PuSDeK, Asep Suriaman, menyoroti dugaan pungli berkedok sumbangan di SMAN 1 Sumbermanjing Wetan dan mendorong sekolah membuka transparansi melalui komite.

Soroti Dugaan Persoalan Izin Metropoint, AMPH Ancam Gelar Aksi Lanjutan di Balai Kota Malang

11 June 2026 - 15:43 WIB

Soroti Dugaan Persoalan Izin Metropoint, AMPH Ancam Gelar Aksi Lanjutan di Balai Kota Malang

Dibina BRI Malang Sutoyo, Produk Bordir Handmade Marsalia Diminati Hingga Dubai

28 May 2026 - 14:00 WIB

Dibina BRI Malang Sutoyo, Produk Bordir Handmade Marsalia Diminati Hingga Dubai

Perkuat Fasilitas Kesehatan Pesantren, BRI Salurkan Ambulance ke An Nur 2 Bululawang

26 May 2026 - 19:21 WIB

Perkuat Fasilitas Kesehatan Pesantren, BRI Salurkan Ambulance ke An Nur 2 Bululawang
Trending on Berita