Menu

Dark Mode
Bank Saqu Catat 3,2 Juta Lebih Nasabah di Tahun Kedua AFTECH dan PERBANAS Tegaskan Pentingnya Sinergi Bank-Fintech untuk Perluas Akses Kredit Nasional Pevita Pearce Ungkap Rahasia Mengelola Finansial Bareng Sahabat Ajaib Luncurkan Investasi Saham AS, Ajak Investor Manfaatkan Momentum dengan Promo Biaya Transaksi 0% Ajaib Kripto Hadirkan Trading Futures Kripto dengan Leverage 25x, Kini Jadi Ajaib Alpha Apa Untungnya Indonesia Masuk ke BRICS? Begini Kata Dosen HI UMM

Ekonomi

Kemenperin Resmikan Ekosistem Solusi Teknologi SFI untuk Akselerasi Industri 4.0

badge-check


					Direktur IKM Logam, Mesin, Elektronika, dan Alat Angkut, Dini Hanggandari (tengah) foto
bersama Ketua Umum Starfindo Lukas Dedy Setiyawan (kedua kanan), Head of Invesment
Starfindo Maulana Wiga (kanan), Kapus Pengembangan Pendidikan Vokasi Industri Wulan
Aprilianti Permatasari (ketiga kiri), Ses Badan Standardisasi Kebijakan Jasa Industri Sri
Hastuti Nawangsih (kedua kiri) dan Koordinator Program Startup for Industry Risma
Fattahatin (kiri) dalam kegiatan peresmian booth dan peluncuran rebranding program Start
up For Industry (SFI) di Gedung PIDI 4.0 pada Senin (23/12). SFI akan menjadi sebuah
ekosistem solusi teknologi yang terintegrasi sehingga dapat mengakselerasi transformasi
teknologi di sektor industri, khususnya bagi industri kecil dan menengah (IKM). Perbesar

Direktur IKM Logam, Mesin, Elektronika, dan Alat Angkut, Dini Hanggandari (tengah) foto bersama Ketua Umum Starfindo Lukas Dedy Setiyawan (kedua kanan), Head of Invesment Starfindo Maulana Wiga (kanan), Kapus Pengembangan Pendidikan Vokasi Industri Wulan Aprilianti Permatasari (ketiga kiri), Ses Badan Standardisasi Kebijakan Jasa Industri Sri Hastuti Nawangsih (kedua kiri) dan Koordinator Program Startup for Industry Risma Fattahatin (kiri) dalam kegiatan peresmian booth dan peluncuran rebranding program Start up For Industry (SFI) di Gedung PIDI 4.0 pada Senin (23/12). SFI akan menjadi sebuah ekosistem solusi teknologi yang terintegrasi sehingga dapat mengakselerasi transformasi teknologi di sektor industri, khususnya bagi industri kecil dan menengah (IKM).

VoJ – Pelaku industri saat ini didorong untuk dapat ikut dan terlibat dalam ekosistem pengembangan teknologi yang mampu menghadirkan berbagai solusi pengembangan bisnis berbasis teknologi dan penerapan Industri 4.0. Industri kecil dan menengah (IKM) juga diharapkan dapat mengimplementasikan berbagai jenis teknologi tepat guna, baik dari aspek produksi, manajemen hingga pemasaran, untuk peningkatan kapasitas dan kualitasnya.

Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (Ditjen IKMA) berkomitmen menjadikan pelaku IKM dalam negeri agar dapat mengimplementasikan teknologi melalui pembinaan pelaku startup berbasis teknologi yang kemudian dapat dipertemukan dan dimitrakan dengan pelaku IKM.

Direktur IKM Logam, Mesin, Elektronika, dan Alat Angkut, Dini Hanggandari (kanan)meresmikan booth dan meluncurkan rebranding program Start up For Industry (SFI) bersama Ketua Umum Starfindo Lukas Dedy Setiyawan (kiri), Head of Invesment Starfindo Maulana Wiga (kedua kiri) dan Kapus Pengembangan Pendidikan Vokasi Industri Wulan Aprilianti Permatasari (tengah) di Gedung PIDI 4.0 pada Senin (23/12). SFI akan menjadi sebuah ekosistem solusi teknologi yang terintegrasi sehingga dapat mengakselerasi transformasi teknologi di sektor industri, khususnya bagi industri kecil dan menengah (IKM).

Direktur IKM Logam, Mesin, Elektronika, dan Alat Angkut, Dini Hanggandari (kanan)
meresmikan booth dan meluncurkan rebranding program Start up For Industry (SFI)
bersama Ketua Umum Starfindo Lukas Dedy Setiyawan (kiri), Head of Invesment Starfindo
Maulana Wiga (kedua kiri) dan Kapus Pengembangan Pendidikan Vokasi Industri Wulan
Aprilianti Permatasari (tengah) di Gedung PIDI 4.0 pada Senin (23/12). SFI akan menjadi
sebuah ekosistem solusi teknologi yang terintegrasi sehingga dapat mengakselerasi
transformasi teknologi di sektor industri, khususnya bagi industri kecil dan menengah (IKM).

Direktur Jenderal IKMA, Reni Yanita menyoroti peran penting startup dalam akselerasi transformasi teknologi di sektor IKM. “IKM memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, namun masih menghadapi tantangan dalam adopsi teknologi. Program Startup for Industry hadir untuk menjembatani kebutuhan IKM akan solusi teknologi inovatif,” jelas Reni Yanita saat hadir meresmikan booth dan meluncurkan rebranding program Startup4Industry (S4I), Senin (23/12) di Gedung PIDI 4.0 Jakarta.

Reni mengungkapkan pihaknya melakukan rebranding program S4I menjadi sebuah ekosistem solusi teknologi yang terintegrasi bernama Startup for Industry (SFI). “Langkah
strategis ini diambil untuk mengakselerasi transformasi teknologi di sektor industri, khususnya bagi IKM, guna meningkatkan daya saing dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia,” ungkapnya.

Rebranding Startup for Industry menjadi ekosistem solusi teknologi menandai fokus baru program ini, yaitu membangun jaringan kolaborasi yang lebih luas. Ekosistem ini didesain
untuk memfasilitasi kolaborasi dalam pengembangan dan implementasi solusi teknologi multidisiplin yang terintegrasi.

“Kami mengajak seluruh stakeholder seperti perguruan tinggi, lembaga riset, pemerintah daerah, asosiasi, dan pelaku industri untuk bergabung dalam ekosistem ini,” tambah Reni.

Reni juga mengungkapkan Startup for Industry memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang diprediksi mencapai US$90 miliar pada tahun
2024. Kemenperin mendorong startup untuk berperan aktif dalam menyediakan solusi teknologi bagi pemerintah dan masyarakat.

“Melalui rebranding dan peresmian booth ini, Kemenperin optimis program Startup for Industry akan semakin berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih besar lagi bagi kemajuan industri dan ekonomi digital Indonesia” tutup Reni.

Direktur IKM Logam, Mesin, Elektronika, dan Alat Angkut, Dini Hanggandari, menjelaskan startup memiliki peran krusial dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. Startup harus berperan aktif dan mendukung pemerintah dalam menyediakan solusi teknologi yang mampu mengatasi permasalahan di masyarakat. “Startup for Industry tidak hanya menyediakan solusi teknologi, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi digital dan pembangunan smart city. Kolaborasi dengan perguruan tinggi, lembaga riset, dannpemerintah daerah akan memperkaya ekosistem ini,” jelasnya.

Startup for Industry: Ekosistem Solusi Teknologi untuk Indonesia

Dini turut mengungkapkan bahwa Startup for Industry telah menunjukkan hasil positif sejak diluncurkan pada tahun 2018. Program ini telah menghubungkan 1.319 startup dengan 1.927 pelaku industri dan 80 (delapan puluh) investor baik dalam maupun luar negeri.

“Kolaborasi lintas sektor menjadi hal yang sangat penting dalam mendukung kesuksesan program Startup for Industry. Ekosistem solusi teknologi yang kuat akan terwujud melalui kerja sama antara startup, IKM, pemerintah, akademisi, dan investor. Booth Ekosistem Solusi Teknologi yang diresmikan hari ini akan menjadi showcase bagi inovasi teknologi dari startup-startup binaan program Startup for Industry,” tutup Dini.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

HIPMI Kota Malang Perkuat Peran Cetak Founder Muda Lewat Kolaborasi dengan Institut Asia

19 July 2026 - 18:32 WIB

HIPMI Kota Malang Perkuat Peran Cetak Founder Muda Lewat Kolaborasi dengan Institut Asia

Pendanaan Riset Fundamental Kemdiktisaintek 2026 Diraih STIE Malangkucecwara, Tim Peneliti Kembangkan Model Kepemimpinan SCAL

17 July 2026 - 11:50 WIB

Pendanaan Riset Fundamental Kemdiktisaintek 2026 Diraih STIE Malangkucecwara, Tim Peneliti Kembangkan Model Kepemimpinan SCAL

PT Adi Tjandra Teknologi Kupas Tantangan Baru Bisnis di Tengah Ledakan Teknologi AI

15 June 2026 - 07:49 WIB

PT Adi Tjandra Teknologi Kupas Tantangan Baru Bisnis di Tengah Ledakan Teknologi AI

Rupiah Melemah, Investasi Emas Digital di BRImo Semakin Dilirik Masyarakat

1 June 2026 - 20:03 WIB

Rupiah Melemah, Investasi Emas Digital di BRImo Semakin Dilirik Masyarakat

UMM Gandeng BRI untuk Perkuat Sistem Keuangan Digital Ribuan Pegawai

1 June 2026 - 15:30 WIB

UMM Gandeng BRI untuk Perkuat Sistem Keuangan Digital Ribuan Pegawai
Trending on Berita