Menu

Dark Mode
Bank Saqu Catat 3,2 Juta Lebih Nasabah di Tahun Kedua AFTECH dan PERBANAS Tegaskan Pentingnya Sinergi Bank-Fintech untuk Perluas Akses Kredit Nasional Pevita Pearce Ungkap Rahasia Mengelola Finansial Bareng Sahabat Ajaib Luncurkan Investasi Saham AS, Ajak Investor Manfaatkan Momentum dengan Promo Biaya Transaksi 0% Ajaib Kripto Hadirkan Trading Futures Kripto dengan Leverage 25x, Kini Jadi Ajaib Alpha Apa Untungnya Indonesia Masuk ke BRICS? Begini Kata Dosen HI UMM

Berita

SPPG Ponpes Bahrul Maghfiroh Terima Sertifikat Halal

badge-check


					SPPG Ponpes Bahrul Maghfiroh Terima Sertifikat Halal Perbesar

VOICEOFJATIM.COM – Bertempat di basement Masjid Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh Cinta Indonesia (BMCI), dilakukan penyerahan sertifikat halal yang diserahkan oleh Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Malang, Dedi Prasetyo, kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bahrul Maghfiroh. Sertifikat ini menjadi simbol keberhasilan dalam mendapatkan pengakuan halal, penting untuk memastikan produk yang dipasarkan di Indonesia memenuhi standar kehalalan.

Menurut Dedi Prasetyo, ide untuk program sertifikasi halal ini muncul dari diskusi bersama teman-teman dari Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh. Bank Indonesia memiliki perhatian khusus terhadap pengembangan ekonomi syariah, termasuk dalam memperluas sertifikasi halal untuk sektor-sektor yang memiliki dampak besar dalam perekonomian. “Kami di Bank Indonesia mendukung penuh program ini, dan berharap pesantren-pesantren lain di wilayah kami dapat mengikuti langkah yang sama,” ujar Dedi.

Mengikuti proses sertifikasi halal bukanlah hal yang sulit, meskipun sering kali dianggap memakan waktu dan birokrasi yang rumit. Dedi menjelaskan bahwa pengurusannya relatif cepat, sekitar satu bulan, karena tim Halal Center Bahrul Maghfiroh (HCBM) telah melakukan verifikasi internal yang mempersiapkan segala dokumen sebelum diajukan ke Lembaga Pengkajian Pangan, Obat, dan Kosmetika (LPH) sebagai pihak yang berwenang memverifikasi kehalalan produk. “Prosesnya tidak terlalu lama jika semua dokumen syaratnya lengkap,” jelas Dedi.

Sementara itu, pengasuh Ponpes Bahrul Maghfiroh, Prof. Dr. It. Mohammad Bisri, MS., menekankan bahwa sertifikasi halal untuk produk yang diperdagangkan, terutama makanan, merupakan kewajiban yang harus dipenuhi. Menurutnya, hal ini sudah diatur dalam Undang-Undang No. 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal, yang mewajibkan semua produk yang beredar dan diperdagangkan di Indonesia untuk bersertifikat halal. “Karena SPPG mengedarkan makanan, maka produk mereka juga wajib bersertifikat halal,” tegas Gus Bisri.

Selain itu, Gus Bisri menambahkan bahwa SPPG Bahrul Maghfiroh menjadi yang pertama di Indonesia yang menerima sertifikat halal untuk kategori ini. Dia mengungkapkan bahwa Bank Indonesia memberikan dukungan pendanaan sebesar 50 persen dari biaya pengurusan sertifikat halal, yang berkisar sekitar Rp. 4 juta. “Ini adalah langkah besar untuk memastikan produk dari pesantren, yang dipercaya oleh banyak masyarakat, dapat menjamin kualitas dan kehalalan makanannya,” jelasnya.

Mengakhiri wawancara, Gus Bisri mengimbau pesantren-pesantren lain untuk segera mengurus sertifikat halal. “Silakan datang ke Ponpes Bahrul Maghfiroh, kami akan membantu proses pengurusannya mulai dari administrasi hingga visitasi,” ujar Gus Bisri yang juga mantan Rektor Universitas Brawijaya (UB).

Dengan langkah ini, Bank Indonesia berharap dapat terus memperluas pengaruh positif dalam pengembangan ekonomi syariah di Indonesia, terutama melalui sertifikasi halal yang dapat mendorong peningkatan kepercayaan konsumen terhadap produk-produk dari pesantren.

Terkait dengan bantuan pendanaan, Dedi Prasetyo juga menegaskan bahwa Bank Indonesia Malang akan terus mendukung pesantren-pesantren dalam proses sertifikasi halal, membantu mereka mencapai standar yang dibutuhkan untuk berkontribusi dalam perekonomian nasional secara syariah.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tak Perlu Menunggu Jadi Sultan, Ini Waktu yang Tepat untuk Mulai Buka Deposito

27 July 2026 - 14:45 WIB

Tak Perlu Menunggu Jadi Sultan, Ini Waktu yang Tepat untuk Mulai Buka Deposito

Djoko Prihatin Berhasil Satukan Golkar Kedungkandang, Muscam Jadi Titik Balik Konsolidasi Internal

26 July 2026 - 21:27 WIB

Djoko Prihatin Berhasil Satukan Golkar Kedungkandang, Muscam Jadi Titik Balik Konsolidasi Internal

Muscam Kedungkandang Tetapkan Sri Mulyana, Golkar Bidik Tambah Kursi pada Pemilu 2029

26 July 2026 - 20:48 WIB

Muscam Kedungkandang Tetapkan Sri Mulyana, Golkar Bidik Tambah Kursi pada Pemilu 2029

Ribuan Finalis Bertahan hingga Penutupan, FABI XV 2026 Tunjukkan Tren Baru Kompetisi Prestasi Nasional

26 July 2026 - 20:40 WIB

Ribuan Finalis Bertahan hingga Penutupan, FABI XV 2026 Tunjukkan Tren Baru Kompetisi Prestasi Nasional

Animo Melonjak, FABI XV Jadi Cermin Meningkatnya Semangat Berprestasi Anak Indonesia

25 July 2026 - 21:38 WIB

Animo Melonjak, FABI XV Jadi Cermin Meningkatnya Semangat Berprestasi Anak Indonesia
Trending on Berita