Menu

Dark Mode
Bank Saqu Catat 3,2 Juta Lebih Nasabah di Tahun Kedua AFTECH dan PERBANAS Tegaskan Pentingnya Sinergi Bank-Fintech untuk Perluas Akses Kredit Nasional Pevita Pearce Ungkap Rahasia Mengelola Finansial Bareng Sahabat Ajaib Luncurkan Investasi Saham AS, Ajak Investor Manfaatkan Momentum dengan Promo Biaya Transaksi 0% Ajaib Kripto Hadirkan Trading Futures Kripto dengan Leverage 25x, Kini Jadi Ajaib Alpha Apa Untungnya Indonesia Masuk ke BRICS? Begini Kata Dosen HI UMM

Hukum

Pak Dur Pukul Anggota DPRD Malang Zulham Mubarok hingga Bibir Berdarah

badge-check


					Pak Dur Pukul Anggota DPRD Malang Zulham Mubarok hingga Bibir Berdarah Perbesar

KABUPATEN MALANG, voiceofjatim.com — Zulham Mubarok, anggota DPRD Kabupaten Malang, mengalami pemukulan oleh Hadi Wiyono alias Pak Dur di Kantor DPRD Kabupaten Malang pada Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 14.01 WIB. Pak Dur dua kali menanduk Zulham menggunakan kepala hingga bagian bawah bibirnya terluka dan berdarah.

Kedatangan Pak Dur ke kantor dewan semula bertujuan menyerahkan surat mengenai pembukaan akses Bendungan Lahor selama 24 jam. Di sana, ia bertemu dengan Alayk Mubarok, Dofic, serta Zulham Mubarok.

Pembicaraan tentang akses bendungan itu kemudian berubah menjadi adu mulut. Perselisihan pertama berlangsung antara Pak Dur dan Dofic ketika keduanya memperdebatkan pembukaan akses Bendungan Lahor.

Keadaan semakin panas hingga perselisihan berlanjut ke halaman depan gedung DPRD. Zulham yang mencoba meredakan keadaan kemudian justru berselisih dengan Pak Dur hingga terjadi pemukulan.

Upaya Menenangkan Pak Dur Tidak Meredakan Ketegangan

Sebelum keributan berlanjut ke halaman, upaya menenangkan Pak Dur sempat dilakukan di dalam gedung. Ia diajak duduk di bangku lobi supaya persoalan akses Bendungan Lahor bisa dibicarakan secara baik-baik.

Pembicaraan di lobi ternyata belum meredakan ketegangan. Pak Dur lalu meninggalkan lobi dan berjalan ke halaman depan Kantor DPRD Kabupaten Malang.

Di halaman tersebut, adu mulut kembali berlangsung. Zulham berusaha menenangkan Pak Dur agar perselisihan tidak bertambah panas.

Sambil merangkul Pak Dur, Zulham mengajaknya masuk lagi ke lobi untuk menyelesaikan persoalan secara baik-baik.

“PAK DUR AYO DISELESAIKAN BAIK-BAIK DI DALAM SAJA,” kata Zulham.

Ajakan Zulham itu ditolak Pak Dur.

“WES GAK, KOEN IKI PODO AE DPR TAEK,” kata Pak Dur.

Dalam Bahasa Indonesia, ucapan tersebut berarti, “SUDAH GAMAU, KAMU INI SAMA SAJA DPR TAEK”.

Setelah penolakan itu, ketegangan justru meningkat. Zulham dan Pak Dur terlibat adu mulut, sementara sejumlah orang di sekitar lokasi mencoba memisahkan mereka.

Di tengah keributan, Pak Dur tiba-tiba menanduk Zulham dengan kepala. Bagian bawah bibir Zulham terkena tandukan tersebut hingga terluka.

Orang-orang di lokasi kemudian memisahkan keduanya agar keributan tidak berlanjut.

Sesudah dipisahkan, Zulham berusaha mendekati Pak Dur lagi. Maksud Zulham saat itu adalah meminta maaf karena telah terjadi keributan.

Namun, keadaan masih tegang. Pak Dur tetap memaki Zulham dan kembali mendekati anggota DPRD Kabupaten Malang itu.

Saat mereka kembali berhadapan dari jarak dekat, Pak Dur menanduk Zulham dengan kepala untuk kedua kalinya.

Tandukan berikutnya kembali mengenai bagian bawah bibir Zulham. Luka pada bibirnya kali ini mengeluarkan darah.

Keributan masih berlangsung setelah tandukan kedua. Zulham juga sempat dilempar menggunakan botol plastik serta disiram dengan air.

Sejumlah orang di sekitar tempat kejadian kembali berusaha memisahkan keduanya sekaligus menenangkan keadaan.

Rangkaian keributan itu bermula dari pembahasan pembukaan akses Bendungan Lahor selama 24 jam. Surat terkait pembukaan akses tersebut merupakan tujuan Pak Dur datang ke kantor dewan sebelum pembicaraan berubah menjadi perselisihan.

Pak Dur Memberikan Jawaban Singkat Saat Dikonfirmasi

Pada Jumat petang setelah kejadian, redaksi menghubungi Pak Dur untuk mengonfirmasi peristiwa di Kantor DPRD Kabupaten Malang.

Pak Dur menjawab singkat ketika ditanya mengenai pemukulan terhadap anggota DPRD Kabupaten Malang Zulham Mubarok.

“Insyaalloh iya,ini kita ke polres,” kata Pak Dur saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Jumat (11/9/2026).

Redaksi selanjutnya meminta penjelasan lebih lengkap mengenai peristiwa tersebut. Meski demikian, Pak Dur belum menguraikan kronologi ataupun duduk perkara keributannya dengan Zulham.

“Ya,” jawab Pak Dur saat diminta memberikan pernyataan terkait kejadian tersebut.

Tidak lama setelah itu, Pak Dur menyampaikan kabar singkat lagi kepada redaksi.

“ini mau visum,” ujarnya.

Penjelasan lebih lanjut tentang alasan Pak Dur menjalani visum maupun kondisi yang melatarbelakangi pemeriksaan itu belum diperoleh.

Sampai berita ini ditulis, Pak Dur belum memberikan uraian terperinci mengenai versinya atas rangkaian keributan dengan Zulham. Redaksi tetap membuka ruang konfirmasi bagi pihak-pihak terkait guna melengkapi informasi tentang peristiwa yang berawal dari pembahasan akses Bendungan Lahor tersebut.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

PN Malang Tuntaskan Konstatering Rumah Sengketa di Jatimulyo, Eksekusi Tinggal Menunggu Waktu

20 May 2026 - 15:56 WIB

PN Malang Tuntaskan Konstatering Rumah Sengketa di Jatimulyo, Eksekusi Tinggal Menunggu Waktu

Kasus Andrie Yunus Disorot Nasional, HMI-MPO Desak Tim Investigasi Gabungan Usut Tuntas Penyiraman Air Keras

19 March 2026 - 17:47 WIB

Sorotan terhadap kasus penyiraman air keras yang menimpa aktivis KontraS, Andrie Yunus, terus menguat setelah insiden yang terjadi di kawasan Jalan Salemba I, Senen, Jakarta Pusat. (Instagram.com/@infipop.id)

Wacana Perppu Ekonomi Jadi Polemik, Kewenangan Satgas hingga Denda Damai Disorot

15 March 2026 - 21:17 WIB

Wacana Perppu Ekonomi Jadi Polemik, Kewenangan Satgas hingga Denda Damai Disorot

Menko Polkam Dorong Polri Tak Gentar Hadapi Kritik Publik dan Tetap Maksimal Layani Masyarakat

12 March 2026 - 00:14 WIB

Menko Polkam Djamari Chaniago memberikan kuliah umum kepada peserta Sespim Lemdiklat Polri, Senin (9/3/2026), sambil menegaskan pentingnya dedikasi dan kerja nyata anggota Polri di tengah kritik publik

JPU Ajukan Kasasi atas Vonis Bebas Perkara Merek di PN Kepanjen, Kuasa Hukum Nilai Tak Berdasar

23 February 2026 - 13:19 WIB

JPU Ajukan Kasasi atas Vonis Bebas Perkara Merek di PN Kepanjen, Kuasa Hukum Nilai Tak Berdasar
Trending on Hukum