Menu

Dark Mode
Bank Saqu Catat 3,2 Juta Lebih Nasabah di Tahun Kedua AFTECH dan PERBANAS Tegaskan Pentingnya Sinergi Bank-Fintech untuk Perluas Akses Kredit Nasional Pevita Pearce Ungkap Rahasia Mengelola Finansial Bareng Sahabat Ajaib Luncurkan Investasi Saham AS, Ajak Investor Manfaatkan Momentum dengan Promo Biaya Transaksi 0% Ajaib Kripto Hadirkan Trading Futures Kripto dengan Leverage 25x, Kini Jadi Ajaib Alpha Apa Untungnya Indonesia Masuk ke BRICS? Begini Kata Dosen HI UMM

Daerah

Dewan Kota Malang Targetkan Kenaikan Pendapatan Daerah dalam Lima Tahun ke Depan

badge-check


					Rapat Paripurna. (Ist) Perbesar

Rapat Paripurna. (Ist)

KOTA MALANG, VOICEOFJATIM.COM – DPRD Kota Malang menilai pemerintah kota harus lebih serius dalam merancang proyeksi pendapatan daerah di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Bukan hanya sebatas memuat visi dan misi kepala daerah terpilih, tetapi juga menyusun strategi konkret agar target pendapatan bisa tercapai.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) Ranperda RPJMD, Suryadi, menegaskan bahwa arah kebijakan fiskal Kota Malang perlu disusun dengan perhitungan matang. Ia menyebut, target pendapatan daerah sebesar Rp4 triliun pada tahun 2029 bukanlah sesuatu yang mustahil untuk dicapai.

“Kalau kita lihat sebelum pandemi, pendapatan Kota Malang pernah mencapai Rp2,7 triliun. Sekarang kondisi ekonomi sudah kembali normal, jadi sangat mungkin target Rp4 triliun di tahun 2029 bisa terealisasi,” kata Suryadi yang juga politisi Partai Golkar itu.

Dalam APBD 2025, pendapatan daerah dipatok Rp2,3 triliun. Artinya, untuk mencapai Rp4 triliun dalam empat tahun mendatang, Pemkot Malang harus mampu menambah sekitar Rp1,7 triliun. Menurut Suryadi, langkah itu hanya bisa diwujudkan bila ada kenaikan pendapatan yang dirancang secara bertahap, dimulai sejak penyusunan APBD 2026.

“Harus mulai dipikirkan skema penambahan yang berjenjang dari tahun ke tahun. Dengan begitu, postur APBD bisa semakin kuat dan berdaya dorong pada pembangunan,” ujarnya.

Selain itu, dewan juga meminta Pemkot Malang bergerak cepat dalam menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Suryadi menilai sektor pajak daerah dan retribusi masih memiliki ruang yang cukup besar untuk ditingkatkan.

“Potensi PAD masih luas. Tinggal bagaimana pemkot lebih kreatif dan inovatif dalam memaksimalkan sumber-sumber yang ada. Kalau ini bisa digarap dengan baik, maka target Rp4 triliun bukan lagi sekadar wacana,” tandas legislator dari dapil Kedungkandang itu.

Dengan dukungan strategi fiskal yang terukur dan pengelolaan potensi PAD yang optimal, DPRD Kota Malang optimistis target besar tersebut bisa diraih sesuai timeline RPJMD.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

RSU Brimedika Malang Gelar Health Expo 2026, Ajak Generasi Muda Peduli Kesehatan Fisik dan Mental

23 June 2026 - 17:33 WIB

RSU Brimedika Malang Gelar Health Expo 2026, Ajak Generasi Muda Peduli Kesehatan Fisik dan Mental

Dugaan Pungli Rp250 Ribu per Bulan di SMAN 1 Sumbermanjing Wetan Disorot PuSDeK, Siswa Disebut Terancam Tak Ikut Ujian

17 June 2026 - 18:01 WIB

Direktur PuSDeK, Asep Suriaman, menyoroti dugaan pungli berkedok sumbangan di SMAN 1 Sumbermanjing Wetan dan mendorong sekolah membuka transparansi melalui komite.

Soroti Dugaan Persoalan Izin Metropoint, AMPH Ancam Gelar Aksi Lanjutan di Balai Kota Malang

11 June 2026 - 15:43 WIB

Soroti Dugaan Persoalan Izin Metropoint, AMPH Ancam Gelar Aksi Lanjutan di Balai Kota Malang

Dibina BRI Malang Sutoyo, Produk Bordir Handmade Marsalia Diminati Hingga Dubai

28 May 2026 - 14:00 WIB

Dibina BRI Malang Sutoyo, Produk Bordir Handmade Marsalia Diminati Hingga Dubai

Perkuat Fasilitas Kesehatan Pesantren, BRI Salurkan Ambulance ke An Nur 2 Bululawang

26 May 2026 - 19:21 WIB

Perkuat Fasilitas Kesehatan Pesantren, BRI Salurkan Ambulance ke An Nur 2 Bululawang
Trending on Berita