Menu

Dark Mode
Bank Saqu Catat 3,2 Juta Lebih Nasabah di Tahun Kedua AFTECH dan PERBANAS Tegaskan Pentingnya Sinergi Bank-Fintech untuk Perluas Akses Kredit Nasional Pevita Pearce Ungkap Rahasia Mengelola Finansial Bareng Sahabat Ajaib Luncurkan Investasi Saham AS, Ajak Investor Manfaatkan Momentum dengan Promo Biaya Transaksi 0% Ajaib Kripto Hadirkan Trading Futures Kripto dengan Leverage 25x, Kini Jadi Ajaib Alpha Apa Untungnya Indonesia Masuk ke BRICS? Begini Kata Dosen HI UMM

Headline

32 Dekan Hukum PTN Suarakan Kepedulian Bangsa, Dorong Pemerintah Benahi Sistem Hukum

badge-check


					Suara kritis datang dari kampus. Sebanyak 32 dekan Fakultas Hukum Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di seluruh Indonesia menyatukan sikap lewat Deklarasi Seruan Kebangsaan. Perbesar

Suara kritis datang dari kampus. Sebanyak 32 dekan Fakultas Hukum Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di seluruh Indonesia menyatukan sikap lewat Deklarasi Seruan Kebangsaan.

VOICEOFJATIM – Suara kritis datang dari kampus. Sebanyak 32 dekan Fakultas Hukum Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di seluruh Indonesia menyatukan sikap lewat Deklarasi Seruan Kebangsaan. Pernyataan ini lahir sebagai respon atas kondisi bangsa yang belakangan diguncang demonstrasi, kericuhan, hingga jatuhnya korban jiwa.

Ketua Badan Kerja Sama Dekan Fakultas Hukum (BKSD FH) PTN se-Indonesia, Dahliana Hasan, S.H., M.Tax., Ph.D., menegaskan bahwa deklarasi tersebut bukanlah acara seremonial belaka, melainkan wujud tanggung jawab moral akademisi hukum.

“Kami melihat tragedi yang menimpa bangsa ini tidak hanya berupa hilangnya nyawa, tapi juga luka fisik, hingga penangkapan aktivis yang berlebihan. Situasi ini harus disuarakan agar pemerintah, pejabat publik, dan masyarakat menyadari betul urgensinya,” ucap Dahliana.

Ia menilai sejumlah kebijakan negara justru menabrak rasa keadilan publik. Misalnya kenaikan tunjangan jabatan DPR di tengah meningkatnya angka pengangguran, maupun sistem perpajakan yang dianggap belum berpihak pada masyarakat luas.

“Pajak lebih banyak memberi keuntungan bagi elit politik. Sementara rakyat yang berjuang mencari pekerjaan merasa terpinggirkan. Ada krisis empati dari pejabat publik terhadap kondisi nyata masyarakat,” tegasnya.

Menurut Dahliana, pejabat seharusnya tampil sebagai pelayan masyarakat, bukan bereaksi represif terhadap aksi damai. “Aspirasi rakyat perlu didengar, bukan ditutup. Yang kita butuhkan adalah dialog terbuka dan kebijakan yang menegakkan keadilan,” tambahnya.

Meski masih sebatas penyampaian sikap, Dahliana menegaskan langkah advokasi lanjutan tak menutup kemungkinan akan ditempuh. Salah satu contoh adalah rencana pengajuan judicial review terhadap sistem akreditasi perguruan tinggi yang selama ini ditangani Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM).

Selain itu, pernyataan sikap BKSD FH PTN juga tengah dipersiapkan untuk dikirimkan secara resmi kepada Presiden.

“Ini bukan sekadar imbauan kosong. Inilah wujud kecintaan kami kepada negeri. Kami ingin suara akademisi hukum menggema, tidak hanya di kampus, tapi juga sampai ke ruang pengambil kebijakan,” pungkas Dahliana.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

PN Malang Tuntaskan Konstatering Rumah Sengketa di Jatimulyo, Eksekusi Tinggal Menunggu Waktu

20 May 2026 - 15:56 WIB

PN Malang Tuntaskan Konstatering Rumah Sengketa di Jatimulyo, Eksekusi Tinggal Menunggu Waktu

Kombes Pol. R. Bagoes Wibisono Resmi Jabat Dirressiber Polda Metro Jaya, Jejaknya dari Madiun, Malang hingga Siber Jatim

6 April 2026 - 22:49 WIB

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri memimpin sertijab tiga pejabat utama, yakni Karorena, Dirreskrimsus, dan Dirressiber, di Lobby Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Senin (6/4/2026).

Sopir Xenia Positif Sabu Tabrak 2 Pedagang Sayur hingga Tewas di Sidoarjo, Kronologi Kecelakaan Terungkap

28 March 2026 - 15:01 WIB

Detik-detik mobil Xenia menabrak dua perempuan di Jalan Raya Candi, Sidoarjo, hingga meninggal dunia terekam dalam video yang beredar di media sosial. (Foto: tangkapan layar video viral)

Konten Promosi Pakai Video Almarhum Vidi Aldiano, Emy Aghnia Tuai Kecaman dan Sampaikan Permintaan Maaf

26 March 2026 - 15:06 WIB

Selebgram Emy Aghnia menjadi sorotan usai unggahan konten promosi yang menampilkan almarhum Vidi Aldiano memicu kecaman luas dari warganet. (Sumber Foto: Instagram/@emyaghnia)

Friderica Widyasari Resmi Nahkodai OJK 2026-2031, Susunan Baru Dewan Komisioner Jadi Sorotan

26 March 2026 - 14:58 WIB

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi bersama enam Anggota Dewan Komisioner menjalani pengucapan sumpah jabatan di Mahkamah Agung, Jakarta, Rabu (25/3/2026). ( SUMBER FOTO : HUMAS DOK OJK )
Trending on Headline