Menu

Dark Mode
Bank Saqu Catat 3,2 Juta Lebih Nasabah di Tahun Kedua AFTECH dan PERBANAS Tegaskan Pentingnya Sinergi Bank-Fintech untuk Perluas Akses Kredit Nasional Pevita Pearce Ungkap Rahasia Mengelola Finansial Bareng Sahabat Ajaib Luncurkan Investasi Saham AS, Ajak Investor Manfaatkan Momentum dengan Promo Biaya Transaksi 0% Ajaib Kripto Hadirkan Trading Futures Kripto dengan Leverage 25x, Kini Jadi Ajaib Alpha Apa Untungnya Indonesia Masuk ke BRICS? Begini Kata Dosen HI UMM

Daerah

Longsor Sukun Gerus Plengsengan, DPRD Desak Aksi Cepat Pemkot Malang

badge-check


					Ketua Komisi C DPRD Kota Malanh, Qnas Muttaqin. (Samanas.id) Perbesar

Ketua Komisi C DPRD Kota Malanh, Qnas Muttaqin. (Samanas.id)

MALANG, VOICEOFJATIM.COM – Hujan deras yang mengguyur Kota Malang pada Senin malam (10/3/2025) memicu bencana tanah longsor di kawasan RW 06 Kelurahan Sukun. Tembok penahan dan plengsengan di sekitar lokasi ambruk. Meski cukup mengagetkan warga setempat, peristiwa ini tidak menelan korban jiwa.

Keesokan harinya, Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, M. Anas Muttaqin, langsung turun ke lokasi untuk melihat kondisi kerusakan secara langsung. Politisi yang dikenal dekat dengan warga ini menilai bahwa langkah cepat dan kolaboratif diperlukan agar kerusakan tidak semakin meluas.

“Begitu kami menerima laporan, kami langsung koordinasi dengan Dinas PUPR dan BBWS karena lokasi ini masuk kawasan sempadan Sungai Metro. Kita harus segera ambil tindakan, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang,” ujar Anas.

Dari pantauan di lapangan, longsoran tanah menyentuh area dekat jalan lingkungan, sehingga akses warga sedikit terganggu. Untuk itu, Anas juga mengingatkan agar masyarakat yang melintas lebih waspada demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kami minta warga lebih berhati-hati karena area longsor ini cukup dekat dengan jalan. Sekecil apapun potensi bahaya, tidak boleh dianggap sepele,” tambahnya.

Tak hanya fokus pada perbaikan fisik, Anas juga menekankan pentingnya edukasi kepada warga agar bencana serupa tidak berulang di masa mendatang.

“Kami juga akan dorong agar ada sosialisasi soal pencegahan bencana. Mitigasi itu penting, bukan cuma setelah bencana terjadi, tapi juga sebelum,” tegasnya.

Sebagai tambahan informasi, data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang mencatat bahwa wilayah Sukun termasuk salah satu kawasan rawan longsor karena kontur tanahnya yang labil dan padat pemukiman.

Langkah penanganan saat ini masih dalam tahap assessment oleh tim teknis PUPR dan BBWS. Masyarakat diminta bersabar sembari menunggu proses rehabilitasi segera dimulai.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

RSU Brimedika Malang Gelar Health Expo 2026, Ajak Generasi Muda Peduli Kesehatan Fisik dan Mental

23 June 2026 - 17:33 WIB

RSU Brimedika Malang Gelar Health Expo 2026, Ajak Generasi Muda Peduli Kesehatan Fisik dan Mental

Dugaan Pungli Rp250 Ribu per Bulan di SMAN 1 Sumbermanjing Wetan Disorot PuSDeK, Siswa Disebut Terancam Tak Ikut Ujian

17 June 2026 - 18:01 WIB

Direktur PuSDeK, Asep Suriaman, menyoroti dugaan pungli berkedok sumbangan di SMAN 1 Sumbermanjing Wetan dan mendorong sekolah membuka transparansi melalui komite.

Soroti Dugaan Persoalan Izin Metropoint, AMPH Ancam Gelar Aksi Lanjutan di Balai Kota Malang

11 June 2026 - 15:43 WIB

Soroti Dugaan Persoalan Izin Metropoint, AMPH Ancam Gelar Aksi Lanjutan di Balai Kota Malang

Dibina BRI Malang Sutoyo, Produk Bordir Handmade Marsalia Diminati Hingga Dubai

28 May 2026 - 14:00 WIB

Dibina BRI Malang Sutoyo, Produk Bordir Handmade Marsalia Diminati Hingga Dubai

Perkuat Fasilitas Kesehatan Pesantren, BRI Salurkan Ambulance ke An Nur 2 Bululawang

26 May 2026 - 19:21 WIB

Perkuat Fasilitas Kesehatan Pesantren, BRI Salurkan Ambulance ke An Nur 2 Bululawang
Trending on Berita