Menu

Dark Mode
Bank Saqu Catat 3,2 Juta Lebih Nasabah di Tahun Kedua AFTECH dan PERBANAS Tegaskan Pentingnya Sinergi Bank-Fintech untuk Perluas Akses Kredit Nasional Pevita Pearce Ungkap Rahasia Mengelola Finansial Bareng Sahabat Ajaib Luncurkan Investasi Saham AS, Ajak Investor Manfaatkan Momentum dengan Promo Biaya Transaksi 0% Ajaib Kripto Hadirkan Trading Futures Kripto dengan Leverage 25x, Kini Jadi Ajaib Alpha Apa Untungnya Indonesia Masuk ke BRICS? Begini Kata Dosen HI UMM

Berita

Jejaring Ekraf Malang Bergerak : Instalasi Cahaya di Eks Toko Roti “Delicious” Dukung dan Respon Kota Malang sebagai Kota Kreatif Dunia Media Arts

badge-check


					Jejaring Ekraf Malang Bergerak : Instalasi Cahaya di Eks Toko Roti “Delicious” Dukung dan Respon Kota Malang sebagai Kota Kreatif Dunia Media Arts Perbesar

VOICEOFJATIM – MCF dan Jejaring lintas komunitas pelaku ekonomi kreatif (ekraf) Kota Malang resmi bergerak merespon dan mendukung penetapan Malang sebagai Kota Kreatif Dunia kategori Media Arts.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui kolaborasi studio kreatif, komunitas, dan korporasi dengan memanfaatkan aset kota sebagai ruang eksplorasi instalasi cahaya berbasis teknologi.

Sejumlah entitas yang terlibat antara lain Immerstal, Enggal Studio, Utero Indonesia, Paradise Picture, Kochiro, Chatten Cafe, serta Zenzardy Foto dan Videografi.

Kolaborasi ini menjadi simbol sinergi industri kreatif Malang Raya dalam memperkuat identitas kota berbasis budaya dan teknologi.

Eksplorasi Aset Kota sebagai Media Narasi
Kegiatan ini memanfaatkan aset parkiran milik Pemerintah Kota Malang yang terintegrasi dengan bangunan bersejarah, termasuk eks Toko Roti “Delicious”, sebagai medium instalasi cahaya dan media arts.
Pemilihan eks Toko Roti “Delicious” dinilai lebih merepresentasikan narasi sejarah kota. Bangunan tersebut menjadi simbol perjalanan ekonomi dan sosial Malang di masa lalu, yang kini dihidupkan kembali melalui pendekatan visual digital tanpa merusak fisik bangunan.
Instalasi cahaya dipilih sebagai materi utama karena:
Minim intervensi fisik dan ramah terhadap bangunan bersejarah, Efektif sebagai media diseminasi dan sosialisasi gerakan Malang Media Arts, Menjadi alternatif urban advertising berbasis digital, Adaptif terhadap perkembangan teknologi kreatif

Kemudahan izin lokasi dan dukungan penggunaan ruang dari pemerintah menjadi faktor penting dalam menguatkan ekosistem media arts di Kota Malang. Hal ini menunjukkan keterbukaan terhadap inovasi ruang publik yang tertib, kolaboratif, dan berkelanjutan.

Momen Perkenalan Malang Media Arts Community
Momentum ini sekaligus menjadi ajang perkenalan Malang Media Arts Community (MMAC) yang diprakarsai oleh Malang Creative Fusion (MCF).

Komunitas ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi lintas disiplin yang menggabungkan talenta kreatif, budaya, dan teknologi sebagai stimulus generasi.

Inisiatif ini dihadiri dan digerakkan oleh:
Dadik Wahyu Chang – Koordinator MCF & Founder Utero Indonesia
Sukmo & kurniawan – Founder Enggal Studio
Vicky Arief – Ketua Harian ICCN & Founder Paradise Picture
Arif S – Founder Chatten Cafe

Kolaborasi ini mempertegas komitmen bersama untuk menjadikan Malang sebagai pusat media arts yang inklusif dan progresif.

Respon atas Arahan Presiden
Gerakan ini juga menjadi respon terhadap arahan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong minimalisasi media luar ruang fisik seperti spanduk, banner, dan billboard.

Sebagai solusi alternatif, jejaring ekraf Malang menawarkan pendekatan urban advertising digital berbasis media arts melalui proyeksi cahaya, mapping bangunan heritage, serta konten visual interaktif. Pendekatan ini dinilai lebih estetis, ramah lingkungan, serta relevan dengan karakter generasi digital.
Apresiasi dan Dukungan
Dalam kesempatan tersebut, Dadik Wahyu Chang menyampaikan terima kasih kepada seluruh tim yang telah mendukung kegiatan secara mandiri, termasuk penjaga gedung parkiran yang turut membantu kelancaran teknis di lapangan serta masyarakat yang antusias menyambut eksplorasi media arts ini.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Pemerintah Kota Malang beserta tim focal point, serta Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Bapak Wijaya, dan tentunya Bapak Walikota Malang Wahyu Hidayat atas dukungan penggunaan lokasi dan kesempatan menjadikan ruang kota sebagai media eksplorasi kreatif.

Menurutnya, kolaborasi antara komunitas, korporasi, dan pemerintah menjadi fondasi penting dalam membangun identitas kota kreatif yang tidak hanya berorientasi pada event, tetapi pada penguatan ekosistem jangka panjang.
Malang, Media Arts, dan Masa Depan Kota

Kegiatan ini bukan sekadar pertunjukan visual, melainkan penanda transformasi cara kota berbicara kepada masyarakatnya. Bangunan dan monumen menjadi media narasi hidup yang menceritakan perjalanan sejarah Malang—dari kota bersejarah hingga kota berbasis kreativitas digital.
Dengan talenta kreatif sebagai penggerak, budaya sebagai fondasi, dan teknologi sebagai stimulus generasi, Malang menegaskan diri sebagai kota yang siap memperkenalkan wajah barunya kepada dunia melalui media arts.

Kini, Malang tidak hanya membangun ruang fisik, tetapi membangun pengalaman, narasi, dan identitas.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Djoko Prihatin Berhasil Satukan Golkar Kedungkandang, Muscam Jadi Titik Balik Konsolidasi Internal

26 July 2026 - 21:27 WIB

Djoko Prihatin Berhasil Satukan Golkar Kedungkandang, Muscam Jadi Titik Balik Konsolidasi Internal

Muscam Kedungkandang Tetapkan Sri Mulyana, Golkar Bidik Tambah Kursi pada Pemilu 2029

26 July 2026 - 20:48 WIB

Muscam Kedungkandang Tetapkan Sri Mulyana, Golkar Bidik Tambah Kursi pada Pemilu 2029

Animo Melonjak, FABI XV Jadi Cermin Meningkatnya Semangat Berprestasi Anak Indonesia

25 July 2026 - 21:38 WIB

Animo Melonjak, FABI XV Jadi Cermin Meningkatnya Semangat Berprestasi Anak Indonesia

Arief Rosyid Dorong Kader HMI Perkuat Kontribusi untuk Bangsa di Training Raya HMI Malang

23 July 2026 - 20:50 WIB

Arief Rosyid Dorong Kader HMI Perkuat Kontribusi untuk Bangsa di Training Raya HMI Malang

Mahasiswa Malang Makin Selektif Pilih Tempat Tinggal, Bisnis Rumah Kos Premium Ikut Melejit

23 July 2026 - 20:40 WIB

Mahasiswa Malang Makin Selektif Pilih Tempat Tinggal, Bisnis Rumah Kos Premium Ikut Melejit
Trending on Berita