SITUBONDO – Digitalisasi sistem pembayaran terus menjadi fokus PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dalam mendukung perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Melalui BRI Branch Office (BO) Situbondo, bank pelat merah tersebut kini telah membina 183 merchant Electronic Data Capture (EDC) yang tersebar di berbagai sektor usaha di Kabupaten Situbondo.
Keberadaan merchant EDC menjadi salah satu langkah BRI membangun ekosistem pembayaran digital yang semakin luas. Dengan fasilitas tersebut, pelaku usaha dapat melayani pembayaran menggunakan kartu debit maupun metode non-tunai lainnya secara lebih cepat, aman, dan efisien.

Semeru Mart, supermarket milik Lely atau Giok Tin, menjadi salah satu contoh merchant yang telah memanfaatkan layanan tersebut. Sejak menggunakan EDC BRI, aktivitas transaksi di gerai menjadi lebih lancar karena pelanggan memiliki lebih banyak pilihan metode pembayaran.
Bahkan, volume transaksi melalui mesin EDC di Semeru Mart kini mencapai sekitar Rp100 juta hingga Rp150 juta setiap bulan. Nilai tersebut menunjukkan semakin besarnya penggunaan transaksi digital di kalangan masyarakat.
“Sejak menggunakan EDC BRI, proses transaksi menjadi lebih cepat, praktis, dan aman. Pelanggan juga semakin nyaman karena memiliki berbagai pilihan pembayaran non-tunai. Selain itu, layanan dari tim BRI sangat responsif ketika kami membutuhkan bantuan. Dengan volume transaksi sekitar Rp100 juta hingga Rp150 juta setiap bulan, EDC BRI sangat membantu kelancaran operasional supermarket kami,” tutur Lely.
Pemimpin BRI BO Situbondo, Ary Juwono, mengatakan pengembangan merchant EDC tidak hanya bertujuan memperluas layanan pembayaran digital, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan daya saing UMKM di era digital.
“BRI terus berkomitmen mendorong transformasi digital UMKM melalui perluasan akseptasi pembayaran non-tunai. Kehadiran merchant seperti Semeru Mart menunjukkan bahwa digitalisasi tidak hanya memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam bertransaksi, tetapi juga mampu meningkatkan efisiensi dan daya saing pelaku usaha. Hingga saat ini, BRI BO Situbondo telah melayani 183 merchant EDC di berbagai sektor usaha dan akan terus memperluas jangkauan layanan serta memberikan pendampingan kepada merchant agar semakin banyak pelaku usaha yang merasakan manfaat digitalisasi,” ujarnya.
Ary menambahkan, pendampingan kepada merchant akan terus diperkuat agar semakin banyak pelaku usaha yang mampu memanfaatkan teknologi pembayaran digital dalam menjalankan bisnisnya. Langkah tersebut juga diharapkan dapat mempercepat inklusi keuangan, meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi Kabupaten Situbondo yang lebih inklusif dan berkelanjutan.













