Menu

Dark Mode
Bank Saqu Catat 3,2 Juta Lebih Nasabah di Tahun Kedua AFTECH dan PERBANAS Tegaskan Pentingnya Sinergi Bank-Fintech untuk Perluas Akses Kredit Nasional Pevita Pearce Ungkap Rahasia Mengelola Finansial Bareng Sahabat Ajaib Luncurkan Investasi Saham AS, Ajak Investor Manfaatkan Momentum dengan Promo Biaya Transaksi 0% Ajaib Kripto Hadirkan Trading Futures Kripto dengan Leverage 25x, Kini Jadi Ajaib Alpha Apa Untungnya Indonesia Masuk ke BRICS? Begini Kata Dosen HI UMM

Daerah

DPRD Kota Malang Desak Pemerintah Bangun Kesadaran Sejarah Generasi Muda

badge-check


					Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita. (Shelly/VOJ) Perbesar

Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita. (Shelly/VOJ)

KOTA MALANG, VOICEOFJATIM.COM – Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menyoroti rendahnya pemahaman sejarah di kalangan anak muda. Ia menilai pemerintah daerah perlu hadir lebih aktif dalam menghidupkan kembali ingatan kolektif bangsa.

Menurut Amithya, penghargaan terhadap pahlawan selama ini lebih banyak diwujudkan dengan menamai jalan-jalan utama di kota. Misalnya Jalan Soekarno Hatta, Jalan Ahmad Yani, hingga Jalan Panglima Sudirman. Namun, ia mempertanyakan seberapa banyak anak muda yang benar-benar paham siapa sosok di balik nama tersebut.

“Banyak yang hanya lewat dan menyebut nama jalannya, tapi tidak tahu perjuangan siapa yang sedang dikenang. Padahal, dari situ kita bisa belajar nilai keberanian dan nasionalisme,” ujar Amithya belum lama ini.

Ia menilai sekolah memang sudah mengajarkan sejarah, tetapi hal itu belum cukup. Pemerintah, kata dia, seharusnya turut melengkapi dengan pendekatan edukatif di ruang publik. Salah satunya bisa berupa penjelasan singkat di papan jalan atau media informasi lain yang memuat narasi perjuangan tokoh bangsa.

“Kalau upaya ini dilakukan, selain menambah wawasan masyarakat, juga menjadi bentuk nyata penghormatan kepada pahlawan. Jangan sampai generasi setelah kita tumbuh tanpa tahu fondasi perjuangan bangsanya sendiri,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.

Amithya mengingatkan, kemudahan akses informasi di era digital tidak serta-merta membuat generasi muda akrab dengan sejarah. Ia menilai, lemahnya pemahaman ini merupakan tanda darurat literasi yang harus segera dijawab bersama oleh pemerintah dan dunia pendidikan.

“Kalau di sekolah anak-anak tidak mendapat pemahaman mendalam, maka mereka akan kehilangan ikatan dengan masa lalu bangsa. Itu berbahaya untuk masa depan,” tegasnya.

Momentum pengembangan kawasan heritage di Malang, seperti di Kayutangan, menurut Amithya, seharusnya bisa dimanfaatkan untuk menumbuhkan kesadaran sejarah. Selain memperkuat identitas kota, langkah itu juga bisa mendukung sektor pariwisata berbasis budaya.

“Ketika anak muda memahami cerita di balik bangunan tua atau nama jalan, mereka tidak hanya berwisata, tapi ikut menjaga warisan itu. Efeknya akan jauh lebih besar,” tambahnya.

Sebagai penutup, ia mendorong agar kebiasaan membaca dan minat literasi terus digalakkan. Pemerintah, lanjut Amithya, bisa menghadirkan perpustakaan keliling, pojok baca di ruang publik, hingga taman literasi di tingkat kelurahan.

“Kalau budaya membaca tumbuh, kesadaran sejarah akan ikut terbentuk. Itu investasi penting untuk bangsa di masa depan,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

RSU Brimedika Malang Gelar Health Expo 2026, Ajak Generasi Muda Peduli Kesehatan Fisik dan Mental

23 June 2026 - 17:33 WIB

RSU Brimedika Malang Gelar Health Expo 2026, Ajak Generasi Muda Peduli Kesehatan Fisik dan Mental

Dugaan Pungli Rp250 Ribu per Bulan di SMAN 1 Sumbermanjing Wetan Disorot PuSDeK, Siswa Disebut Terancam Tak Ikut Ujian

17 June 2026 - 18:01 WIB

Direktur PuSDeK, Asep Suriaman, menyoroti dugaan pungli berkedok sumbangan di SMAN 1 Sumbermanjing Wetan dan mendorong sekolah membuka transparansi melalui komite.

Soroti Dugaan Persoalan Izin Metropoint, AMPH Ancam Gelar Aksi Lanjutan di Balai Kota Malang

11 June 2026 - 15:43 WIB

Soroti Dugaan Persoalan Izin Metropoint, AMPH Ancam Gelar Aksi Lanjutan di Balai Kota Malang

Dibina BRI Malang Sutoyo, Produk Bordir Handmade Marsalia Diminati Hingga Dubai

28 May 2026 - 14:00 WIB

Dibina BRI Malang Sutoyo, Produk Bordir Handmade Marsalia Diminati Hingga Dubai

Perkuat Fasilitas Kesehatan Pesantren, BRI Salurkan Ambulance ke An Nur 2 Bululawang

26 May 2026 - 19:21 WIB

Perkuat Fasilitas Kesehatan Pesantren, BRI Salurkan Ambulance ke An Nur 2 Bululawang
Trending on Berita