VOICEOFJATIM – Minat pelajar terhadap kompetisi akademik terus menunjukkan tren positif. Hal itu tercermin dalam penyelenggaraan Grand Final Smart Student Competition (SSC) 2026 yang berhasil mempertemukan 2.400 finalis dari berbagai daerah di Pulau Jawa setelah melalui proses seleksi yang diikuti sekitar 8.000 peserta.
Kompetisi yang memasuki penyelenggaraan tahun keempat ini mempertandingkan tiga bidang, yakni Matematika, Sains, dan Bahasa Inggris. Pesertanya berasal dari jenjang kelas 1 sekolah dasar hingga kelas 9 SMP. Tahun ini menjadi momentum penting karena untuk pertama kalinya kategori SMP resmi dibuka dan mendapat respons yang tinggi dari peserta.

Ketua Pelaksana Smart Student Competition 2026, Rizki Danu Ardian, S.T., mengatakan peningkatan jumlah peserta menjadi indikator bahwa kompetisi akademik masih menjadi wadah yang diminati pelajar untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membangun rekam jejak prestasi.
“Di tahun sebelumnya total peserta Grand Final sekitar 1.150 orang, sedangkan tahun ini hampir dua kali lipat menjadi sekitar 2.400 finalis. Artinya, dari sisi kualitas maupun kuantitas penyelenggaraan terus mengalami peningkatan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, seluruh finalis merupakan peserta terbaik yang lolos dari babak penyisihan di 27 titik seleksi kota yang tersebar di Pulau Jawa. Jumlah peserta pada setiap kota bervariasi, mulai puluhan hingga lebih dari 650 peserta.
Menurut Rizki, penyelenggara sengaja menerbitkan sertifikat bertaraf nasional agar prestasi yang diraih peserta dapat dimanfaatkan sebagai salah satu dokumen pendukung pada jalur prestasi di jenjang pendidikan berikutnya.
“Output dari kegiatan ini adalah para juara Grand Final memperoleh piagam tingkat nasional sehingga dapat dimanfaatkan untuk jalur prestasi,” katanya.
Tahun ini penyelenggara juga menyiapkan berbagai bentuk penghargaan bagi peserta berprestasi. Selain ratusan medali emas, perak, dan perunggu, tersedia 21 uang pembinaan bagi juara pertama di setiap kategori. Sementara penghargaan utama berupa dua tiket perjalanan ke Thailand dan dua tiket ke Singapura diberikan kepada peraih Juara Umum serta Best Score.
Secara keseluruhan, sebanyak 613 medali diperebutkan dalam Grand Final SSC 2026 yang berlangsung di Kota Malang.
Rizki menilai tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa pelajar Indonesia masih memiliki semangat besar untuk berkompetisi di bidang akademik. Menurutnya, banyak peserta yang secara konsisten mengikuti berbagai olimpiade dan membutuhkan ruang untuk mengasah kemampuan mereka.
“Harapannya, kegiatan ini bisa menjadi wadah bagi adik-adik yang memang memiliki semangat tinggi di dunia olimpiade dan haus akan prestasi. Kami ingin memfasilitasi mereka agar memiliki tempat untuk mengembangkan kemampuan yang mereka sukai,” ungkapnya.
Pemilihan Kota Malang sebagai lokasi Grand Final selama tiga tahun terakhir juga bukan tanpa alasan. Selain dinilai strategis dan mendapat dukungan dari perguruan tinggi, kota ini dinilai memiliki daya tarik wisata yang memungkinkan peserta beserta keluarga memanfaatkan momentum kompetisi sekaligus berlibur selama masa libur sekolah.
Rangkaian Smart Student Competition 2026 dimulai sejak April hingga Mei melalui babak penyisihan kota. Peserta terbaik kemudian dipertemukan pada Grand Final yang digelar pada Juli 2026. Meski saat ini kompetisi masih difokuskan untuk peserta dari Pulau Jawa, penyelenggara menargetkan perluasan cakupan hingga luar pulau pada penyelenggaraan berikutnya sehingga kompetisi dapat menjangkau peserta dari seluruh Indonesia.













