Menu

Dark Mode
Bank Saqu Catat 3,2 Juta Lebih Nasabah di Tahun Kedua AFTECH dan PERBANAS Tegaskan Pentingnya Sinergi Bank-Fintech untuk Perluas Akses Kredit Nasional Pevita Pearce Ungkap Rahasia Mengelola Finansial Bareng Sahabat Ajaib Luncurkan Investasi Saham AS, Ajak Investor Manfaatkan Momentum dengan Promo Biaya Transaksi 0% Ajaib Kripto Hadirkan Trading Futures Kripto dengan Leverage 25x, Kini Jadi Ajaib Alpha Apa Untungnya Indonesia Masuk ke BRICS? Begini Kata Dosen HI UMM

Daerah

DPRD Kota Malang Siap Tampung Aspirasi Penolak UU TNI, Aksi Demo Sempat Diwarnai Ketegangan

badge-check


					Massa bakar gedung DPRD Kota Malang saat demo UU TNI berlangsung. Perbesar

Massa bakar gedung DPRD Kota Malang saat demo UU TNI berlangsung.

MALANG, VOICEOFJATIM.COM – Aksi penolakan terhadap Undang-Undang TNI di depan Gedung DPRD Kota Malang pada Minggu (23/3/2025) berlangsung panas. Meski begitu, DPRD Kota Malang memastikan kesiapannya untuk mendengar aspirasi massa aksi dan membuka ruang diskusi jika kondisi memungkinkan.

“Kami siap menerima, menampung, dan menyuarakan usulan dari masyarakat. Prinsip kami adalah membangun narasi bersama,” ujar Wakil Ketua DPRD Kota Malang, Rimzah, dikutip dari Antara.

Rimzah menjelaskan bahwa seluruh fraksi di DPRD sebenarnya telah bersiap untuk menemui massa. Namun, rencana audiensi gagal karena situasi yang dinilai tidak kondusif.

“Tujuh fraksi sudah memberikan ruang untuk audiensi, tapi sayangnya tidak ada titik temu,” ucapnya.

Aksi demonstrasi yang berlangsung sejak pukul 16.00 WIB hingga 19.00 WIB itu sempat memanas setelah terjadi pembakaran ban yang kemudian dilempar ke halaman gedung dewan. Api pun sempat muncul, namun segera dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran yang sudah bersiaga di lokasi.

“Alhamdulillah tidak sampai membakar gedungnya, hanya bagian halaman saja yang terkena. Titik api memang ada di area dalam, tapi tidak menimbulkan kerusakan lebih jauh,” tegas Rimzah.

Ia juga menekankan bahwa unjuk rasa merupakan bagian dari demokrasi yang patut dihargai. DPRD, kata dia, tetap terbuka jika ada aksi lanjutan selama berlangsung secara damai dan tidak terprovokasi.

“Kalau nanti ada aksi susulan, kami tetap siap tampung. Tapi kami imbau agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh siapa pun,” katanya.

Terkait polemik UU TNI, DPRD Kota Malang menyatakan siap menyosialisasikan isi aturan tersebut kepada masyarakat. Namun jika ada masukan atau usulan dari warga, pihaknya berkomitmen untuk menyampaikannya kepada pemerintah pusat.

“Kami memahami ada pro dan kontra soal UU TNI. Kalau memang ada yang perlu disuarakan, akan kami teruskan,” tutup Rimzah.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

RSU Brimedika Malang Gelar Health Expo 2026, Ajak Generasi Muda Peduli Kesehatan Fisik dan Mental

23 June 2026 - 17:33 WIB

RSU Brimedika Malang Gelar Health Expo 2026, Ajak Generasi Muda Peduli Kesehatan Fisik dan Mental

Dugaan Pungli Rp250 Ribu per Bulan di SMAN 1 Sumbermanjing Wetan Disorot PuSDeK, Siswa Disebut Terancam Tak Ikut Ujian

17 June 2026 - 18:01 WIB

Direktur PuSDeK, Asep Suriaman, menyoroti dugaan pungli berkedok sumbangan di SMAN 1 Sumbermanjing Wetan dan mendorong sekolah membuka transparansi melalui komite.

Soroti Dugaan Persoalan Izin Metropoint, AMPH Ancam Gelar Aksi Lanjutan di Balai Kota Malang

11 June 2026 - 15:43 WIB

Soroti Dugaan Persoalan Izin Metropoint, AMPH Ancam Gelar Aksi Lanjutan di Balai Kota Malang

Dibina BRI Malang Sutoyo, Produk Bordir Handmade Marsalia Diminati Hingga Dubai

28 May 2026 - 14:00 WIB

Dibina BRI Malang Sutoyo, Produk Bordir Handmade Marsalia Diminati Hingga Dubai

Perkuat Fasilitas Kesehatan Pesantren, BRI Salurkan Ambulance ke An Nur 2 Bululawang

26 May 2026 - 19:21 WIB

Perkuat Fasilitas Kesehatan Pesantren, BRI Salurkan Ambulance ke An Nur 2 Bululawang
Trending on Berita