Menu

Dark Mode
Bank Saqu Catat 3,2 Juta Lebih Nasabah di Tahun Kedua AFTECH dan PERBANAS Tegaskan Pentingnya Sinergi Bank-Fintech untuk Perluas Akses Kredit Nasional Pevita Pearce Ungkap Rahasia Mengelola Finansial Bareng Sahabat Ajaib Luncurkan Investasi Saham AS, Ajak Investor Manfaatkan Momentum dengan Promo Biaya Transaksi 0% Ajaib Kripto Hadirkan Trading Futures Kripto dengan Leverage 25x, Kini Jadi Ajaib Alpha Apa Untungnya Indonesia Masuk ke BRICS? Begini Kata Dosen HI UMM

Berita

Malang Satu Meja, Ketika Elite Partai Berbeda Arah Bicara Satu Kota

badge-check


					Malang Satu Meja, Ketika Elite Partai Berbeda Arah Bicara Satu Kota Perbesar

VOICEOFJATIM – Persaingan politik tidak selalu harus berujung pada adu kepentingan. Di Kota Malang, para pimpinan partai politik justru memilih duduk satu meja untuk membicarakan persoalan kota yang menjadi tanggung jawab bersama.

Forum bertajuk “Malang Satu Meja” itu digelar di kawasan Latar Ijen, Kamis (10/9/2026) malam. Pertemuan tersebut mempertemukan pimpinan sejumlah partai politik yang memiliki keterwakilan di DPRD Kota Malang.

Pertemuan ini digagas Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang, Djoko Prihatin, S.M. Suasananya jauh dari format rapat politik yang formal. Para ketua partai berbincang dalam suasana santai, namun pembahasannya menyentuh sejumlah persoalan dan arah pembangunan Kota Malang.

Sejumlah pimpinan partai hadir dalam pertemuan perdana tersebut. Mereka yakni Djoko Prihatin dari Golkar, Amithya Ratnanggani Sirraduhita dari PDI Perjuangan, Rimzah yang mewakili Gerindra, Eko Hadi Purnomo dari PAN, Hj. Hikmah Bafaqih dari PKB, Dedi Sumanto dari PSI, Moh. Syaiful Ali Fatah dari PKS serta Dr. Sayudi dari NasDem.

Partai Demokrat sebelumnya juga telah berkomunikasi dan menyatakan kesediaannya hadir. Namun, karena adanya agenda mendadak, perwakilan Demokrat tidak dapat mengikuti pertemuan tersebut.

Djoko mengatakan forum tersebut sengaja dibuat informal. Ia ingin komunikasi antarpimpinan partai tidak hanya berlangsung di ruang sidang DPRD atau melalui agenda resmi kelembagaan.

“Ini adalah perdana yang kita lakukan. Semoga akan lebih intens lagi dan terjadwal, sehingga ngobrol masalah Kota Malang seperti ini tidak harus di gedung DPRD. Di kafe atau di mana saja bisa, sambil ngopi kan asik,” ujar Djoko.

Menurut Djoko, obrolan di luar forum resmi dapat menjadi ruang untuk saling bertukar pandangan sebelum persoalan dibawa ke pembahasan kelembagaan.

Sejumlah pekerjaan rumah Kota Malang dapat dibicarakan lebih awal, kemudian menjadi bahan ketika masuk dalam agenda resmi DPRD.

“Persoalan atau pekerjaan rumah kita semua akhirnya bisa diulas dan sebagai bahan acuan dalam forum resmi nantinya. Ya minimal buat bahan lah, kita ngobrol dulu dengan santai,” katanya.

Pertemuan lintas partai tersebut juga menjadi gambaran bahwa perbedaan posisi politik tidak otomatis menutup pintu komunikasi. Masing-masing partai tetap memiliki kepentingan dan garis politik sendiri, tetapi ada sejumlah agenda kota yang membutuhkan pembicaraan lintas kekuatan politik.

Djoko berharap “Malang Satu Meja” tidak berhenti pada pertemuan perdana. Ia menginginkan forum tersebut digelar secara lebih intens dan memiliki jadwal yang jelas.

Ruang komunikasi itu bahkan tidak menutup kemungkinan diperluas dengan melibatkan jajaran Pemerintah Kota Malang.

“Ya nanti mungkin ada agenda dengan Wali Kota Malang, dengan Wakil Wali Kota dan lainnya,” imbuhnya.

Jika komunikasi tersebut berlanjut, forum “Malang Satu Meja” dapat menjadi ruang awal untuk mempertemukan berbagai pandangan politik sebelum masuk ke proses pembahasan dan pengambilan keputusan di lembaga pemerintahan.

Pertemuan itu juga menunjukkan bahwa dinamika politik lokal tidak melulu soal kontestasi. Ada ruang yang bisa dipakai untuk mempertemukan kepentingan ketika isu yang dibahas menyangkut pembangunan dan persoalan warga Kota Malang.

Perbedaan warna partai tetap ada. Rivalitas politik pun tidak serta-merta hilang. Namun, satu meja telah mempertemukan mereka dalam percakapan yang sama tentang Kota Malang.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Djoko Prihatin Raih Penghargaan Tokoh Muda Penggerak Demokrasi

10 September 2026 - 15:58 WIB

Djoko Prihatin Raih Penghargaan Tokoh Muda Penggerak Demokrasi

BRI Kediri Dorong UMKM Naik Kelas, Salurkan KUR Rp1,050 Triliun kepada Lebih dari 22 Ribu Nasabah

9 September 2026 - 19:15 WIB

BRI Kediri Dorong UMKM Naik Kelas, Salurkan KUR Rp1,050 Triliun kepada Lebih dari 22 Ribu Nasabah

Anak di Bawah Umur Ditemukan Saat Razia Bella Vista Karaoke Kota Batu, Pengawasan Dipertanyakan

4 September 2026 - 22:36 WIB

Anak di Bawah Umur Ditemukan Saat Razia Bella Vista Karaoke Kota Batu, Pengawasan Dipertanyakan

Satu Dekade Bersama BRI, Dwi Astuti Kembangkan Usaha dan Layani Masyarakat Lewat BRILink Agen di Kediri

4 September 2026 - 16:42 WIB

Satu Dekade Bersama BRI, Dwi Astuti Kembangkan Usaha dan Layani Masyarakat Lewat BRILink Agen di Kediri

Satu Dasawarsa Istiqamah, Pengajian Rutin BRI Region 13 Malang Jaga Keseimbangan Bekerja dan Beribadah

3 September 2026 - 23:15 WIB

Satu Dasawarsa Istiqamah, Pengajian Rutin BRI Region 13 Malang Jaga Keseimbangan Bekerja dan Beribadah
Trending on Berita