Menu

Dark Mode
Bank Saqu Catat 3,2 Juta Lebih Nasabah di Tahun Kedua AFTECH dan PERBANAS Tegaskan Pentingnya Sinergi Bank-Fintech untuk Perluas Akses Kredit Nasional Pevita Pearce Ungkap Rahasia Mengelola Finansial Bareng Sahabat Ajaib Luncurkan Investasi Saham AS, Ajak Investor Manfaatkan Momentum dengan Promo Biaya Transaksi 0% Ajaib Kripto Hadirkan Trading Futures Kripto dengan Leverage 25x, Kini Jadi Ajaib Alpha Apa Untungnya Indonesia Masuk ke BRICS? Begini Kata Dosen HI UMM

Berita

Lewat Perintis Berdaya, Kemenko PM Siapkan Talenta Indonesia Hadapi Tantangan Pasar Kerja Global

badge-check


					Kemenko PM) meluncurkan program strategis bertajuk Perintis Berdaya. Melalui program ini, pemerintah ingin memastikan peningkatan kualitas SDM dilakukan secara terstruktur, berkelanjutan, dan inklusif. Perbesar

Kemenko PM) meluncurkan program strategis bertajuk Perintis Berdaya. Melalui program ini, pemerintah ingin memastikan peningkatan kualitas SDM dilakukan secara terstruktur, berkelanjutan, dan inklusif.

JAKARTA, VOICEOFJATIM.COM – Tantangan besar tengah dihadapi Indonesia dalam menyiapkan tenaga kerja yang mampu bersaing di pasar global. Saat ini, lebih dari 75 persen Pekerja Migran Indonesia (PMI) masih didominasi oleh pekerja di sektor informal dan keterampilan dasar seperti pekerja rumah tangga, buruh pabrik, hingga sektor perkebunan. Di tengah kompetisi global yang makin menuntut keterampilan menengah hingga tinggi, realitas ini menjadi peringatan bahwa transformasi SDM Indonesia tak bisa lagi ditunda.

Merespons kondisi tersebut, Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) meluncurkan program strategis bertajuk Perintis Berdaya. Melalui program ini, pemerintah ingin memastikan peningkatan kualitas SDM dilakukan secara terstruktur, berkelanjutan, dan inklusif.

“Kita tidak hanya bicara soal peningkatan keterampilan, tapi juga membuka jalan keluar dari kemiskinan secara berkelanjutan,” ujar Muhaimin Iskandar, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat.

Program ini berangkat dari amanat Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 yang menekankan pentingnya pengentasan kemiskinan ekstrem dengan pendekatan terpadu dan tepat sasaran. Salah satu pilar penting dalam Perintis Berdaya adalah Berdaya Global, yang dirancang untuk mencetak tenaga kerja Indonesia yang siap bersaing secara profesional di kancah internasional.

Sebagai implementasi nyata dari pilar Berdaya Global, Kemenko PM akan menggelar Global Talent Day di Kabupaten Malang pada 8–9 Agustus 2025. Acara ini menjadi model awal untuk kegiatan serupa yang akan digelar di daerah-daerah lainnya.

“Kami ingin calon PMI tidak hanya bekerja di luar negeri, tapi juga memiliki keterampilan, kesiapan, dan kapasitas dengan standar global,” ungkap Leontinus Alpha Edison, Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Perlindungan Pekerja Migran Kemenko PM.

Global Talent Day dirancang sebagai ajang edukatif dan kolaboratif, tidak hanya untuk calon pekerja migran, tetapi juga terbuka bagi pelajar vokasi, alumni pelatihan, hingga komunitas lokal yang ingin memperluas wawasan dan membangun kapasitas global.

Pilar Berdaya Global bertujuan mendorong transformasi PMI dari sektor informal menuju sektor formal dengan keterampilan menengah hingga tinggi. Peserta program akan mendapatkan pelatihan teknis seperti penguasaan bahasa asing, penguatan soft skills, serta pemahaman tentang regulasi dan standar kerja internasional. Bahkan, peserta juga dibekali informasi terkait pembiayaan keberangkatan, pengelolaan keuangan, serta cara mengenali dan menghindari risiko seperti penipuan atau eksploitasi.

“Jika tidak ada intervensi serius dalam peningkatan kapasitas dan sistem penempatan, kita berisiko tertinggal dari negara lain yang lebih siap dalam pasar kerja global yang makin menuntut keterampilan digital dan teknis,” jelas Leontinus.

Di tingkat ASEAN, Indonesia bukan satu-satunya negara yang menghadapi ketimpangan keterampilan tenaga kerja. Namun, ketidaksesuaian standar kompetensi dan minimnya sistem pengakuan lintas negara menjadi hambatan besar bagi mobilitas pekerja berketerampilan tinggi.

Global Talent Day akan dibagi dalam dua agenda besar:

8 Agustus 2025: Talent Development Workshop, menghadirkan para pengelola BLK, LPK, guru vokasi, dan pelaku industri untuk berdiskusi soal peningkatan mutu pelatihan talenta kerja global.

9 Agustus 2025: Grand Event bersama Menko PM, menghadirkan dialog publik, sesi berbagi dari eks-PMI inspiratif, serta pameran UMKM dan hiburan lokal.

Melalui acara ini, Kemenko PM berharap muncul generasi pekerja migran baru yang tidak hanya lebih terampil, tetapi juga lebih sadar akan hak dan perlindungan diri. Talenta Indonesia bukan sekadar buruh, tapi mitra strategis dalam pembangunan ekonomi bangsa.

“Ini bukan sekadar acara, tapi investasi masa depan untuk menjadikan pekerja migran sebagai duta keunggulan Indonesia di dunia,” pungkas Leontinus.

Pendaftaran dan informasi lengkap Global Talent Day bisa diakses melalui Instagram @perintisberdaya.id atau situs resmi www.perintisberdaya.id.

 

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Djoko Prihatin Berhasil Satukan Golkar Kedungkandang, Muscam Jadi Titik Balik Konsolidasi Internal

26 July 2026 - 21:27 WIB

Djoko Prihatin Berhasil Satukan Golkar Kedungkandang, Muscam Jadi Titik Balik Konsolidasi Internal

Muscam Kedungkandang Tetapkan Sri Mulyana, Golkar Bidik Tambah Kursi pada Pemilu 2029

26 July 2026 - 20:48 WIB

Muscam Kedungkandang Tetapkan Sri Mulyana, Golkar Bidik Tambah Kursi pada Pemilu 2029

Animo Melonjak, FABI XV Jadi Cermin Meningkatnya Semangat Berprestasi Anak Indonesia

25 July 2026 - 21:38 WIB

Animo Melonjak, FABI XV Jadi Cermin Meningkatnya Semangat Berprestasi Anak Indonesia

Arief Rosyid Dorong Kader HMI Perkuat Kontribusi untuk Bangsa di Training Raya HMI Malang

23 July 2026 - 20:50 WIB

Arief Rosyid Dorong Kader HMI Perkuat Kontribusi untuk Bangsa di Training Raya HMI Malang

Mahasiswa Malang Makin Selektif Pilih Tempat Tinggal, Bisnis Rumah Kos Premium Ikut Melejit

23 July 2026 - 20:40 WIB

Mahasiswa Malang Makin Selektif Pilih Tempat Tinggal, Bisnis Rumah Kos Premium Ikut Melejit
Trending on Berita