Menu

Dark Mode
Bank Saqu Catat 3,2 Juta Lebih Nasabah di Tahun Kedua AFTECH dan PERBANAS Tegaskan Pentingnya Sinergi Bank-Fintech untuk Perluas Akses Kredit Nasional Pevita Pearce Ungkap Rahasia Mengelola Finansial Bareng Sahabat Ajaib Luncurkan Investasi Saham AS, Ajak Investor Manfaatkan Momentum dengan Promo Biaya Transaksi 0% Ajaib Kripto Hadirkan Trading Futures Kripto dengan Leverage 25x, Kini Jadi Ajaib Alpha Apa Untungnya Indonesia Masuk ke BRICS? Begini Kata Dosen HI UMM

Berita

Ribuan Finalis Bertahan hingga Penutupan, FABI XV 2026 Tunjukkan Tren Baru Kompetisi Prestasi Nasional

badge-check


					Ribuan Finalis Bertahan hingga Penutupan, FABI XV 2026 Tunjukkan Tren Baru Kompetisi Prestasi Nasional Perbesar

VOICEOFJATIM – Festival Anak Berprestasi Indonesia (FABI) XV 2026 tidak sekadar menjadi ajang adu kemampuan akademik, tetapi juga menunjukkan meningkatnya minat pelajar Indonesia mengikuti kompetisi tingkat nasional. Dari sekitar 14.000 peserta yang mengikuti proses seleksi, sebanyak 7.000 peserta terbaik berhasil melaju ke babak Grand Final di Kota Malang, sebelum akhirnya memperebutkan gelar juara pada puncak penyelenggaraan.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang pelaksanaan grand final yang berlangsung selama dua hari, mulai 25 hingga 26 Juli 2026. Bahkan, ribuan finalis beserta orang tua memilih bertahan hingga prosesi penganugerahan medali selesai. Fenomena tersebut berbeda dibandingkan penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, ketika sebagian besar rombongan langsung kembali ke daerah asal setelah menyelesaikan tes.

Ketua Pelaksana Festival Anak Berprestasi Indonesia (FABI) XV 2026, Arif Mustofa, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung sesuai jadwal, mulai dari pelaksanaan tes tertulis hingga seremoni penghargaan bagi para peraih medali.

“Dari tanggal 25 kemarin tes tertulisnya berjalan dengan lancar. Kemudian diteruskan hari ini untuk seremoni peraih medali Juara Nasional Festival Anak Berprestasi Indonesia ke-15 tahun 2026 dan seluruh rangkaian juga sudah selesai terselenggara,” ujarnya.

Menurut Arif, tingginya antusiasme peserta menjadi salah satu catatan penting dalam penyelenggaraan tahun ini. Jika sebelumnya peserta yang telah mengikuti tes langsung kembali ke daerah masing-masing, kali ini mayoritas memilih menunggu hingga prosesi awarding berakhir.

“Biasanya kalau kami tes dua hari, sebagian besar rombongan hari pertama sudah selesai kemudian langsung kembali ke daerahnya masing-masing. Kebetulan untuk tahun ini antusiasmenya luar biasa, sehingga para peserta dari berbagai daerah memilih menunggu sampai acara awarding. Mereka mengikuti seluruh rangkaian seremoni dari awal hingga selesai sekitar pukul tiga sore,” katanya.

Dari sekitar 7.000 finalis yang tampil di Grand Final, panitia menetapkan empat Juara Umum pada masing-masing jenjang pendidikan. Para peraih penghargaan tertinggi tersebut memperoleh hadiah utama berupa field trip ke Singapura, setelah mencatatkan nilai tertinggi dari tiga mata pelajaran yang diikuti sekaligus meraih perolehan medali terbaik.

Selain itu, panitia juga memberikan penghargaan khusus berupa satu unit laptop kepada peserta yang berhasil memperoleh perfect score pada babak final.

“Jadi dari 7.000 total finalis dari berbagai provinsi yang mengikuti tes, kami memilih hadiah utama Juara Umum pada setiap level. Ada empat hadiah utama berupa field trip ke Singapura. Kami juga memberikan satu unit laptop kepada peserta yang memperoleh perfect score pada Final FABI 2026,” jelas Arif.

Tak hanya penghargaan utama, FABI XV juga menetapkan First Champion, Second Champion, dan Third Champion pada setiap jenjang. Sementara penghargaan medali diberikan kepada 120 peserta terbaik, yang terdiri atas 25 Gold Award, 45 Silver Award, dan 55 Bronze Award dari seluruh kategori yang diperlombakan.

Arif menilai tren peningkatan jumlah peserta menjadi sinyal positif bagi perkembangan kompetisi akademik nasional. Karena itu, panitia mulai menyiapkan sejumlah penyempurnaan untuk penyelenggaraan FABI XVI, termasuk memperluas jangkauan peserta ke lebih banyak provinsi di Indonesia.

“Tahun depan diperkirakan mengalami tren positif karena antusiasme peserta maupun orang tua sangat baik. Kami akan mempersiapkan lebih baik lagi dengan menambah provinsi yang terlibat sehingga semakin banyak daerah di Indonesia dapat mengikuti FABI ke-16,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kualitas kompetisi juga akan tetap menjadi perhatian utama. Pada babak grand final, komposisi soal sengaja didominasi kategori sulit agar mampu mengukur kemampuan analisis dan pemecahan masalah para peserta.

“Untuk final ini komposisi soal terdiri dari mudah, sedang, dan sulit. Namun porsi soal sulit memang paling banyak. Bagi yang belum mendapatkan juara jangan berkecil hati karena masih banyak kompetisi nasional maupun internasional yang dapat diikuti. Sementara yang sudah menang jangan cepat berpuas diri karena masih banyak kompetisi yang menunggu untuk terus berproses dan berprestasi,” pungkas Arif.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Djoko Prihatin Berhasil Satukan Golkar Kedungkandang, Muscam Jadi Titik Balik Konsolidasi Internal

26 July 2026 - 21:27 WIB

Djoko Prihatin Berhasil Satukan Golkar Kedungkandang, Muscam Jadi Titik Balik Konsolidasi Internal

Muscam Kedungkandang Tetapkan Sri Mulyana, Golkar Bidik Tambah Kursi pada Pemilu 2029

26 July 2026 - 20:48 WIB

Muscam Kedungkandang Tetapkan Sri Mulyana, Golkar Bidik Tambah Kursi pada Pemilu 2029

Animo Melonjak, FABI XV Jadi Cermin Meningkatnya Semangat Berprestasi Anak Indonesia

25 July 2026 - 21:38 WIB

Animo Melonjak, FABI XV Jadi Cermin Meningkatnya Semangat Berprestasi Anak Indonesia

Arief Rosyid Dorong Kader HMI Perkuat Kontribusi untuk Bangsa di Training Raya HMI Malang

23 July 2026 - 20:50 WIB

Arief Rosyid Dorong Kader HMI Perkuat Kontribusi untuk Bangsa di Training Raya HMI Malang

Mahasiswa Malang Makin Selektif Pilih Tempat Tinggal, Bisnis Rumah Kos Premium Ikut Melejit

23 July 2026 - 20:40 WIB

Mahasiswa Malang Makin Selektif Pilih Tempat Tinggal, Bisnis Rumah Kos Premium Ikut Melejit
Trending on Berita