Menu

Dark Mode
Bank Saqu Catat 3,2 Juta Lebih Nasabah di Tahun Kedua AFTECH dan PERBANAS Tegaskan Pentingnya Sinergi Bank-Fintech untuk Perluas Akses Kredit Nasional Pevita Pearce Ungkap Rahasia Mengelola Finansial Bareng Sahabat Ajaib Luncurkan Investasi Saham AS, Ajak Investor Manfaatkan Momentum dengan Promo Biaya Transaksi 0% Ajaib Kripto Hadirkan Trading Futures Kripto dengan Leverage 25x, Kini Jadi Ajaib Alpha Apa Untungnya Indonesia Masuk ke BRICS? Begini Kata Dosen HI UMM

Ekonomi

Pengecer LPG 3 Kg Kembali Dibuka! Ini Kebijakan Terbaru Pemerintah

badge-check


					Ilustrasi LPG 3kg. (Antara) Perbesar

Ilustrasi LPG 3kg. (Antara)

VOJ – Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk kembali mengaktifkan pengecer Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram (kg). Kebijakan ini dilakukan sembari menata sistem distribusi agar pengecer dapat menjadi sub pangkalan resmi.

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan, langkah ini bertujuan untuk memastikan harga LPG 3 kg tetap terjangkau bagi masyarakat. “Presiden Prabowo telah menginstruksikan kepada Menteri ESDM untuk mengaktifkan kembali pengecer berjualan Gas LPG 3 kg sambil menertibkan pengecer jadi agen sub pangkalan secara parsial,” tulis Dasco dalam akun X resminya, Selasa (4/2/2025).

Sementara itu, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari, menegaskan bahwa pengecer LPG 3 kg saat ini sudah terdaftar dalam Merchant Applications Pertamina (MAP). “Dengan adanya skema ini, diharapkan layanan kepada masyarakat tetap terjaga, sekaligus meningkatkan pengawasan pemerintah melalui Pertamina terhadap distribusi dan konsumen LPG 3 kg,” ujarnya.

Heppy juga memastikan bahwa jumlah pasokan LPG 3 kg tidak mengalami perubahan dan tetap sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan. “Penataan distribusi ini hanya bertujuan untuk memastikan subsidi tepat sasaran, bukan untuk mengurangi pasokan bagi masyarakat yang berhak,” tambahnya.

Saat ini, hampir 63 juta Nomor Induk Kependudukan (NIK) telah terdaftar dalam sistem MAP. Rinciannya meliputi 53,7 juta NIK rumah tangga, 8,6 juta NIK usaha mikro, 50 ribu NIK petani/nelayan, dan 375 ribu NIK pengecer.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Rupiah Melemah, Investasi Emas Digital di BRImo Semakin Dilirik Masyarakat

1 June 2026 - 20:03 WIB

Rupiah Melemah, Investasi Emas Digital di BRImo Semakin Dilirik Masyarakat

UMM Gandeng BRI untuk Perkuat Sistem Keuangan Digital Ribuan Pegawai

1 June 2026 - 15:30 WIB

UMM Gandeng BRI untuk Perkuat Sistem Keuangan Digital Ribuan Pegawai

Investasi Emas Digital Jadi Pilihan Saat Rupiah Tertekan, Fitur BRImo Kian Banyak Digunakan

1 June 2026 - 15:26 WIB

Investasi Emas Digital Jadi Pilihan Saat Rupiah Tertekan, Fitur BRImo Kian Banyak Digunakan

Emas Digital Kian Diminati, Masyarakat Cari Instrumen Aman di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

30 May 2026 - 18:48 WIB

Emas Digital Kian Diminati, Masyarakat Cari Instrumen Aman di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Investasi Emas Digital di BRImo Makin Dilirik, Warga Pilih Lindungi Nilai Aset

30 May 2026 - 18:31 WIB

Investasi Emas Digital di BRImo Makin Dilirik, Warga Pilih Lindungi Nilai Aset
Trending on Berita