Menu

Dark Mode
Bank Saqu Catat 3,2 Juta Lebih Nasabah di Tahun Kedua AFTECH dan PERBANAS Tegaskan Pentingnya Sinergi Bank-Fintech untuk Perluas Akses Kredit Nasional Pevita Pearce Ungkap Rahasia Mengelola Finansial Bareng Sahabat Ajaib Luncurkan Investasi Saham AS, Ajak Investor Manfaatkan Momentum dengan Promo Biaya Transaksi 0% Ajaib Kripto Hadirkan Trading Futures Kripto dengan Leverage 25x, Kini Jadi Ajaib Alpha Apa Untungnya Indonesia Masuk ke BRICS? Begini Kata Dosen HI UMM

Daerah

Wali Kota Malang Tunda Program Rp50 Juta per RT, Tunggu Regulasi Rampung

badge-check


					Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. (Shelly/VOJ) Perbesar

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. (Shelly/VOJ)

KOTA MALANG, VOICEOFJATIM.COM – Program bantuan Rp50 juta untuk setiap Rukun Tetangga (RT) di Kota Malang dipastikan belum bisa dilaksanakan dalam waktu dekat. Wali Kota Malang menyebut, realisasi janji politik tersebut baru akan dimulai pada tahun 2026 karena masih menunggu selesainya regulasi pendukung.

Menurut Wali Kota Malang, peraturan wali kota (Perwal) tengah dirumuskan sebagai landasan hukum agar pelaksanaan bantuan berjalan transparan dan tidak melanggar aturan. Ia menegaskan bahwa program ini tidak akan dipaksakan jika belum memiliki dasar hukum yang kuat.

“Sudah kami informasikan ke seluruh RT dan masyarakat bahwa kami siap menjalankan program ini, tapi syaratnya harus ada Perwal dulu. Saat ini tim masih menyusun regulasi tersebut,” jelas Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, saat ditemui Kamis (1/5/2025).

Setelah penyusunan Perwal rampung, Pemkot Malang akan menggelar sosialisasi ke seluruh tingkatan wilayah, mulai dari kelurahan hingga RT. Sosialisasi ini dinilai penting agar semua pelaksana di lapangan memahami mekanisme penggunaan dana dengan benar dan tidak asal jalan.

“Kami tidak ingin program ini salah sasaran atau disalahgunakan. Setelah Perwal selesai, baru kami lakukan sosialisasi. Setelah semua paham, kami targetkan mulai dijalankan pada tahun 2026,” tegas Wahyu.

Ia juga menjelaskan, program tersebut belum bisa dimasukkan ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 karena dirinya baru dilantik saat proses pembahasan anggaran sudah berlangsung.

“Saat saya masuk, APBD 2025 sudah dalam pembahasan, jadi tidak mungkin dipaksakan masuk ke dalamnya. Tapi kami sudah pastikan alokasi untuk tahun 2026 tersedia,” ujarnya menambahkan.

Rencananya, dana Rp50 juta per RT tersebut akan diberikan berdasarkan usulan kebutuhan dari masing-masing RT. Skema partisipatif ini diharapkan menjadikan program lebih tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat.

“Kami ingin program ini membumi. Tiap RT punya kebutuhan berbeda, dan itu yang akan kami akomodasi lewat dana tersebut,” ungkap Wahyu.

Dari lima janji politik yang diusung Wahyu-Ali saat kampanye, program bantuan dana ke RT ini menjadi satu-satunya yang belum terlaksana. Sementara itu, empat program lainnya telah mulai berjalan, seperti pengadaan seragam sekolah gratis, pelaksanaan 1.000 event setiap tahun, beasiswa pendidikan untuk 1.000 orang per tahun, serta percepatan penyelesaian persoalan dasar kota.

Sebagai catatan, program ini termasuk langkah strategis dalam memperkuat pembangunan berbasis komunitas di tingkat akar rumput. Jika berhasil dijalankan sesuai rencana, Kota Malang bisa menjadi role model bagi kota lain dalam mendorong pembangunan yang partisipatif dan inklusif.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Djoko Prihatin Berhasil Satukan Golkar Kedungkandang, Muscam Jadi Titik Balik Konsolidasi Internal

26 July 2026 - 21:27 WIB

Djoko Prihatin Berhasil Satukan Golkar Kedungkandang, Muscam Jadi Titik Balik Konsolidasi Internal

Muscam Kedungkandang Tetapkan Sri Mulyana, Golkar Bidik Tambah Kursi pada Pemilu 2029

26 July 2026 - 20:48 WIB

Muscam Kedungkandang Tetapkan Sri Mulyana, Golkar Bidik Tambah Kursi pada Pemilu 2029

RSU Brimedika Malang Gelar Health Expo 2026, Ajak Generasi Muda Peduli Kesehatan Fisik dan Mental

23 June 2026 - 17:33 WIB

RSU Brimedika Malang Gelar Health Expo 2026, Ajak Generasi Muda Peduli Kesehatan Fisik dan Mental

Dugaan Pungli Rp250 Ribu per Bulan di SMAN 1 Sumbermanjing Wetan Disorot PuSDeK, Siswa Disebut Terancam Tak Ikut Ujian

17 June 2026 - 18:01 WIB

Direktur PuSDeK, Asep Suriaman, menyoroti dugaan pungli berkedok sumbangan di SMAN 1 Sumbermanjing Wetan dan mendorong sekolah membuka transparansi melalui komite.

Soroti Dugaan Persoalan Izin Metropoint, AMPH Ancam Gelar Aksi Lanjutan di Balai Kota Malang

11 June 2026 - 15:43 WIB

Soroti Dugaan Persoalan Izin Metropoint, AMPH Ancam Gelar Aksi Lanjutan di Balai Kota Malang
Trending on Berita