Menu

Dark Mode
Bank Saqu Catat 3,2 Juta Lebih Nasabah di Tahun Kedua AFTECH dan PERBANAS Tegaskan Pentingnya Sinergi Bank-Fintech untuk Perluas Akses Kredit Nasional Pevita Pearce Ungkap Rahasia Mengelola Finansial Bareng Sahabat Ajaib Luncurkan Investasi Saham AS, Ajak Investor Manfaatkan Momentum dengan Promo Biaya Transaksi 0% Ajaib Kripto Hadirkan Trading Futures Kripto dengan Leverage 25x, Kini Jadi Ajaib Alpha Apa Untungnya Indonesia Masuk ke BRICS? Begini Kata Dosen HI UMM

Berita

Malam Tasyakuran HUT ke-80 RI Perum D’Rich Garden: Refleksi Kemerdekaan, Doa Kebersamaan, dan Semangat Persatuan

badge-check


					Malam Tasyakuran HUT ke-80 RI Perum D’Rich Garden: Refleksi Kemerdekaan, Doa Kebersamaan, dan Semangat Persatuan Perbesar

VOICEOFJATIM.COM – Suasana hangat menyelimuti Perumahan D’Rich Garden, Kedungkandang, Malang, saat warga berkumpul dalam malam tasyakuran memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu (16/8/2025). Acara sederhana namun penuh makna ini menjadi ruang refleksi, doa, dan pengingat tentang pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman.

Ketua RT 07 RW 05, Longgar Pamujo, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara tersebut. Ia juga mengingatkan bahwa rangkaian kegiatan perayaan kemerdekaan masih berlanjut.
“Alhamdulillah, acara malam tasyakuran berjalan lancar. InsyaAllah tanggal 14 nanti kita masih ada kegiatan pensi dan gerak jalan,” ujarnya dengan penuh semangat.

Dalam kesempatan itu, salah satu warga, Muttaqin menyampaikan pesan yang menekankan arti syukur atas kemerdekaan. “Mudah-mudahan dengan kita mensyukuri nikmat kemerdekaan ini, Allah menjadikan negeri kita, terutama lingkungan kita, menjadi tempat yang rukun, aman, dan damai,” ucapnya.

Muttaqin juga mengajak warga untuk meneriakkan yel-yel “Merdeka!” sebagai simbol semangat perjuangan yang tak pernah padam. Seruan itu pun menggema di berbagai sudut perumahan, diiringi tepuk tangan meriah warga yang hadir.

Acara malam itu juga diwarnai refleksi mengenai semboyan bangsa, Bhinneka Tunggal Ika. Warga diajak kembali mengingat makna penting persatuan dalam keberagaman. “Kita berasal dari latar belakang berbeda ekonomi, agama, maupun budaya, tetapi di sini kita satu kesatuan, Indonesia kecil yang ada di lingkungan kita,” ungkap seorang warga dalam renungannya.

Sejarah semboyan itu pun kembali disinggung. Dari karya Mpu Tantular dalam Kakawin Sutasoma pada abad ke-14, hingga dicetuskan kembali oleh para pendiri bangsa, semboyan ini tetap relevan menjadi pegangan hidup bermasyarakat.

Suasana haru semakin terasa ketika puisi karya KH Mustofa Bisri (Gus Mus) dibacakan. Puisi itu menggambarkan ironi negeri yang kaya sumber daya, namun masih berhadapan dengan ketidakadilan sosial. Bacaan tersebut membuat warga merenung sekaligus tersenyum getir atas kenyataan yang dialami bangsa.

Puncak acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Imam Badarudin. Dalam doanya, ia menekankan bahwa kemerdekaan adalah anugerah sekaligus amanah. “Kita bisa belajar, berkarya, dan bekerja tanpa rasa takut karena kemerdekaan. Tapi jangan lupa, kemerdekaan juga amanah yang harus dijaga dengan kerja keras, solidaritas, dan menolak segala bentuk kekerasan,” ucapnya.

Imam Badarudin juga mengajak warga untuk berdoa bagi para pejuang bangsa yang telah gugur. Dengan penuh khidmat, seluruh warga menundukkan kepala, mengangkat tangan, dan memohon agar bangsa Indonesia senantiasa dijauhkan dari bencana serta diberi keberkahan.

Tasyakuran HUT RI ke-80 di D’Rich Garden bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan juga ajang memperkuat persaudaraan antarwarga. Dari lantunan doa, pekikan semangat “Merdeka!”, hingga refleksi nilai persatuan, semua mengingatkan bahwa kemerdekaan adalah warisan yang harus dijaga bersama.

“Walaupun kita berbeda-beda, kita tetap satu. Itulah arti kemerdekaan yang sebenarnya,” tutup salah satu warga dalam suasana penuh keakraban.

 

 

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tak Perlu Menunggu Jadi Sultan, Ini Waktu yang Tepat untuk Mulai Buka Deposito

27 July 2026 - 14:45 WIB

Tak Perlu Menunggu Jadi Sultan, Ini Waktu yang Tepat untuk Mulai Buka Deposito

Djoko Prihatin Berhasil Satukan Golkar Kedungkandang, Muscam Jadi Titik Balik Konsolidasi Internal

26 July 2026 - 21:27 WIB

Djoko Prihatin Berhasil Satukan Golkar Kedungkandang, Muscam Jadi Titik Balik Konsolidasi Internal

Muscam Kedungkandang Tetapkan Sri Mulyana, Golkar Bidik Tambah Kursi pada Pemilu 2029

26 July 2026 - 20:48 WIB

Muscam Kedungkandang Tetapkan Sri Mulyana, Golkar Bidik Tambah Kursi pada Pemilu 2029

Ribuan Finalis Bertahan hingga Penutupan, FABI XV 2026 Tunjukkan Tren Baru Kompetisi Prestasi Nasional

26 July 2026 - 20:40 WIB

Ribuan Finalis Bertahan hingga Penutupan, FABI XV 2026 Tunjukkan Tren Baru Kompetisi Prestasi Nasional

Animo Melonjak, FABI XV Jadi Cermin Meningkatnya Semangat Berprestasi Anak Indonesia

25 July 2026 - 21:38 WIB

Animo Melonjak, FABI XV Jadi Cermin Meningkatnya Semangat Berprestasi Anak Indonesia
Trending on Berita