Menu

Dark Mode
Bank Saqu Catat 3,2 Juta Lebih Nasabah di Tahun Kedua AFTECH dan PERBANAS Tegaskan Pentingnya Sinergi Bank-Fintech untuk Perluas Akses Kredit Nasional Pevita Pearce Ungkap Rahasia Mengelola Finansial Bareng Sahabat Ajaib Luncurkan Investasi Saham AS, Ajak Investor Manfaatkan Momentum dengan Promo Biaya Transaksi 0% Ajaib Kripto Hadirkan Trading Futures Kripto dengan Leverage 25x, Kini Jadi Ajaib Alpha Apa Untungnya Indonesia Masuk ke BRICS? Begini Kata Dosen HI UMM

Berita

Golkar Kota Malang Masuk Babak Baru, Djoko Prihatin Sah Nahkodai Partai Usai Musda

badge-check


					Djoko Prihatin (tengah) resmi nahkodai Golkar Kota Malang Perbesar

Djoko Prihatin (tengah) resmi nahkodai Golkar Kota Malang

JATIMTIMES – Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Malang akhirnya menutup bab panjang penuh tarik-ulur. Forum tertinggi partai di tingkat daerah itu resmi mengukuhkan Joko Prihatin sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang, Minggu (14/12/2025), di Surabaya. Ia melaju tanpa lawan setelah menjadi satu-satunya bakal calon yang memenuhi syarat dukungan sesuai aturan partai.

Penetapan tersebut lahir dari proses verifikasi yang ketat. Dari sejumlah nama yang sempat beredar menjelang Musda, hanya Djoko Prihatin yang berhasil mengamankan dukungan lebih dari ambang batas minimal 30 persen. Ketentuan itu tertuang jelas dalam juklak dan tata tertib Musda, sehingga forum secara otomatis mengesahkan calon tunggal sebagai ketua terpilih.

Pimpinan Sidang Musda, Aksan, menegaskan bahwa seluruh tahapan berjalan sesuai mekanisme organisasi. Verifikasi dilakukan menyeluruh, baik secara administratif maupun faktual, tanpa ruang kompromi.

“Hanya satu nama yang lolos syarat dukungan lebih dari 30 persen, yaitu Joko Prihatin. Sesuai aturan, calon lain gugur, dan Musda wajib menetapkan,” ujar Aksan usai sidang.

Ia juga menepis isu-isu di luar forum yang sempat ramai diperbincangkan. Menurutnya, tugas pimpinan sidang sebatas memastikan keabsahan dokumen dukungan, bukan menilai dinamika di balik proses pengumpulan tanda tangan.

“Semua dukungan lengkap dan sah. Ada kop surat, tanda tangan ketua dan sekretaris, stempel, sampai materai. Soal proses di luar itu, bukan wilayah kami,” tegasnya.

Dari sisi keabsahan forum, Aksan memastikan Musda berjalan korum. Unsur pimpinan kecamatan, organisasi pendiri dan yang didirikan (hastakarya), serta struktur DPD hadir dan memenuhi syarat pengambilan keputusan.

Sementara itu, Joko Prihatin memilih nada reflektif dalam sambutan perdananya sebagai ketua terpilih. Ia menyebut Musda kali ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum menata ulang arah Golkar Kota Malang setelah melewati fase panjang penuh gesekan.

“Ini seperti menanam kembali Golkar di tanah yang sama. Kita titipkan pada Allah SWT, semoga tumbuh dengan akar yang lebih kuat, lebih segar, dan siap menghadapi tantangan ke depan,” ucapnya, disambut tepuk tangan peserta.

Joko tak menutup mata bahwa perjalanan menuju Musda diwarnai perbedaan sikap, konflik internal, bahkan luka politik yang terasa sejak awal tahun. Namun baginya, semua itu harus berhenti di meja Musda dan diganti dengan kerja kolektif.

“Target ke depan harus naik. Kalau kemarin kursi kita bertambah satu, berikutnya harus dua. Kalau suara naik, besok harus lebih tinggi. Kuncinya satu: buang ego, rapatkan barisan,” katanya lugas.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen Golkar, mulai dari pengurus, pimpinan kecamatan, fraksi, hingga para tokoh senior. Termasuk mereka yang sejak awal berada di kubu berbeda. Menurut Joko, perbedaan justru menjadi tanda bahwa Golkar masih hidup dan dinamis.

“Di saat partai lain bisa selesai lewat penunjukan, Golkar Kota Malang memilih jalan panjang. Ramai, panas, tapi hidup. Itu bukan masalah, itu energi,” ujarnya.

Mengakhiri sambutan, Joko menegaskan komitmennya membawa Golkar Kota Malang tetap relevan di tengah perubahan politik yang cepat. Baginya, Musda ini bukan garis akhir, melainkan titik start pembaruan.

“Jangan tinggalkan Golkar. Mari kita besarkan bersama, bukan untuk satu orang, tapi untuk masa depan partai,” pungkasnya.

Dengan pengesahan ini, Golkar Kota Malang resmi membuka lembaran baru. Setelah badai reda, konsolidasi menjadi kata kunci. Mesin partai bersiap dipanaskan kembali, strategi disusun ulang, dan target politik dipasang lebih tinggi dari sebelumnya. Golkar ingin bangkit, bukan sekadar bertahan.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Djoko Prihatin Berhasil Satukan Golkar Kedungkandang, Muscam Jadi Titik Balik Konsolidasi Internal

26 July 2026 - 21:27 WIB

Djoko Prihatin Berhasil Satukan Golkar Kedungkandang, Muscam Jadi Titik Balik Konsolidasi Internal

Muscam Kedungkandang Tetapkan Sri Mulyana, Golkar Bidik Tambah Kursi pada Pemilu 2029

26 July 2026 - 20:48 WIB

Muscam Kedungkandang Tetapkan Sri Mulyana, Golkar Bidik Tambah Kursi pada Pemilu 2029

Ribuan Finalis Bertahan hingga Penutupan, FABI XV 2026 Tunjukkan Tren Baru Kompetisi Prestasi Nasional

26 July 2026 - 20:40 WIB

Ribuan Finalis Bertahan hingga Penutupan, FABI XV 2026 Tunjukkan Tren Baru Kompetisi Prestasi Nasional

Animo Melonjak, FABI XV Jadi Cermin Meningkatnya Semangat Berprestasi Anak Indonesia

25 July 2026 - 21:38 WIB

Animo Melonjak, FABI XV Jadi Cermin Meningkatnya Semangat Berprestasi Anak Indonesia

Arief Rosyid Dorong Kader HMI Perkuat Kontribusi untuk Bangsa di Training Raya HMI Malang

23 July 2026 - 20:50 WIB

Arief Rosyid Dorong Kader HMI Perkuat Kontribusi untuk Bangsa di Training Raya HMI Malang
Trending on Berita