Menu

Dark Mode
Bank Saqu Catat 3,2 Juta Lebih Nasabah di Tahun Kedua AFTECH dan PERBANAS Tegaskan Pentingnya Sinergi Bank-Fintech untuk Perluas Akses Kredit Nasional Pevita Pearce Ungkap Rahasia Mengelola Finansial Bareng Sahabat Ajaib Luncurkan Investasi Saham AS, Ajak Investor Manfaatkan Momentum dengan Promo Biaya Transaksi 0% Ajaib Kripto Hadirkan Trading Futures Kripto dengan Leverage 25x, Kini Jadi Ajaib Alpha Apa Untungnya Indonesia Masuk ke BRICS? Begini Kata Dosen HI UMM

Daerah

Ketua DPRD Kota Malang Ingatkan Kesakralan Kemerdekaan Jangan Tergeser Tren Budaya Asing

badge-check


					Ketua DPRD Kota Malang Ingatkan Kesakralan Kemerdekaan Jangan Tergeser Tren Budaya Asing Perbesar

KOTA MALANG, VOICEOFJATIM.COM – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mengingatkan masyarakat agar tidak kehilangan esensi peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI hanya karena tergerus tren budaya asing yang marak di internet.

Menurut Amithya, banyaknya simbol maupun atribut luar negeri yang populer di kalangan anak muda seharusnya tidak mengurangi makna perayaan kemerdekaan. Ia menegaskan, pengibaran bendera merah putih tetap harus menjadi prioritas utama dalam memperkuat rasa persatuan bangsa. “Kemerdekaan bukan soal ikut-ikutan tren luar. Semangatnya adalah menjaga jati diri bangsa dengan mengutamakan merah putih sebagai lambang persatuan,” ujarnya, dikutip Antara.

Ia juga menyoroti pentingnya memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan nilai kebangsaan, bukan sekadar hiburan belaka. “Anak-anak muda bisa menggunakan media sosial untuk menyebarkan semangat nasionalisme, bukan sekadar mengikuti arus budaya asing. Itu jauh lebih relevan dengan peringatan kemerdekaan,” tambahnya.

Amithya menekankan, menjaga kesakralan kemerdekaan harus dimulai sejak dini melalui pendidikan sejarah di sekolah. Ia mendorong agar setiap lembaga pendidikan semakin gencar memperkenalkan perjuangan para pahlawan. “Kalau anak-anak dibiasakan memahami bagaimana bangsa ini lahir, mereka akan lebih menghargai arti merdeka,” jelasnya.

Selain itu, ia mendorong sekolah dan lingkungan masyarakat untuk tetap menggelar kegiatan khas kemerdekaan seperti lomba dan gotong royong. Baginya, aktivitas itu bukan sekadar hiburan, tetapi wadah menumbuhkan rasa kebersamaan dan nasionalisme. “Kegiatan yang sederhana seperti lomba 17-an bisa jadi sarana efektif menumbuhkan rasa persatuan dan cinta tanah air,” ungkapnya.

Amithya menutup dengan pesan agar nilai kebangsaan terus ditanamkan kepada generasi muda. “Kalau tidak kita pupuk dari sekarang, generasi penerus bisa saja kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia. Itulah yang perlu kita jaga bersama,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

RSU Brimedika Malang Gelar Health Expo 2026, Ajak Generasi Muda Peduli Kesehatan Fisik dan Mental

23 June 2026 - 17:33 WIB

RSU Brimedika Malang Gelar Health Expo 2026, Ajak Generasi Muda Peduli Kesehatan Fisik dan Mental

Dugaan Pungli Rp250 Ribu per Bulan di SMAN 1 Sumbermanjing Wetan Disorot PuSDeK, Siswa Disebut Terancam Tak Ikut Ujian

17 June 2026 - 18:01 WIB

Direktur PuSDeK, Asep Suriaman, menyoroti dugaan pungli berkedok sumbangan di SMAN 1 Sumbermanjing Wetan dan mendorong sekolah membuka transparansi melalui komite.

Soroti Dugaan Persoalan Izin Metropoint, AMPH Ancam Gelar Aksi Lanjutan di Balai Kota Malang

11 June 2026 - 15:43 WIB

Soroti Dugaan Persoalan Izin Metropoint, AMPH Ancam Gelar Aksi Lanjutan di Balai Kota Malang

Dibina BRI Malang Sutoyo, Produk Bordir Handmade Marsalia Diminati Hingga Dubai

28 May 2026 - 14:00 WIB

Dibina BRI Malang Sutoyo, Produk Bordir Handmade Marsalia Diminati Hingga Dubai

Perkuat Fasilitas Kesehatan Pesantren, BRI Salurkan Ambulance ke An Nur 2 Bululawang

26 May 2026 - 19:21 WIB

Perkuat Fasilitas Kesehatan Pesantren, BRI Salurkan Ambulance ke An Nur 2 Bululawang
Trending on Berita