Menu

Dark Mode
Bank Saqu Catat 3,2 Juta Lebih Nasabah di Tahun Kedua AFTECH dan PERBANAS Tegaskan Pentingnya Sinergi Bank-Fintech untuk Perluas Akses Kredit Nasional Pevita Pearce Ungkap Rahasia Mengelola Finansial Bareng Sahabat Ajaib Luncurkan Investasi Saham AS, Ajak Investor Manfaatkan Momentum dengan Promo Biaya Transaksi 0% Ajaib Kripto Hadirkan Trading Futures Kripto dengan Leverage 25x, Kini Jadi Ajaib Alpha Apa Untungnya Indonesia Masuk ke BRICS? Begini Kata Dosen HI UMM

Nasional

Penundaan Pengangkatan CASN & PPPK 2025 Picu Protes, Pemerintah Diminta Beri Kepastian

badge-check


					ASN. (ANTARA) Perbesar

ASN. (ANTARA)

VOJ – Keputusan pemerintah menunda pengangkatan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2025 menuai gelombang protes. Sebanyak 248.970 CASN dan 1.017.111 PPPK yang seharusnya diangkat pada 1 Maret 2025 harus menunggu lebih lama—CPNS baru akan diangkat pada Oktober 2025, sementara PPPK diundur hingga Maret 2026.

Bagi mereka yang sudah mengundurkan diri dari pekerjaan sebelumnya, penundaan ini menjadi pukulan telak. Tanpa kepastian pengangkatan, banyak calon CASN dan PPPK yang kini menghadapi ketidakpastian finansial. Hal ini pun memicu aksi protes, termasuk demonstrasi di Gedung DPR RI, Kantor Kementerian PAN-RB, dan Istana Negara pada Senin (10/3/2025).

Guru Besar Manajemen dan Kebijakan Publik UGM, Prof. Wahyudi Kumorotomo, menilai ada faktor lebih kompleks di balik keputusan ini. Secara resmi, Kementerian PAN-RB menyebut alasan penundaan terkait penyesuaian sistem pencatatan Terhitung Mulai Tanggal (TMT). Namun, Wahyudi menduga ada unsur politis dan administratif yang ikut bermain.

“Kemenpan-RB tampaknya ingin mengembalikan sistem seleksi PPPK yang selama ini terlalu kental dengan nepotisme dan jadi alat janji-janji politik,” katanya di Kampus UGM, Selasa (11/3/2025).

Dampak penundaan ini pun tidak main-main. Banyak calon CASN dan PPPK yang sebelumnya bekerja sebagai guru swasta atau tenaga kesehatan di yayasan sudah mengundurkan diri demi memenuhi syarat seleksi. Kini, mereka harus menunggu tanpa penghasilan.

“Semangat kerja pasti turun. Keluarga calon pegawai yang terlanjur resign juga terdampak secara ekonomi,” lanjutnya.

Wahyudi menekankan pentingnya komunikasi yang lebih jelas antara Kemenpan-RB, Badan Kepegawaian Negara (BKN), dan Komisi II DPR dengan publik. Menurutnya, seleksi CASN harus lebih transparan dan jadwal pengangkatan tidak boleh berubah seenaknya.

“Kasihan kalau mereka yang benar-benar ingin mengabdi malah jadi korban janji politik pejabat,” tegasnya.

Saat ini, calon CASN dan PPPK masih menunggu kejelasan lebih lanjut dari pemerintah. Sementara itu, tekanan dari berbagai pihak terus meningkat agar keputusan ini segera dievaluasi.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kasus Kematian MHS 15 Tahun, Lenny Damanik Adukan Putusan Hakim Militer ke Sejumlah Lembaga Negara

23 June 2026 - 19:07 WIB

Lenny Damanik bersama Koalisi Masyarakat Sipil saat menyampaikan pengaduan ke Bawas MA RI terkait putusan perkara Sertu Riza Pahlivi. Foto: LBH Medan

Oknum TNI Terduga Aniaya Warga Sula hingga Tewas Dibawa ke POM Ternate

26 March 2026 - 15:12 WIB

Oknum anggota TNI terduga pelaku penganiayaan yang menewaskan warga di Kepulauan Sula saat dikawal menuju mobil Polisi Militer untuk dibawa ke POM Ternate. (Sumber Foto: Istimewa)

Bahlil Buka Peluang Impor Minyak dari Brunei, Kerja Sama Listrik EBT Ikut Dijajaki

26 March 2026 - 15:09 WIB

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menggelar pertemuan bilateral dengan Wakil Menteri Energi Brunei Darussalam Dato Seri Paduka Awang Haji Mohamad Azmi Bin Haji Mohd Hanifah di Tokyo, Jepang, Minggu (15/3/2026). Foto: Kementerian ESDM

Friderica Widyasari Resmi Nahkodai OJK 2026-2031, Susunan Baru Dewan Komisioner Jadi Sorotan

26 March 2026 - 14:58 WIB

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi bersama enam Anggota Dewan Komisioner menjalani pengucapan sumpah jabatan di Mahkamah Agung, Jakarta, Rabu (25/3/2026). ( SUMBER FOTO : HUMAS DOK OJK )

Menko Polkam Dorong Polri Tak Gentar Hadapi Kritik Publik dan Tetap Maksimal Layani Masyarakat

12 March 2026 - 00:14 WIB

Menko Polkam Djamari Chaniago memberikan kuliah umum kepada peserta Sespim Lemdiklat Polri, Senin (9/3/2026), sambil menegaskan pentingnya dedikasi dan kerja nyata anggota Polri di tengah kritik publik
Trending on Hukum