Menu

Dark Mode
Bank Saqu Catat 3,2 Juta Lebih Nasabah di Tahun Kedua AFTECH dan PERBANAS Tegaskan Pentingnya Sinergi Bank-Fintech untuk Perluas Akses Kredit Nasional Pevita Pearce Ungkap Rahasia Mengelola Finansial Bareng Sahabat Ajaib Luncurkan Investasi Saham AS, Ajak Investor Manfaatkan Momentum dengan Promo Biaya Transaksi 0% Ajaib Kripto Hadirkan Trading Futures Kripto dengan Leverage 25x, Kini Jadi Ajaib Alpha Apa Untungnya Indonesia Masuk ke BRICS? Begini Kata Dosen HI UMM

Daerah

Wajah Baru Alun-Alun Merdeka Mulai April, PKL Tak Lagi di Tengah Taman

badge-check


					Wali Kota Malang Wahyu Hidayat. (Shelly/VOJ) Perbesar

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat. (Shelly/VOJ)

MALANG, VOICEOFJATIM.COM – Pemerintah Kota Malang akhirnya angkat suara soal membludaknya pedagang kaki lima (PKL) di Alun-Alun Merdeka, terutama saat libur Lebaran 2025 lalu. Wali Kota Malang memastikan penataan akan dilakukan secara menyeluruh seiring dengan rencana revitalisasi kawasan tersebut.

Rencana renovasi Alun-Alun Merdeka bakal dimulai April 2025 dengan sumber anggaran berasal dari dana corporate social responsibility (CSR) Bank Jatim. Dalam proyek yang ditargetkan rampung dalam tiga bulan itu, Pemkot Malang tak hanya berfokus pada tampilan fisik taman kota, tetapi juga pengaturan ulang aktivitas ekonomi warga, khususnya para PKL.

“Kami akan mencoba memfasilitasi pedagang agar tetap bisa berjualan, tapi bukan di dalam area alun-alun. Nantinya kami siapkan zona khusus untuk mereka,” ujar Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Jumat (11/4/2025).

Fenomena membludaknya PKL dan bahkan masuknya mobil ke dalam area pedestrian Alun-Alun Merdeka sempat viral di media sosial. Kondisi tersebut banyak dikeluhkan pengunjung karena membuat kawasan publik yang seharusnya nyaman justru menjadi semrawut.

Wahyu mengatakan bahwa renovasi ini merupakan momen tepat untuk memperbaiki tata kelola ruang publik di jantung kota Malang. Ia menyebutkan, akan disiapkan lokasi khusus di radius luar alun-alun sebagai ruang baru bagi para pedagang agar tetap bisa mencari nafkah.

“Insyaallah akan ada ruang yang kita sediakan. Yang penting bukan di dalam, tapi tetap dekat dengan lokasi utama agar tetap ramai pengunjung,” tegas Wahyu.

Sebelumnya, sejumlah PKL sempat menyampaikan aspirasi mereka saat dilakukan operasi penertiban oleh Satpol PP Kota Malang. Mereka berharap bisa tetap berjualan di area sekitar alun-alun karena kawasan tersebut dinilai strategis dan ramai, terlebih saat musim liburan.

Renovasi ini bukan sekadar mempercantik Alun-Alun Merdeka, namun juga menjadi langkah strategis dalam mengatur ulang fungsi kawasan publik yang selama ini menjadi wajah kota. Pemkot Malang menegaskan akan melibatkan berbagai pihak, termasuk perwakilan pedagang, agar penataan tidak menimbulkan konflik sosial.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

RSU Brimedika Malang Gelar Health Expo 2026, Ajak Generasi Muda Peduli Kesehatan Fisik dan Mental

23 June 2026 - 17:33 WIB

RSU Brimedika Malang Gelar Health Expo 2026, Ajak Generasi Muda Peduli Kesehatan Fisik dan Mental

Dugaan Pungli Rp250 Ribu per Bulan di SMAN 1 Sumbermanjing Wetan Disorot PuSDeK, Siswa Disebut Terancam Tak Ikut Ujian

17 June 2026 - 18:01 WIB

Direktur PuSDeK, Asep Suriaman, menyoroti dugaan pungli berkedok sumbangan di SMAN 1 Sumbermanjing Wetan dan mendorong sekolah membuka transparansi melalui komite.

Soroti Dugaan Persoalan Izin Metropoint, AMPH Ancam Gelar Aksi Lanjutan di Balai Kota Malang

11 June 2026 - 15:43 WIB

Soroti Dugaan Persoalan Izin Metropoint, AMPH Ancam Gelar Aksi Lanjutan di Balai Kota Malang

Dibina BRI Malang Sutoyo, Produk Bordir Handmade Marsalia Diminati Hingga Dubai

28 May 2026 - 14:00 WIB

Dibina BRI Malang Sutoyo, Produk Bordir Handmade Marsalia Diminati Hingga Dubai

Perkuat Fasilitas Kesehatan Pesantren, BRI Salurkan Ambulance ke An Nur 2 Bululawang

26 May 2026 - 19:21 WIB

Perkuat Fasilitas Kesehatan Pesantren, BRI Salurkan Ambulance ke An Nur 2 Bululawang
Trending on Berita