VOICEOFJATIM.COM – Suasana hangat dan penuh tawa mewarnai kawasan Perumahan D’Rich Garden, Kedungkandang, Kota Malang, saat warga Jembatan Merah menggelar acara kebersamaan bertajuk “Tepa Slira Marang Liyan, Nambah Dulur Tanpa Pasulayan”. Malam yang penuh warna itu bukan sekadar hiburan, melainkan wujud nyata solidaritas warga dalam menjaga kerukunan dan memperkuat ikatan sosial di tengah keberagaman.

Dalam sambutannya, Koordinator Jembatan Merah, Bambang Hariadi, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh warga yang telah mendukung program-program lingkungan. Ia menegaskan bahwa setiap keberhasilan yang diraih merupakan hasil kerja kolektif. “Alhamdulillah, semua program Jembatan Merah bisa berjalan baik. Itu berkat kerja keras bapak-ibu semua. Mulai dari pemasangan lima unit CCTV di titik strategis hingga kegiatan mempercantik lingkungan, semua terlaksana karena kekompakan kita,” ujarnya.
Bambang menambahkan, pemasangan CCTV di beberapa blok dan perempatan merupakan langkah penting untuk meningkatkan keamanan warga. Ke depan, titik-titik yang belum terpasang juga akan mendapat perhatian. Selain itu, ia memuji antusiasme warga dalam kegiatan menghias lingkungan, terutama saat peringatan Hari Kemerdekaan. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya memperindah kawasan, melainkan juga mempererat persatuan antarblok.
Ia menekankan bahwa tujuan utama dari seluruh program bukanlah sesuatu yang muluk-muluk. “Yang kita harapkan sederhana saja, yaitu hidup bertetangga dengan rukun dan kompak. Mari kita bangun Jembatan Merah agar semakin baik, guyub rukun selawase, dengan kebersamaan di tengah keanekaragaman,” ungkapnya penuh semangat. Ucapan terima kasih juga ia sampaikan kepada pengurus Jembatan Merah yang telah meluangkan waktu dan tenaga demi kegiatan sosial. “Tanpa mereka, program-program ini tidak mungkin berjalan dengan lancar,” tambahnya.

Senada dengan itu, Ketua RT 07 RW 05, Longgar Pamujo, turut memberikan apresiasi. Ia mengajak seluruh warga untuk terus aktif dalam kegiatan sosial dan menjaga rasa kepedulian terhadap sesama. “Acara ini bukan hanya hiburan, tapi momentum untuk mempererat silaturahmi. Mari kita tingkatkan kepedulian, menjaga keamanan, kebersihan, serta keindahan lingkungan Jembatan Merah,” ujarnya. Ia menegaskan pentingnya partisipasi kolektif. “Kebersamaan seperti ini akan membawa manfaat besar, bukan hanya untuk kita, tetapi juga untuk generasi yang akan datang,” imbuhnya.

Malam itu semakin semarak dengan penampilan anak-anak dan warga yang menyuguhkan pentas seni. Tari tradisional, nyanyian, hingga atraksi kreatif dari generasi muda menambah keceriaan. Gelak tawa, tepuk tangan, dan sorak sorai membuat lingkungan Jembatan Merah terasa semakin hidup. Warga yang hadir tampak menikmati setiap momen, mulai dari kebersamaan sederhana hingga semarak panggung hiburan.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong masih terjaga erat di tengah masyarakat urban. Dengan tema yang menekankan pentingnya toleransi dan kerukunan, acara Jembatan Merah memperlihatkan bahwa kekompakan warga adalah kunci terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh warna.
















Leave feedback about this