Menu

Dark Mode
Bank Saqu Catat 3,2 Juta Lebih Nasabah di Tahun Kedua AFTECH dan PERBANAS Tegaskan Pentingnya Sinergi Bank-Fintech untuk Perluas Akses Kredit Nasional Pevita Pearce Ungkap Rahasia Mengelola Finansial Bareng Sahabat Ajaib Luncurkan Investasi Saham AS, Ajak Investor Manfaatkan Momentum dengan Promo Biaya Transaksi 0% Ajaib Kripto Hadirkan Trading Futures Kripto dengan Leverage 25x, Kini Jadi Ajaib Alpha Apa Untungnya Indonesia Masuk ke BRICS? Begini Kata Dosen HI UMM

Headline

OJK Dukung Pembentukan BPI Danantara untuk Optimalkan Investasi BUMN

badge-check


					OJK Dukung Pembentukan BPI Danantara untuk Optimalkan Investasi BUMN Perbesar

VOJ – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut baik peluncuran Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) yang digagas pemerintah untuk meningkatkan investasi dalam negeri dan memperkuat perekonomian nasional.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menyatakan bahwa pembentukan BPI Danantara bertujuan mengelola kekayaan negara di luar Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Investasi strategis yang menjadi fokus meliputi sektor hilirisasi, infrastruktur, ketahanan pangan dan energi, industri substitusi impor, serta digitalisasi.

Dian menjelaskan bahwa model pengelolaan ini bukan hal baru di dunia. Beberapa negara telah menerapkan sistem serupa, seperti Government Pension Fund Global (Norwegia), Temasek Holdings (Singapura), Qatar Investment Authority (Qatar), dan Abu Dhabi Investment Authority (UEA).

Konsolidasi Bank BUMN di BPI Danantara

Pada tahap awal, BPI Danantara akan mengonsolidasikan beberapa BUMN besar, termasuk Bank Mandiri, BRI, dan BNI. Ketiga bank tersebut tetap harus mematuhi regulasi perbankan yang berlaku, termasuk UU Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan yang telah diperbarui dengan UU Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).

OJK menegaskan akan terus mengawasi pengelolaan Bank BUMN agar tetap transparan, efisien, dan mematuhi prinsip manajemen risiko yang baik demi stabilitas sistem keuangan nasional. Mengingat ketiga bank tersebut juga merupakan perusahaan terbuka, mereka tetap berkewajiban menjaga kinerja positif dan membangun kepercayaan investor.

Selain itu, regulasi perbankan di Indonesia berpedoman pada prinsip prudential banking yang selaras dengan standar internasional, termasuk aturan dari Basel Committee on Banking Supervision (BCBS). Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto saat meluncurkan BPI Danantara, yang menekankan pentingnya transparansi dan tata kelola perusahaan yang baik.

Kinerja Bank BUMN Tetap Kuat dan Berkelanjutan

OJK memastikan bahwa konsolidasi ini tidak akan berdampak negatif terhadap operasional dan layanan perbankan. Bank BUMN tetap akan menjalankan fungsinya sesuai regulasi yang berlaku, dengan menjamin keamanan dana nasabah serta menjaga kualitas layanan.

Kinerja ketiga bank yang akan dikelola BPI Danantara juga masih menunjukkan tren positif. Pada Desember 2024, Dana Pihak Ketiga, laba bersih, dan penyaluran kredit mencatatkan pertumbuhan dengan kualitas aset yang tetap terjaga. Dengan fundamental yang kuat, Bank BUMN optimis dapat mempertahankan stabilitas di tengah tantangan ekonomi global.

OJK meminta perbankan untuk terus meningkatkan profesionalisme serta pelayanan kepada masyarakat guna berkontribusi pada pembangunan ekonomi nasional. Ke depan, OJK akan terus memantau perkembangan bisnis Bank BUMN agar tetap sejalan dengan tujuan pembentukan BPI Danantara yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

BRI Salurkan CSR Rp100 Juta untuk Renovasi MTs Sunan Bonang Malang

26 May 2026 - 17:33 WIB

BRI Salurkan CSR Rp100 Juta untuk Renovasi MTs Sunan Bonang Malang

Kombes Pol. R. Bagoes Wibisono Resmi Jabat Dirressiber Polda Metro Jaya, Jejaknya dari Madiun, Malang hingga Siber Jatim

6 April 2026 - 22:49 WIB

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri memimpin sertijab tiga pejabat utama, yakni Karorena, Dirreskrimsus, dan Dirressiber, di Lobby Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Senin (6/4/2026).

Sopir Xenia Positif Sabu Tabrak 2 Pedagang Sayur hingga Tewas di Sidoarjo, Kronologi Kecelakaan Terungkap

28 March 2026 - 15:01 WIB

Detik-detik mobil Xenia menabrak dua perempuan di Jalan Raya Candi, Sidoarjo, hingga meninggal dunia terekam dalam video yang beredar di media sosial. (Foto: tangkapan layar video viral)

Konten Promosi Pakai Video Almarhum Vidi Aldiano, Emy Aghnia Tuai Kecaman dan Sampaikan Permintaan Maaf

26 March 2026 - 15:06 WIB

Selebgram Emy Aghnia menjadi sorotan usai unggahan konten promosi yang menampilkan almarhum Vidi Aldiano memicu kecaman luas dari warganet. (Sumber Foto: Instagram/@emyaghnia)

Friderica Widyasari Resmi Nahkodai OJK 2026-2031, Susunan Baru Dewan Komisioner Jadi Sorotan

26 March 2026 - 14:58 WIB

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi bersama enam Anggota Dewan Komisioner menjalani pengucapan sumpah jabatan di Mahkamah Agung, Jakarta, Rabu (25/3/2026). ( SUMBER FOTO : HUMAS DOK OJK )
Trending on Headline