Menu

Dark Mode
Bank Saqu Catat 3,2 Juta Lebih Nasabah di Tahun Kedua AFTECH dan PERBANAS Tegaskan Pentingnya Sinergi Bank-Fintech untuk Perluas Akses Kredit Nasional Pevita Pearce Ungkap Rahasia Mengelola Finansial Bareng Sahabat Ajaib Luncurkan Investasi Saham AS, Ajak Investor Manfaatkan Momentum dengan Promo Biaya Transaksi 0% Ajaib Kripto Hadirkan Trading Futures Kripto dengan Leverage 25x, Kini Jadi Ajaib Alpha Apa Untungnya Indonesia Masuk ke BRICS? Begini Kata Dosen HI UMM

Daerah

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Pembatasan Plastik Sekali Pakai

badge-check


					Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita. (Shelly/VOJ) Perbesar

Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita. (Shelly/VOJ)

KOTA MALANG, VOICEOFJATIM.COM – DPRD Kota Malang menyoroti kebiasaan masyarakat yang masih bergantung pada plastik sekali pakai. Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menilai pemerintah perlu menghadirkan peraturan daerah (perda) khusus untuk mengendalikan penggunaan plastik agar masalah lingkungan tidak semakin meluas.

Amithya menyebut plastik sudah seperti kebutuhan sehari-hari warga, mulai dari belanja di pasar, toko modern, hingga aktivitas lain. Padahal, ketergantungan berlebihan terhadap plastik bisa memicu tumpukan sampah dan berdampak pada kesehatan.

“Kalau kita lihat, hampir di semua daerah masalahnya sama: penggunaan plastik masih jadi kebiasaan. Mengubah perilaku itu tidak bisa instan, butuh waktu panjang dan harus dibarengi edukasi yang terus-menerus,” ungkapnya usai berdialog dengan aktivis lingkungan beberapa waktu lalu.

Ia mencontohkan Bali sebagai daerah yang cukup berhasil menekan penggunaan plastik melalui regulasi yang tegas. Banyak toko di sana kini tidak lagi memberikan kantong plastik, dan hal itu secara perlahan mengubah pola konsumsi masyarakat.

“Bali bisa jadi contoh nyata. Ketika aturan ditegakkan, masyarakat ikut bergerak dan mulai beralih ke pilihan yang lebih ramah lingkungan,” ujarnya.

Politisi PDIP tersebut menambahkan bahwa edukasi menjadi kunci utama dalam mengurangi produksi plastik. Ia menuturkan, dirinya terbiasa membawa tas belanja ramah lingkungan ke mana pun pergi sehingga tidak perlu lagi menggunakan kantong plastik sekali pakai.

“Kalau setiap orang mulai membiasakan membawa tas daur ulang, produksi plastik otomatis bisa ditekan. Dari situ, kita bisa melangkah ke tahap berikutnya untuk benar-benar mewujudkan Kota Malang yang lebih bersih,” tegasnya.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

RSU Brimedika Malang Gelar Health Expo 2026, Ajak Generasi Muda Peduli Kesehatan Fisik dan Mental

23 June 2026 - 17:33 WIB

RSU Brimedika Malang Gelar Health Expo 2026, Ajak Generasi Muda Peduli Kesehatan Fisik dan Mental

Dugaan Pungli Rp250 Ribu per Bulan di SMAN 1 Sumbermanjing Wetan Disorot PuSDeK, Siswa Disebut Terancam Tak Ikut Ujian

17 June 2026 - 18:01 WIB

Direktur PuSDeK, Asep Suriaman, menyoroti dugaan pungli berkedok sumbangan di SMAN 1 Sumbermanjing Wetan dan mendorong sekolah membuka transparansi melalui komite.

Soroti Dugaan Persoalan Izin Metropoint, AMPH Ancam Gelar Aksi Lanjutan di Balai Kota Malang

11 June 2026 - 15:43 WIB

Soroti Dugaan Persoalan Izin Metropoint, AMPH Ancam Gelar Aksi Lanjutan di Balai Kota Malang

Dibina BRI Malang Sutoyo, Produk Bordir Handmade Marsalia Diminati Hingga Dubai

28 May 2026 - 14:00 WIB

Dibina BRI Malang Sutoyo, Produk Bordir Handmade Marsalia Diminati Hingga Dubai

Perkuat Fasilitas Kesehatan Pesantren, BRI Salurkan Ambulance ke An Nur 2 Bululawang

26 May 2026 - 19:21 WIB

Perkuat Fasilitas Kesehatan Pesantren, BRI Salurkan Ambulance ke An Nur 2 Bululawang
Trending on Berita