Menu

Dark Mode
Bank Saqu Catat 3,2 Juta Lebih Nasabah di Tahun Kedua AFTECH dan PERBANAS Tegaskan Pentingnya Sinergi Bank-Fintech untuk Perluas Akses Kredit Nasional Pevita Pearce Ungkap Rahasia Mengelola Finansial Bareng Sahabat Ajaib Luncurkan Investasi Saham AS, Ajak Investor Manfaatkan Momentum dengan Promo Biaya Transaksi 0% Ajaib Kripto Hadirkan Trading Futures Kripto dengan Leverage 25x, Kini Jadi Ajaib Alpha Apa Untungnya Indonesia Masuk ke BRICS? Begini Kata Dosen HI UMM

Daerah

Cyber Defense Academy Pertama di Indonesia Resmi Dibuka di KEK Singhasari

badge-check


					Cyber Defense Academy Pertama di Indonesia Resmi Dibuka di KEK Singhasari Perbesar

MALANG, VOICEOFJATIM.COM – Kebutuhan akan pertahanan siber yang semakin mendesak di berbagai sektor akhirnya dijawab melalui pembukaan Cyber Defense Academy pertama di Indonesia. Akademi ini resmi dibuka di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari, Kabupaten Malang, pada Selasa (29/4/2025).

Sebanyak 28 peserta dari berbagai latar belakang, termasuk birokrat dan mahasiswa, menjadi bagian dari angkatan pertama akademi yang digagas atas kerja sama dengan pemerintah India. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyebut kehadiran akademi ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat pertahanan digital nasional.

“Cyber defense academy ini adalah kebutuhan yang sangat mendesak dan strategis. Kita punya banyak kendala dalam urusan keamanan siber. Saat BI Fast terganggu misalnya, itu berdampak ke banyak sektor termasuk bank pembangunan daerah,” ujar Khofifah.

Menurutnya, kehadiran akademi ini bukan hanya penting untuk sektor pertahanan, tapi juga sangat vital bagi sektor perbankan, pemerintahan, dan perlindungan data masyarakat.

Kelas pertama ini memang belum bisa digelar secara massal, mengingat spesialisasi materi dan kurikulum yang ketat. Namun evaluasi akan terus dilakukan agar ke depannya bisa dikembangkan lebih luas.

“Materinya nanti akan dievaluasi, apakah butuh jam tambahan atau perlu penguatan di aspek lain. Tapi ini langkah awal yang sangat penting,” tambah Khofifah.

Kehadiran Cyber Defense Academy ini mempertegas posisi KEK Singhasari sebagai pusat pengembangan talenta digital di Indonesia. Pemerintah Provinsi Jawa Timur pun mengirimkan dua orang perwakilan untuk mengikuti kelas ini sebagai bentuk komitmen memperkuat kapasitas internal.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

RSU Brimedika Malang Gelar Health Expo 2026, Ajak Generasi Muda Peduli Kesehatan Fisik dan Mental

23 June 2026 - 17:33 WIB

RSU Brimedika Malang Gelar Health Expo 2026, Ajak Generasi Muda Peduli Kesehatan Fisik dan Mental

Dugaan Pungli Rp250 Ribu per Bulan di SMAN 1 Sumbermanjing Wetan Disorot PuSDeK, Siswa Disebut Terancam Tak Ikut Ujian

17 June 2026 - 18:01 WIB

Direktur PuSDeK, Asep Suriaman, menyoroti dugaan pungli berkedok sumbangan di SMAN 1 Sumbermanjing Wetan dan mendorong sekolah membuka transparansi melalui komite.

Soroti Dugaan Persoalan Izin Metropoint, AMPH Ancam Gelar Aksi Lanjutan di Balai Kota Malang

11 June 2026 - 15:43 WIB

Soroti Dugaan Persoalan Izin Metropoint, AMPH Ancam Gelar Aksi Lanjutan di Balai Kota Malang

Rupiah Melemah, Investasi Emas Digital di BRImo Semakin Dilirik Masyarakat

1 June 2026 - 20:03 WIB

Rupiah Melemah, Investasi Emas Digital di BRImo Semakin Dilirik Masyarakat

UMM Gandeng BRI untuk Perkuat Sistem Keuangan Digital Ribuan Pegawai

1 June 2026 - 15:30 WIB

UMM Gandeng BRI untuk Perkuat Sistem Keuangan Digital Ribuan Pegawai
Trending on Berita